Video
17554 video
Ros (53), tetangga dekat korban penusukan siswa SMP di Way Halim, Bandar Lampung, mengaku tidak mengenal sosok pelaku K (13) karena bukan warga di lingkungan tempat tinggal korban. Menurut Ros, suasana kampung saat kejadian berlangsung dalam kondisi sepi karena sebagian besar warga tengah bekerja di luar rumah. Korban V (13) diketahui merupakan anak bungsu dari dua bersaudara. Ayahnya bekerja sebagai buruh bangunan, sementara sang ibu menjaga toko hingga sore hari. Sehari-hari, korban lebih sering menghabiskan waktu di rumah sepulang sekolah sambil bermain ponsel karena rumah dalam keadaan kosong. Ros mengatakan dirinya baru mengetahui peristiwa penusukan itu setelah lingkungan mendadak ramai dipenuhi warga dan anak-anak sekolah. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tusuk serius di bagian perut dan pinggang hingga harus dilarikan ke RSUD Dr H Abdul Moeloek untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, pelaku K kini telah diamankan pihak kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sementara itu teman-teman sekolah pelaku mengungkap bahwa K dikenal sebagai pribadi yang sangat tertutup dan pendiam di sekolah. E (13), satu di antara teman K, mengaku sangat terkejut dengan insiden tersebut. Meski tidak berada di kelas yang sama, E mengenal K sebagai anak yang tidak banyak tingkah dan cenderung menarik diri, walaupun sesekali masih mau bergaul dengan teman-te
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan melaksanakan Salat Idul Adha di Wisma Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Paris, Prancis. Ia menyampaikan bahwa Presiden Prabowo dijadwalkan menjalankan ibadah Salat Idul Adha. Selain itu, sekaligus bersilaturahmi dengan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Paris. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda Presiden selama berada di Prancis dalam rangka kunjungan kenegaraan. Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandara Orly, Paris, pada Selasa (26/5/2026) sekira pukul 09.50 waktu setempat. “Presiden Prabowo dijadwalkan akan melaksanakan salat Iduladha dan silahturahmi dengan WNI di Wisma KBRI Paris,” kata Teddy dalam keterangan tertulisnya. Wakil Menteri Sekretaris Negara Juri Ardiantoro menjelaskan bahwa Presiden bertolak ke Prancis pada Senin malam. Ia mengatakan pelaksanaan Idul Adha akan menyesuaikan dengan agenda dan situasi Presiden selama berada di luar negeri. Juri juga menegaskan bahwa detail lengkap agenda Presiden di Prancis akan dijelaskan lebih lanjut oleh Menteri Luar Negeri Sugiono. Sementara itu, pada perayaan Idul Adha tahun 2026, Presiden Prabowo juga menyalurkan 1.098 ekor sapi kurban ke berbagai daerah di Indonesia. Penyaluran hewan kurban tersebut mencakup seluruh provinsi, kabupaten, dan kota, serta diberikan kepada pesantren, tokoh agama, hingga
Motif pembunuhan wanita berinisial BB di Kota Serang diduga dipicu sakit hati pelaku usai korban menyebutnya “mokondo” saat meminta pinjaman uang untuk modal usaha. Tersinggung dengan ucapan korban, pelaku berinisial AS (47) nekat menganiaya korban dengan memiting leher hingga tewas. Untuk menghilangkan jejak, pelaku kemudian menggantung jasad korban di pohon agar kematiannya terlihat seperti aksi bunuh diri. Penulis: Muhamad Rifky Juliana | Editor: Ahmad Tajudin
