Prabowo Sita 4 Juta Ha Kebun Sawit yang Melanggar Hukum
Judul: Prabowo Sita 4 Juta Ha Kebun Sawit yang Melanggar Hukum Jakarta, Presiden Prabowo Subianto menyebut pemerintah telah menyita 4 juta hektare (ha) kebun sawit yang melanggar
Jakarta, Presiden Prabowo Subianto menyebut pemerintah telah menyita 4 juta hektare (ha) kebun sawit yang melanggar hukum.
Menurutnya, penyitaan dilakukan oleh Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung.
Hal ini disampaikan Prabowo dalam pidatonya di Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan, Kabupaten Karawang, hari ini, Rabu (7/1).
"Kita sudah sita 4 juta hektare kebun sawit langgar hukum, Jampidsus bener?" ujarnya
Lihat Juga :
Prabowo Heran RI Makmur-Subur Tapi Impor Pangan: Tak Masuk Akal
Ia menyebut di tahun ini pemerintah kemungkinan akan menyita lagi hingga 5 juta hektare perkebunan sawit yang melanggar hukum.
"Tahun 2026, mungkin kita sita tambahan 4 (juta) atau 5 juta (hektare) lagi," imbuhnya.
Selain menindak pengusaha sawit bendel, Prabowo juga mengklaim sudah menertibkan ratusan tambang ilegal. Menurutnya, negara sudah menyelamatkan uang hingga ratusan triliun dari ulah pengusaha nakal. Aksi bersih-bersih akan terus dilanjutkan karena masih banyak kebocoran uang negara.
"Kita sudah bertindak terhadap ratusan tambang ilegal. sudah ratusan triliun kita selamatkan. Masih banyak yang bocor, terus kita kejar, karena uang rakyat harus benar-benar dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia," ujarnya.
Prabowo juga meminta dukungan para pejabat dalam pemerintahannya untuk terus melawan korupsi, penyelewengan, dan penegakan hukum.
"Para pejabat, pemimpin, pembantu-pembantu sy minta dukungan mu, kita lawan korupsi, penyelewengan, tegakan hukum. Jangan ragu-ragu," tegas Prabowo.
(del/pta)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260107110814-532-1314410/prabowo-sita-4-juta-ha-kebun-sawit-yang-melanggar-hukum
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
07 Apr 2026
Evakuasi KA Bangunkarta Rampung, Jalur Lintas Bumiayu Kembali Normal
07 Apr 2026
DPR Usul Pembelian LPG 3 Kg Pakai Sidik Jari atau Retina Mata
07 Apr 2026
Purbaya Pastikan Pertalite Tak Naik Harga di 2026
07 Apr 2026
IHSG Diprediksi Kembali Melemah Hari Ini
07 Apr 2026
OJK Catat Kredit Februari 2026 Naik 9,37% Menjadi Rp8,56 T
07 Apr 2026
Bahlil Sebut Stok LPG Aman: Impor Dialihkan dari Timur Tengah