Prabowo: Tim Pertanian Contoh Kerja Pemerintah yang Berprestasi
Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa sektor pertanian adalah bukti nyata kinerja pemerintah yang berprestasi dan membanggakan. Pencapaian ini tidak hanya berkontribusi pada k...
Presiden Prabowo menganggap keberhasilan tim pertanian sebagai fondasi penting dalam membangun kedaulatan dan daya saing Indonesia. Ia menekankan bahwa prestasi tim ekonomi dan pertanian patut dibanggakan, bukan untuk menyombongkan diri, melainkan untuk membangun bangsa yang percaya diri dan bangga akan prestasinya.
Ia juga menegaskan bahwa pencapaian di sektor pertanian memiliki makna strategis, tidak hanya dalam peningkatan produksi pangan, tetapi juga dalam membentuk mentalitas bangsa yang kuat dan mandiri. Menurutnya, Indonesia tidak boleh merasa rendah diri atau kalah bersaing dengan negara lain, melainkan harus menjadi bangsa yang kuat, percaya diri, dan mampu berdiri di atas kaki sendiri di setiap bidang kehidupan.
Presiden mengungkapkan bahwa keberhasilan di sektor pertanian adalah hasil kerja keras, konsistensi kebijakan, dan sinergi antar kementerian serta lembaga sejak awal pemerintahannya. Target swasembada pangan yang semula ditetapkan empat tahun, justru tercapai lebih cepat dari perkiraan awal, yaitu dalam satu tahun.
Salah satu terobosan besar yang disoroti Presiden Prabowo adalah pembenahan tata kelola pupuk bersubsidi yang selama bertahun-tahun menjadi keluhan utama petani. Presiden menjelaskan bahwa birokrasi distribusi pupuk di masa lalu sangat rumit, melibatkan 145 peraturan dan persetujuan dari 11 kementerian/lembaga, serta tanda tangan gubernur dan bupati, yang membutuhkan sekitar 13 tanda tangan dari pabrik hingga petani.
Pemerintah mengambil langkah tegas dengan menghapus semua regulasi yang menghambat, sehingga distribusi pupuk dapat langsung diterima petani. Kini, hanya dibutuhkan satu tanda tangan atau satu instruksi, dan pupuk langsung sampai ke petani dengan hanya menunjukkan kartu penduduk dan persetujuan kepala desa.
Reformasi ini tidak hanya mempermudah akses pupuk bagi petani, tetapi juga mencetak sejarah baru dalam kebijakan harga pupuk nasional dan menjaga keberlanjutan industri pupuk dalam negeri. Harga pupuk berhasil diturunkan sebesar 20%, dan meskipun harga turun, volume pupuk justru naik 700.000 ton, sehingga petani kini mendapatkan pupuk dengan harga terjangkau dan ketersediaan yang memadai.
Keberhasilan reformasi pupuk ini berdampak langsung pada kinerja sektor perberasan nasional. Presiden menyebut bahwa kondisi petani beras saat ini adalah yang terbaik sepanjang sejarah Republik Indonesia, baik dari sisi produksi, cadangan, maupun kesejahteraan. Nilai tukar petani naik dari 106 menjadi 125, merupakan yang tertinggi dalam sejarah Republik Indonesia, begitu pula dengan cadangan dan produksi beras.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa kemandirian pangan adalah syarat mutlak bagi sebuah negara merdeka. Ketahanan pangan, menurutnya, adalah fondasi penting dalam menjaga martabat bangsa dan melindungi rakyat. Negara merdeka harus mampu menghasilkan pangannya sendiri dan tidak boleh bergantung pada pasokan makanan dari luar.
Presiden Prabowo menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa keberhasilan sektor pertanian harus menjadi contoh bagi sektor lain dalam membangun Indonesia yang berdaulat, adil, dan sejahtera, melalui keberanian melakukan reformasi dan keberpihakan nyata kepada rakyat.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260113173731-97-1316698/prabowo-tim-pertanian-contoh-kerja-pemerintah-yang-berprestasi
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Pertagas Sabet Tiga Penghargaan di Ajang Best Human Capital Award 2026
28 May 2026
Pupuk Indonesia Salurkan Hewan Kurban untuk 152 Ribu Penerima Manfaat
28 May 2026
Harga Meledak, Kambing Kurban di Gaza Capai Rp106 Juta per Ekor
28 May 2026
HUT ke-31, Telkomsel Tegaskan Semangat "Melayani Sepenuh Hati"
28 May 2026
Pertamina Berbagi Lebih dari 4.400 Hewan Kurban di Momen Iduladha 2026
28 May 2026
Dari Sumatra ke Nusa Tenggara, BNI Salurkan 1.200 Kurban Iduladha 2026