Pengacara Hotman Paris melontarkan pernyataan tegas terkait kasus mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim. Hotman mengusulkan tim pengacara Nadiem untuk meminta sidang pemeriksaan saksi diulang. Hotman menyebut bahwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook yang menyeret nama Nadiem telah menjadi sorotan dunia. Oleh karena itu Hotman berharap agar kasus tersebut berjalan secara adil dan transparan. Ia kemudian menyayangkan tim pengacara Nadiem yang tidak memanggil orang yang menandatangani audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) saat sidang pemeriksaan saksi berlangsung. Hotman mengatakan pada audit BPKP yang dilakukan pada 2020-2022 menyatakan bahwa harga Chromebook tidak ada yang aneh sehingga tidak ada kerugian negara. Namun pada tahun 2025, BPKP melakukan audit yang ditandatangani orang berbeda menyatakan hasil berbeda sehingga berujung pada kerugian negara. Menurut Hotman perbedaan hasil audit BPKP itu harusnya dibahas mendalam di persidangan. Oleh karena itu Hotman mendesak pengacara Nadiem untuk meminta sidang ulang. Hotman menegaskan bahwa hukum acara bisa dilanggar demi menemukan keadilan, apalagi kasus Nadiem Makariem telah menjadi sorotan dunia. (Tribun-Video.com) Uploader: bagus gema praditiya sukirman
Polisi menangkap seorang pria berinisial SH, terduga pelaku dalam kasus penemuan mayat perempuan yang tergantung di pohon melinjo di Lingkungan Pakel Pudak, Kelurahan Gelam, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten. Korban diketahui bernama Babay (41), warga Kampung Pakel Masjid, Kelurahan Gelam, Kota Serang. Jenazah korban ditemukan warga pada Senin (18/5/2026). Kasat Reskrim Polresta Serang Kota, Kompol Alfano Ramadhan membenarkan penangkapan terduga pelaku berinisial SH pada Kamis (21/5/2026) malam. “Alhamdulillah semalam sudah ditangkap terduga pelaku pembunuhan wanita tergantung,” katanya saat dikonfirmasi, Jumat (22/5/2026). Menurut Alfano, pria yang diamankan tersebut diketahui memiliki hubungan dekat dengan korban. Penulis: Muhamad Rifky Juliana | Editor: Ahmad Tajudin Reporter: Muhamad Rifky Juliana
Catatan Demokrasi, - Mahfudz Siddiq: Israel Miliki 90 Hulu Ledak Nuklir | Catatan Demokrasi tvOne AS dan Iran saling serang, dunia dibuat gamang. Rudal melayang, ekonomi ikut tumbang. Minyak naik, pasar keuangan terguncang, rakyat dunia lagi-lagi jadi korban perang. Saat ego para elite terus dipertontonkan, masa depan global justru dipertaruhkan. Selat Hormuz memanas, ancaman makin mengerikan, sedikit percikan, dunia bisa dilanda ledakan. Saling menekan, diplomasi kalah oleh ‘dentuman’’. Yang dipamerkan bukan solusi perdamaian, melainkan siapa paling kuat menghancurkan lawan. Dunia kini hidup dalam ketidakpastian,harga naik, krisis mengintai tanpa ampunan. Ketika perang dijadikan alat kepentingan, manusia cuma angka dlm perebutan kekuasaan. Saksikan Catatan Demokrasi dengan tema "AS-Iran Saling Serang, Dunia Dilanda Ketidakpastian!" bersama narasumber: - Mahfudz Siddiq (Sekjen Partai Gelora) - Stepi Anriani (Pemerhati Intelejen & Keamanan) - Chappy Hakim (Pusat Studi Air Power Indonesia) - Irfan Maulana (Analis Timur Tengah) - Monique Rijkers (Aktivis Pro Israel) - Prof. Angel Damayanti (Guru Besar Keamanan Internasional UKI) - Stanislaus Riyanta (Pengamat Intelejen & Keamanan UI)
