Ekonomi 22 Dec 2025 5 views

Kementrans Buat Proyek Percontohan Budidaya Alpukat di Tanjung Banon

Kementerian Transmigrasi (Kementrans) berencana meluncurkan proyek percontohan budidaya alpukat di permukiman Tanjung Banon, Kawasan Transmigrasi Batam, Rempang, dan Galang (Barela...

Kementrans Buat Proyek Percontohan Budidaya Alpukat di Tanjung Banon
Kementerian Transmigrasi (Kementrans) berencana meluncurkan proyek percontohan budidaya alpukat di permukiman Tanjung Banon, Kawasan Transmigrasi Batam, Rempang, dan Galang (Barelang), Kepulauan Riau. Program ini terinspirasi dari keberhasilan Desa Wisata Jambu di Kediri, Jawa Timur, yang berhasil menjadikan alpukat sebagai komoditas unggulan dan agrowisata, sehingga meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.

Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, menyatakan bahwa Kawasan Transmigrasi Barelang memiliki potensi besar yang bisa dikembangkan, tidak hanya terbatas pada kekayaan alam. "Mengembangkan Tanjung Banon bukan hanya potensi lautnya atau pertaniannya, hortikulturanya, tapi juga potensi-potensi ekonomi lainnya termasuk budaya Melayu," ujar Iftitah di Tanjung Banon, Batam.

Kepala Desa Wisata Jambu, Agus Joko Susilo, yang menjadi inspirasi program ini, meyakini bahwa lahan di Tanjung Banon sangat cocok untuk penanaman alpukat. "Insya Allah semua warga masyarakat Tanjung Banon ini akan kita ajak untuk menanam alpukat yang besar-besar seperti ini," kata Agus Joko Susilo sambil menunjukkan buah alpukat berukuran besar kepada warga.

Desa Wisata Jambu berhasil menekan angka kemiskinan dengan mengajak seluruh warganya menanam alpukat. Sebagai contoh, warga yang memiliki 10 pohon alpukat rata-rata bisa menghasilkan Rp35 juta per tahun. Pola serupa akan diterapkan di Kawasan Transmigrasi Barelang. "Alhamdulillah, atas arahan Bapak Menteri, mudah-mudahan kawasan ini akan menjadi kawasan agrowisata. Agrowisata buah yang akan mendongkrak penghasilan warga masyarakat semuanya," tambah Joko.

Selain itu, pemerintah juga mendorong pemanfaatan lahan dan bangunan rumah warga untuk usaha pariwisata berbasis komunitas guna memperkuat ekonomi lokal. "Kita nanti bikin sentra kuliner, kemudian tadi kita ada diskusi ide bikin hotel kampung semacam homestay. Bapak Ibu diberikan 45 meter bangunan, jadi nanti ada sisa lahan yang bisa kita berdayakan untuk model hotel kampung, homestay," jelas Iftitah.

Iftitah juga menambahkan bahwa Kementrans siap mendirikan Kampus Patriot di Kawasan Transmigrasi Barelang. "Kampus Patriot itu adalah anak-anak pintar dari seluruh Indonesia, mereka akan kuliah di ITB, di UI, di UGM, di beberapa universitas terbaik di Indonesia, tetapi studinya tidak di Jawa. Mereka akan tinggal sehari-hari bersama Bapak Ibu sekalian di Tanjung Banon," ujarnya.

Kementrans menegaskan bahwa penciptaan ekonomi baru di Kawasan Transmigrasi Barelang akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan melalui pendampingan langsung. Berbagai program ini dijadwalkan akan dimulai pada tahun 2026.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20251222160859-97-1309591/kementrans-buat-proyek-percontohan-budidaya-alpukat-di-tanjung-banon
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.