14 Apr 2026 8 views
#Tribunnews #video berita #YouTube #Video

Usman Hamid Balik Sentil Seskab Teddy karena Sindir Pengamat, Sebut Prabowo Bisa Dikibuli Data

Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, mengkritik pernyataan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya soal fenomena “inflasi pengamat”. Ia menilai pernyataan itu justru memperkuat kesan pemerintah Presiden Prabowo Subianto antikritik. Usman menyampaikan hal ini dalam forum diskusi di Kampus Universitas Indonesia, Jakarta. Menurutnya, pejabat sebaiknya menghentikan pernyataan yang meremehkan pengamat. Ia juga menyinggung pernyataan Presiden Prabowo Subianto sebelumnya. Kala itu, Presiden menyebut pengamat memiliki motif tertentu, seperti kepentingan asing atau mencari keuntungan. Usman menilai pandangan tersebut tidak tepat. Menurutnya, pengamat justru membantu pemerintah memahami kondisi masyarakat secara objektif. Ia menambahkan, masukan dari pengamat penting dalam melihat situasi sosial, ekonomi, politik, hingga hukum. Tanpa itu, kebijakan pemerintah bisa tidak tepat sasaran. Di sisi lain, Usman mengingatkan bahwa laporan yang diterima pemerintah belum tentu sepenuhnya akurat. Ia menyebut ada kemungkinan data yang disajikan bersifat manipulatif. Oleh karena itu, ia meminta pemerintah lebih terbuka terhadap kritik, bukan justru menyerang pihak yang memberi masukan. Usman juga mengingatkan pentingnya fokus pada tantangan ke depan. (Tribun-Video.com/Tribunnews.com) Uploader: Tri Hantoro