Trump Tolak Minta Maaf ke Paus Leo XIV atas Kritik Terhadap Perang Iran
JAKARTA, KOMPASTV - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menegaskan tidak akan meminta maaf kepada Paus Leo XIV meskipun mendapat tekanan dari kalangan tokoh agama, termasuk Uskup Robert Barron. Pernyataan ini muncul setelah Barron sebelumnya memuji Trump atas sikapnya dalam membela kebebasan beragama, namun kemudian menyebut presiden AS tersebut seharusnya menyampaikan permintaan maaf kepada Paus Leo. Menanggapi hal itu, Trump menolak tegas. Ia menilai Paus Leo telah menyampaikan pernyataan yang tidak tepat, khususnya terkait kebijakan Amerika Serikat terhadap Iran. "Paus Leo mengatakan hal-hal yang keliru. Ia sangat menentang langkah saya terkait Iran, padahal kita tidak boleh membiarkan Iran memiliki senjata nuklir," ujar Trump. Trump bahkan memperingatkan bahwa membiarkan Iran menjadi negara berkekuatan nuklir dapat berujung pada bencana besar. "Anda bisa melihat ratusan juta orang meninggal. Itu tidak akan terjadi," tegasnya. Selain soal Iran, Trump juga mengkritik sikap Paus Leo dalam isu keamanan dalam negeri. Ia menilai pemimpin Gereja Katolik tersebut terlalu lemah dalam menyikapi kejahatan. "Saya pikir dia sangat lemah dalam menghadapi kejahatan dan hal-hal lainnya," kata Trump. Sebelumnya Pemimpin Gereja Katolik Dunia, Paus Leo XIV, menanggapi kritikan keras yang dilontarkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Paus Leo XIV mengatakan bahwa dirinya "tidak b
Video lainnya
Lihat semua