Profil PO Bus Cahaya Trans yang Alami Kecelakaan Maut di Tol Semarang
Bus Cahaya Trans menjadi sorotan publik setelah terlibat dalam kecelakaan maut yang menewaskan 16 orang di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Semarang, Jawa Tengah. Insiden tragis ini...
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan, menyatakan bahwa bus tersebut tidak layak jalan. Pernyataan ini didasarkan pada data bukti lulus uji (BLU-e) yang menunjukkan bahwa uji berkala terakhir kendaraan itu adalah pada 3 Juli 2025. Namun, hasil *ramp check* pada 9 Desember 2025 menyatakan bus tidak layak jalan dan dilarang beroperasi. Lebih lanjut, bus Cahaya Trans juga tidak terdaftar sebagai angkutan pariwisata maupun antarkota antarprovinsi (AKAP) dalam aplikasi MitraDarat.
Menurut situs resminya, PO Cahaya Trans berkantor pusat di Jalan Limo Raya No. 10, Cinere, Depok, Jawa Barat, dengan slogan "Sensasi Perjalanan Senyaman di Udara". Perusahaan ini menyediakan layanan transportasi untuk angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP), pariwisata, dan kargo.
Setiap bus Cahaya Trans dilengkapi dengan berbagai fasilitas, termasuk AC, TV LED, pemutar musik, dan toilet. Selain itu, penumpang juga dimanjakan dengan fasilitas *leg rest*, *reclining seat*, bantal, selimut, dan *cabin luggage* di setiap tempat duduk.
Saat ini, Cahaya Trans melayani berbagai rute perjalanan dari Jabodetabek menuju kota-kota di Jawa Tengah, meliputi Semarang, Salatiga, Boyolali, Kartasura, Delanggu, Klaten, Prambanan, dan Yogyakarta. Rute-rute ini dilayani oleh armada bus yang umumnya berwarna kuning terang dari berbagai karoseri, seperti Adi Putro Voyager SHD, Adi Putro Jetbus 2+ SHD, Tentrem Avante H8, dan Laksana HD Prime.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20251222151815-92-1309560/profil-po-bus-cahaya-trans-yang-alami-kecelakaan-maut-di-tol-semarang
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
06 Apr 2026
Blak-Blakan SeaBank soal Majukan UMKM RI Lewat Platform UMKM Pintar
06 Apr 2026
IHSG Diperkirakan Tancap Gas Awali Pekan Ini
06 Apr 2026
Bos Vingroup Jadi yang Terkaya di ASEAN, Geser Prajogo Pangestu
05 Apr 2026
Lawan Impor Beras Menir 500 Ribu Ton, Amran Mau Giling Beras Sendiri
05 Apr 2026
Pengusaha Minta Rem, Amran Justru Pastikan B50 Sudah Jalan Tahun Ini
05 Apr 2026
Amran Tinjau Gudang Bulog Sulsel, Pastikan Stok Beras Melimpah