Video
17896 video
Kabar Petang, - Heboh Jasad Bayi Ditemukan dalam Boks di Atas Gerobak Es di Gowa | Kabar Petang Warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan digegerkan dengan penemuan bayi di atas gerobak es cendol pada Senin pagi. Bayi yang diduga baru dilahirkan tersebut ditemukan dalam kondisi terbungkus dan diduga sengaja dibuang untuk menutupi aib.
Kabar Petang, - Polisi Dalami Kasus Bayi Nyaris Tertukar di RSHS Bandung | Kabar Petang
Kabar Petang, - Kebakaran Rumah Indekos di Kemayoran, Satu Orang Tewas | Kabar Petang Kebakaran terjadi di sebuah rumah kos di Jalan Sumur Batu Raya No 3A, RT 04/02, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Kemayoran , Jakarta Pusat, Selasa (14/4/2026) pagi. Satu orang dilaporkan tewas akibat kebakaran tersebut.
BANJARBARU, KOMPAS.TV - Polda Kalimantan Selatan memusnahkan barang bukti narkoba jenis sabu dan ekstasi seberat 75 kilogram. Salah satu kasus diduga terafiliasi jaringan narkoba internasional buronan Fredy Pratama. Secara keseluruhan, barang bukti yang dimusnahkan merupakan gabungan dari sejumlah pengungkapan kasus, dengan berat total 75,2 kilogram sabu dan 15 ribu butir ekstasi. Dari kasus yang berhasil diungkap, terdapat 1 kasus menonjol yakni penggagalan penyelundupan 43,8 kilogram sabu yang terafiliasi jaringan narkoba internasional buronan Fredy Pratama. Dalam kasus ini, polisi menangkap dua tersangka yang diduga berperan sebagai kurir jaringan yang berasal dari Jakarta dan Lampung. Baca Juga Polrestabes Medan Gagalkan Penyelundupan 50 Kg Sabu dari Thailand via Jalur Laut | BORGOL di _ Artikel ini bisa dilihat di :
Sebelum meninggal dunia, tersangka kasus pelecehan dan pornografi Imam Muslimin alias Yai Mim ternyata ditempatkan di sel terpisah dengan tahanan lain. Hal ini terkait aktivitasnya yang kerap mengisi waktu dengan memberikan nasihat atau tausiah kepada sesama tahanan sejak ditahan pada 19 Januari 2026. Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobhikin, mengatakan, kegiatan nasihat ini masih kerap terjadi belakangan ini. Aktivitas ini diakuinya menjadi salah satu yang menonjol dari kesehariannya. Yai Mim sering memberikan tausyiah ke tahanan lain, sehingga membuat tahanan lain kurang nyaman. Karena kondisi tersebut, Yai Mim kemudian ditempatkan di sel terpisah tanpa digabung dengan tahanan lain. Meski demikian, polisi menegaskan tidak ada perlakuan khusus yang diberikan kepadanya. Ia juga memastikan bahwa selama menjalani masa tahanan, tidak ditemukan adanya tindakan kekerasan, baik dari sesama tahanan maupun dari aparat kepolisian.
Tiga juru parkir liar di kawasan Kota Lama Semarang diamankan Polsek Semarang Tengah setelah diduga menarik tarif parkir hingga Rp40.000 kepada pengunjung. Penindakan dilakukan setelah petugas melakukan pemeriksaan di lapangan terkait praktik pungutan di area wisata tersebut. Ketiga pelaku kemudian diamankan untuk dimintai keterangan dan diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatan serupa. Salah satu pelaku mengaku sempat lupa mengembalikan uang yang telah diterima dari pengunjung. Polisi menegaskan akan meningkatkan patroli di kawasan wisata Kota Lama guna mencegah praktik parkir liar kembali terjadi. Tuliskan komentarmu dan ikuti berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv
Kabar Petang, - Heboh Dugaan Pelecehan di Fakultas Hukum UI | Kabar Petang Universitas Indonesia (UI) merespons serius dan menyatakan sikap tegas terhadap laporan dugaan pelecehan seksual secara verbal yang melibatkan 16 mahasiswa Fakultas Hukum UI (FHUI), sebagaimana berkembang di ruang publik.