Bandar narkoba di Kabupaten OKU, Sumatera Selatan diringkus seusai melakukan penyerangan terhadap petugas. Peristiwa ini terjadi saat anggota Satresnarkoba Polres OKU hendak melakukan penyergapan terhadap pelaku di Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU, Sumsel, Selasa (26/5/2026) pagi. Pelaku bernama Andri Juliansyah alias Andre Badak rupanya memiliki rekam jejak kriminal. Tercatat Andre sudah dua kali masuk penjara pada 2017 dan 2020 karena kasus narkotika. Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo dalam jumpa pers mengatakan, Andre masing-masing divonis empat tahun dan delapan tahun penjara. Seusai bebas, Andre kembali melakukan bisnis haramnya ini di wilayah OKU. Kemudian gelagatnya tercium petugas yang kemudian melakukan penangkapan terhadap pelaku. Petugas mulanya membuntuti Andre yang diduga hendak melakukan transaksi narkotika. Menyadari tengah dibuntuti, Andre langsung mengeluarkan pisau dari pinggangnya dan mengarahkannya ke petugas. Nahas, seorang petugas yakni Brigadir Joni Agustoni terkena tikaman sajam pelaku sehingga mengalami luka parah. Seusai peristiwa, Brigadir Joni dilarikan ke RSUD Dr Ibnu Sutowo Baturaja. Sementara pelaku langsung diringkus oleh petugas di lokasi. (TribunVideo.com) Penulis: Leni Juwita | Editor: Refly Permana Reporter: Leni Juwita
Jakarta, - [LIVE] AS-Iran Saling Serang, Dunia Dilanda Ketidakpastian! | Catatan Demokrasi tvOne AS dan Iran saling serang, dunia dibuat gamang. Rudal melayang, ekonomi ikut tumbang. Minyak naik, pasar keuangan terguncang, rakyat dunia lagi-lagi jadi korban perang. Saat ego para elite terus dipertontonkan, masa depan global justru dipertaruhkan. Selat Hormuz memanas, ancaman makin mengerikan, sedikit percikan, dunia bisa dilanda ledakan. Saling menekan, diplomasi kalah oleh ‘dentuman’’. Yang dipamerkan bukan solusi perdamaian, melainkan siapa paling kuat menghancurkan lawan. Dunia kini hidup dalam ketidakpastian,harga naik, krisis mengintai tanpa ampunan. Ketika perang dijadikan alat kepentingan, manusia cuma angka dlm perebutan kekuasaan. Saksikan Catatan Demokrasi dengan tema "AS-Iran Saling Serang, Dunia Dilanda Ketidakpastian!" bersama narasumber: - Mahfudz Siddiq (Sekjen Partai Gelora) - Stepi Anriani (Pemerhati Intelejen & Keamanan) - Chappy Hakim (Pusat Studi Air Power Indonesia) - Irfan Maulana (Analis Timur Tengah) - Monique Rijkers (Aktivis Pro Israel) - Prof. Angel Damayanti (Guru Besar Keamanan Internasional UKI) - Stanislaus Riyanta (Pengamat Intelejen & Keamanan UI)
Anggota Polres Satresnarkoba Polres OKU, Brigadir Jonis Agustoni mengalami luka parah seusai ditikam saat melakukan penangkapan bandar narkoba. Peristiwa terjadi di Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU, Sumsel, Selasa (26/5/2026) pagi. Pelaku bernama Andri Juliansyah alias Andre Badak langsung ditangkap tak lama setelah penikaman. Saat diringkus oleh petugas, pelaku pun sempat berontak hendak melarikan diri. Berdasarkan catatan kepolisian, Andre sudah dua kali masuk penjara pada 2017 dan 2020 karena kasus narkotika. (TribunVideo.com) Penulis: Leni Juwita | Editor: Refly Permana
