IHSG Diperkirakan Bangkit Usai Libur Panjang
IHSG Diperkirakan Bangkit Usai Libur Panjang Jakarta, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Senin (29/12).Founder WH-Project William Hartan
Jakarta, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Senin (29/12).Founder WH-Project William Hartanto melihat pelemahan indeks saham pada perdagangan Rabu 24 Desember 2025 berpotensi memasuki tren bearish. Namun, masih terbuka peluang pergerakan mixed menguji kembali area gap IHSG."Apabila terjadi penguatan kembali ke area gap, maka setidaknya pada dua hari terakhir tahun 2025 ini IHSG masih memiliki peluang untuk membentuk all time high di awal 2026," ujar William dalam riset hariannya.
Dengan sentimen tersebut, William memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 8.500 dan resistance 8.604 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ASII, HRTA, EMAS, dan MARK.Bulog Pastikan Harga Beras-Minyak Goreng Aman Jelang Tahun Baru 2026
Sementara, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan IHSG melemah melanjutkan koreksi di bawah garis SMA-20 pada chart harian dan saat ini bergerak di area support 8.510-8.550."Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bearish," kata Ivan.Hari ini, Ivan memproyeksi IHSG bakal berada di level support 8.493, 8.424, 8.361 dan 8.255. Sedangkan level resistennya di 8.578, 8.742, 8.877 dan 8.941.IHSG ditutup di level 8.537 pada Rabu (24/12) sore. Indeks saham melemah 46,87 poin atau minus 0,55 persen dari perdagangan sebelumnya.Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp22,29 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 34,18 miliar saham.Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca. (ldy/pta)
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Harga Minyak Naik Setelah AS Kembali Serang Iran
28 May 2026
Rupiah Melemah Pagi Ini, Dibuka Dekati Rp17.900 per Dolar AS
28 May 2026
Harga Emas Antam Turun Rp31.000 Jadi Rp2,754 Juta/gram
28 May 2026
Syarat Warga Jakarta Dapat Pembebasan PBB-P2 2026 hingga 100 Persen
28 May 2026
Purbaya Sebut Dolar Rp17.800 Tak Masuk Akal: Saya Stres
28 May 2026
Purbaya Sebut Dolar Rp17.800 Tak Masuk Akal, Berkelakar Stres