Jakarta, - [LIVE] Gencatan Senjata Sirna, Perang Makin Menyala! | Catatan Demokrasi tvOne Negosiasi buntu, berubah jadi debu. Gencatan senjata? Sekadar kata tanpa makna. Harapan damai berulang, tapi rudal tetap terbang. Diplomasi redup, bara konflik tetap hidup. Dunia bersuara, namun api tak juga reda. Perang terus menyala, membuat luka kian terasa. Saksikan Catatan Demokrasi tvOne yang mengangkat tema "Gencatan Senjata Sirna, Perang Makin Menyala" bersama narasumber: - Bunyan Saptomo (Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri MUI) - Ahmad Doli Kurnia (Wakil Ketua Baleg DPR RI) - Marsma TNI (Purn) Agung Sasongkojati (Pakar Strategi Perhimpunan Purn Angkatan Udara PPAU) - Tia Mariatul Kibtiah (Pengamat Hubungan Internasional Universitas Binus) - Robi Sugara (Pengamat Hubungan Internasional UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) - Aisha Rashidila (Direktur Hubungan Eksternal Indo Pacific Strategic Intelligence "ISI")
Kabar Petang, - Anggota DPR Kritisi Wacana 'War Tiket' Haji | Kabar Petang Wacana war tiket yang diajukan oleh Kementerian Haji dan Umrah mendapat penolakan dari sejumlah anggota Komisi VIII DPR RI dalam rapat pada Selasa, 14 April 2026.
Polresta Malang Kota mengungkap dugaan sementara penyebab meninggalnya tersangka pelecehan dan pornografi, Imam Muslimin alias Yai Mim. Diduga, Yai Mim meninggal akibat asfiksia atau kondisi kekurangan oksigen secara drastis. Kepala Satuan Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Rakhmat Aji mengatakan, dugaan sementara penyebab meninggalnya Yai Mim itu didapat dari hasil visum et repertum yang dilakukan oleh Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang. Dari hasil pemeriksaan medis tersebut, dokter forensik menemukan indikasi dominan yang mengarah pada kondisi kekurangan oksigen atau asfiksia sebagai penyebab kematian. Sebelumnya, Yai Mim dilaporkan hendak menjalani pemeriksaan sebagai pelapor dalam sebuah perkara di Polresta Malang Kota. Ia berjalan dari dalam rutan menuju ke ruang pemeriksaan. Namun sebelum pemeriksaan berlangsung, ia mendadak lemas dan akhirnya terjatuh dalam posisi duduk. Melihat kondisi tersebut, tim dokter Polresta Malang Kota langsung datang untuk memberikan pertolongan pertama sebelum dibawa ke RSSA Malang. Usai proses visum selesai, jenazah Yai Mim langsung dibawa ke kampung halamannya di Kabupaten Blitar untuk dimakamkan. Menurut Rahmad Aji, pemakaman jenazah Yai Mim di Blitar juga disebut atas permintaan keluarga. Sebelum kejadian tersebut kondisi kesehatan Yai Mim disebut oleh Kasi Humas Polresta Malang Kota Ipda Lukman Sobhikin dalam keadaan baik-baik saj
Menteri Haji dan Umrah RI, Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan menyebutkan sejumlah informasi terkait pelaksanaan haji tahun 2026. Keterangan itu disampaikan pada Selasa (14/4/2026) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Gus Irfan menyebut saat ini Kemenhaj tengah menyiapkan landasan hukum berkaitan dengan tambahan biaya haji yang tidak membebani jemaah. Selain itu, ia menambahkan terkait usulan haji tanpa antre yang masih direncanakan oleh pihak Kemenhaj. Uploader: Bintang Nur Rahman Reporter: Tribunnews.com/ Chaerul Umam
ACEH UTARA, KOMPAS.TV - Satresnarkoba Polrestabes Medan menggagalkan upaya penyelundupan 50 kilogram narkotika jenis sabu, yang berasal dari Thailand. Narkoba diselundupkan melalui jalur laut, memanfaatkan pesisir pantai, yang selama ini menjadi tempat wisata. Inilah detik-detik saat polisi menyergap dua pria, di sebuah pantai di kawasan Aceh Utara, Provinsi Aceh. Keduanya, baru saja tiba di daratan, usai berlayar dari Thailand dengan menumpangi sebuah kapal. Dari tangan keduanya, petugas menemukan dua karung goni berisi 50 bungkus narkotika jenis sabu. Polisi bilang, pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan dari pengungkapan kasus dua kilogram sabu, yang dilakukan di Jalan Setia Budi Medan beberapa waktu lalu. Para pelaku memanfaatkan pesisir pantai yang minim penjagaan. Narkoba yang disita rencananya akan diedarkan di sejumlah kota di Pulau Sumatera, termasuk di antaranya di Kota Medan. Dua pelaku kini terancam penjara selama lebih dari lima tahun, atau maksimal dapat dihukum dengan hukuman mati. Baca Juga ASN di Cilegon Ditangkap saat Transaksi Narkoba, 78 Paket Sabu Disita | BORGOL di _ Artikel ini bisa dilihat di :