Purbaya Siap Buru Perusahaan Baja China Pengemplang Pajak
Judul: Purbaya Siap Buru Perusahaan Baja China Pengemplang Pajak Jakarta, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berencana menindak perusahaan baja asal China yang menungg...
Jakarta, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berencana menindak perusahaan baja asal China yang menunggak pajak. Padahal, pendapatan per tahunnya bisa mencapai Rp4 triliun.Menurutnya, penindakan akan dilakukan dimulai dari 'pembersihan' unit pemungut keuangan yakni Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC)."Kita akan rapikan organisasi Pajak dan Bea Cukai supaya bekerja lebih serius ke depan," ujar Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTa edisi Januari, Kamis (8/1).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Purbaya menjelaskan potensi pajak dari perusahaan China tersebut sangat besar karena pendapatan yang juga fantastis hingga Rp4 triliun per tahun.Lihat Juga :Purbaya Panggil Bos Pertamina Bahas Merger 3 Anak Usaha - Insentif
"Pengusahanya dari China, punya perusahaan di sini, orang China semua, enggak bisa bahasa indonesia. Jual langsung ke klien cash basis, enggak bayar PPN," tegasnya.Penindakan pengemplang pajak ini akan jadi fokusnya ke depan. Hal ini bahkan kembali disampaikan Presiden Prabowo Subianto ketika retret awal tahun menteri kabinet, Selasa (6/1)."Saya disindir lagi dalam pertemuan kemarin dengan presiden di Hambalang, dia bilang apakah kita akan mau dikibulin terus oleh (orang) Pajak dan Bea Cukai. Itu pesan ke saya dari presiden, walaupun dia nggak melihat ke saya, tapi deg kan ke sini," jelasnya.
Selain itu, Purbaya mengungkapkan Prabowo juga menyoroti praktik pencantuman nilai barang di bawah harga aslinya (under invoicing) yang masih sering terjadi dan melibatkan pegawai DJBC. Kemudian, praktik penghindaran pajak yang melibatkan pegawai DJP."Ada praktek under invoicing yang masih besar yang tidak terdeteksi di pajak dan bea cukai," pungkasnya.[Gambas:Video CNN] (ldy/sfr)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260109184238-532-1315405/purbaya-siap-buru-perusahaan-baja-china-pengemplang-pajak
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
14 Feb 2026
Purbaya: Ekonomi RI Akan Alami Ekspansi Sampai 2033
14 Feb 2026
Purbaya soal Ekonomi Gonjang-ganjing: Kita Bilang Go to Hell
14 Feb 2026
Purbaya Akan Bantu FT UI Rp100 M: Kalau Demo, Pertahankan Menkeu
14 Feb 2026
Danantara Beli Lahan 5 Ha hingga Hotel 4.000 Pintu untuk Kampung Haji
14 Feb 2026
Zulhas soal Anggaran 1.000 Kampung Nelayan 2026: Kira-kira Rp22,5 T
14 Feb 2026
FOTO: Wajah Toko Perhiasan Mewah Tiffany dan Co Usai Disegel Bea Cukai