Respons Purbaya, BNPB Blak-blakan soal Penggunaan Anggaran Bencana
Jakarta, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) buka-bukaan soal mekanisme penggunaan anggaran pena...
Jakarta, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) buka-bukaan soal mekanisme penggunaan anggaran penanganan belanja.Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdullah Muhari menyampaikan hal ini untuk merespons Menteri Keuangan Purbaya yang mendorong percepatan penyerapan anggaran.Abdullah menerangkan tidak seluruh anggaran penanganan bencana disalurkan dan digunakan langsung oleh instansinya.
Sebagian dana justru dialokasikan ke kementerian/lembaga lain yang terlibat dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi sesuai penugasan Presiden Prabowo Subianto.BNPB Kejar 23 Ribu Huntara Korban Bencana Sumatra Kelar Sebelum Puasa
Mekanisme tersebut sejalan dengan pengaturan anggaran di awal tahun berjalan."Terkait tadi dengan anggaran yang disampaikan oleh Bapak Menteri Keuangan (Purbaya Yudhi Sadewa), ini kita sudah masuk ke tahun anggaran baru dan kita sedang merekap kebutuhan dari semua K/L yang terlibat untuk kita sampaikan kepada Bapak Menteri Keuangan," ujar Abdullah dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta Timur, Jumat (9/1).Ia menambahkan pemerintah telah menerbitkan keputusan presiden (keppres) terkait pembentukan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi."Saat ini juga sudah keppres tentang Satgas Percepatan Rehabilitasi-Rekonstruksi dan ini juga sudah dikeluarkan oleh Bapak Presiden," ujarnya.Purbaya Panggil Bos Pertamina Bahas Merger 3 Anak Usaha - InsentifMenurut Abdullah, keberadaan satgas tersebut membuat aliran anggaran penanganan bencana tidak terpusat di BNPB."Tentu saja nanti mekanisme pencairan keuangan ini juga tidak semuanya ke BNPB," katanya.Ia menegaskan sebagian anggaran akan disalurkan langsung ke Satgas Percepatan Rehab-Rekon yang memiliki mandat khusus."Tetapi juga ada Satgas Rehab-Rekon yang memang diberi tugas secara khusus oleh Bapak Presiden untuk melakukan percepatan rehab rekon," ucap Abdullah.
Pada akhir Desember lalu, Purbaya mengungkapkan masih ada Rp1,51 triliun anggaran siap pakai yang belum disalurkan untuk penanganan bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatra.Sebagian dana telah masuk ke BNPB, sementara sisanya dapat dimanfaatkan kementerian/lembaga terkait melalui mekanisme yang direkomendasikan BNPB."Sekarang masih ada tersisa siap pakai Rp1,5 triliun. Jadi kalau besok atau hari ini BNPB bisa mengajukan ke kami untuk pembayaran utang jembatan, besok bisa cair," ujarPurbaya dalam Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pasca Bencana DPR RI dengan K/L dan Kepala Daerah Terdampak di Banda Aceh, Selasa (30/12/2025).Profil Mukhtara Air, Maskapai Baru Incar Penerbangan Haji-Umrah RIPenggunaan Dana Siap Pakai diatur melalui sejumlah regulasi Kementerian Keuangan dan BNPB, dengan prinsip akuntabilitas dan audit oleh BPKP maupun BPK.Hingga akhir Desember 2025, BNPB telah menyalurkan anggaran tersebut untuk operasi pencarian dan pertolongan, pemenuhan logistik dasar warga terdampak, operasi udara, serta pendataan kerusakan dan dukungan awal hunian sementara dan Dana Tunggu Hunian (DTH).Tahun ini, pemerintah menyiapkan anggaran konstruksi pascabencana melalui APBN 2026 yang diperkirakan berkisar Rp51 triliun hingga Rp60 triliun.[Gambas:Video CNN] (del/sfr)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260110061745-532-1315468/respons-purbaya-bnpb-blak-blakan-soal-penggunaan-anggaran-bencana
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Pupuk Indonesia Salurkan Hewan Kurban untuk 152 Ribu Penerima Manfaat
28 May 2026
Harga Meledak, Kambing Kurban di Gaza Capai Rp106 Juta per Ekor
28 May 2026
HUT ke-31, Telkomsel Tegaskan Semangat "Melayani Sepenuh Hati"
28 May 2026
Pertamina Berbagi Lebih dari 4.400 Hewan Kurban di Momen Iduladha 2026
28 May 2026
Dari Sumatra ke Nusa Tenggara, BNI Salurkan 1.200 Kurban Iduladha 2026
28 May 2026
Pimpinan Bank Mandiri Hadiri Nobar Film 'Semua Akan Baik-baik Saja'