Catatan Demokrasi, - DEBAT PANAS! Monique vs Analis Timteng vs Prof Angel Soal Israel | Catatan Demokrasi tvOne AS dan Iran saling serang, dunia dibuat gamang. Rudal melayang, ekonomi ikut tumbang. Minyak naik, pasar keuangan terguncang, rakyat dunia lagi-lagi jadi korban perang. Saat ego para elite terus dipertontonkan, masa depan global justru dipertaruhkan. Selat Hormuz memanas, ancaman makin mengerikan, sedikit percikan, dunia bisa dilanda ledakan. Saling menekan, diplomasi kalah oleh ‘dentuman’’. Yang dipamerkan bukan solusi perdamaian, melainkan siapa paling kuat menghancurkan lawan. Dunia kini hidup dalam ketidakpastian,harga naik, krisis mengintai tanpa ampunan. Ketika perang dijadikan alat kepentingan, manusia cuma angka dlm perebutan kekuasaan. Saksikan Catatan Demokrasi dengan tema "AS-Iran Saling Serang, Dunia Dilanda Ketidakpastian!" bersama narasumber: - Mahfudz Siddiq (Sekjen Partai Gelora) - Stepi Anriani (Pemerhati Intelejen & Keamanan) - Chappy Hakim (Pusat Studi Air Power Indonesia) - Irfan Maulana (Analis Timur Tengah) - Monique Rijkers (Aktivis Pro Israel) - Prof. Angel Damayanti (Guru Besar Keamanan Internasional UKI) - Stanislaus Riyanta (Pengamat Intelejen & Keamanan UI)
Seorang anggota Satres Narkoba Polres OKU mengalami luka serius seusai ditikam saat menangkap bandar narkoba di Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU, Sumsel, Selasa (26/5/2026) pagi. Korban yakni Brigadir Joni Agustoni mengalami luka di bagian pinggang kanan akibat tikaman pelaku. Imbas insiden ini, Brigadir Joni harus menjalani tindakan operasi karena luka yang cukup dalam. Meski begitu, tikaman tersebut tak sampai mengenai organ vital korban. Adapun saat ini Brigadir Joni menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD Dr Ibnu Sutowo Baturaja. Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo dalam jumpa pers di Mapolres OKU pada Selasa sore mengungkapkan, insiden ini bermula saat anggota Resnarkoba membuntuti pelaku bernama Andri Juliansyah alias Andre Badak tersebut. Adapun saat itu Andre diduga hendak melakukan transaksi narkotika di kawasan Pasar Pucok Baturaja. Saat dilakukan penangkapan, dua anggota polisi langsung memepet Andre. Namun tak disangka, Andre rupanya mencabut senjata tajam yang disembunyikan di pinggangnya. Ia pun mengarahkan sajam tersebut ke petugas bernama Hendri namun tidak kena. Andre lalu melayangkan pisau ke Brigadir Joni dan mengenai pinggangnya hingga luka parah. Seusai menyerang petugas, Andre sudah bersiap kabur namun langsung ditangkap polisi dibantu warga sekitar. Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan barang bukti berupa dua paket sabu. (TribunVideo.com) Pe
DHAKA, KOMPAS.TV - Berbagai stasiun di Kota Dhaka, Bangladesh, penuh penumpang yang akan pulang ke kampung halaman ataupun liburan, jelang Iduladha. Tak hanya rela berdesakan, sejumlah penumpang, bahkan sampai duduk di atas kereta. Meskipun berbahaya, para penumpang kereta api di Bangladesh, rela memanjat untuk bisa mendapatkan tempat duduk di atas kereta. Pasalnya, kereta api tetap menjadi pilihan utama, untuk menghindari kemacetan lalu lintas, jika menggunakan bus saat jelang libur Iduladha. Otoritas Kereta Api Kamalapur memperkirakan, 65 hingga 75 ribu penumpang akan meninggalkan Kota Dhaka saat Idul Adha. Otoritas Kereta Api Bangladesh, telah menambah personel, untuk mencegah bepergian di atas atap kereta tapi jumlah penumpang seringkali melampaui upaya penegakan hukum. Baca Juga Mudik Idul Adha, Antrean Motor di Jembatan Suramadu Mengular hingga 1 Kilometer | SAPA MALAM di _ Artikel ini bisa dilihat di :