Trump Ancam Tenggelamkan Kapal yang Halangi Blokade Selat Hormuz, Sebut Iran Masih Punya Kapal Cepat
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menenggelamkan setiap kapal Iran yang mencoba melawan blokade Selat Hormuz. Ancaman itu disampaikan lewat platform Truth Social miliknya pada Senin (13/4/2026). Trump mengklaim, sebagian besar kapal milik angkatan laut Iran telah dihancurkan yakni mencapai 158 unit. Meski begitu, Iran diyakini masih punya sejumlah kapal kecil yang disebut kapal serang cepat. Trump berdalih, AS belum menghancurkan kapal tersebut karena tak dianggap sebagai ancaman besar. Namun, jika kapal tersebut berani menembus blokade Selat Hormuz, maka akan langsung ditenggelamkan. "Peringatan: Jika ada kapal-kapal ini yang mendekati BLOKADE kami, mereka akan segera DIELIMINASI," tulis Trump, dikutip dari Al Arabiya, Selasa (14/4/2026). Dalam unggahan lain, Trump mengatakan ada 34 kapal yang melewati Selat Hormuz sebelum blokade. Angka tersebut merupakan yang tertinggi sejak perairan itu ditutup pada Senin (13/4/2026) pukul 10 pagi waktu AS atau pukul 18.00 waktu Iran. Blokade Selat Hormuz terjadi setelah AS-Iran gagal mencapai kesepakatan dalam negosiasi di Pakistan. AS menegaskan, blokade hanya berlaku untuk kapal-kapal yang bergerak dari dan ke pelabuhan Iran. Sementara itu, Iran menyebut rencana Trump sebagai aksi konyol dan tak masuk akal. Teheran memastikan bahwa pelabuhan di Teluk maupun Arab tidak ada yang aman jika pelabuhannya terancam oleh
Video lainnya
Lihat semua