Respons Luhut, Toba Pulp Lestari Bantah Rusak Alam Sumatra
Jakarta, PT Toba Pulp Lestari Tbk (TPL) buka suara soal pernyataan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Pandj...
Jakarta, PT Toba Pulp Lestari Tbk (TPL) buka suara soal pernyataan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Pandjaitan yang mengaitkan aktivitas mereka denganisu kerusakan lingkungan di wilayah Tapanuli.Direktur TPL Anwar Lawden mengklaim sejak awal beroperasi, perusahaannya menjalankan kegiatan usaha berdasarkan kerangka perizinan resmi pemerintah, termasuk persetujuan lingkungan, Rencana Kerja Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (RKUPHHK).Tak hanya itu, perusahaannya juga mendapatkan pengawasan rutin dari instansi terkait.
"Seluruh operasional perusahaan mengacu pada prinsip pengelolaan hutan lestari, kehati-hatian ekologis, serta Standar Operasional Prosedur (SOP) yang jelas, terdokumentasi, dan diawasi secara konsisten," ujar Anwar dalam keterangan resminya Selasa (13/1).Cerita Luhut Pernah Usulkan Tutup Toba Pulp Lestari di Era Gus Dur
Ia juga mengatakan tuduhan yang menyebut operasional TPL sebagai perusak lingkungan dan penyebab bencana ekologi tidak didukung oleh temuan faktual.Seluruh kegiatan Perseroan telah dilakukan sesuai dengan izin dan ketentuan pemerintah, serta kebijakan keberlanjutan (sustainability) perusahaan.Luhut menyebut kehadiran TPL di Tanah Sumatra hanya akan menguntungkan pihak-pihak tertentu.Tak hanya itu, keberadaan TPL juga merusak lingkungan. Kehadiran TPL membuat kawasan hutan sekitar menjadi rusak.
Menurutnya, sejak 2001, dia menyaksikan sendiri keluhan masyarakat tentang Danau Toba semakin keruh dan berbau akibat aktivitas TPL.Karena masalah itu, ia karena itu menyarankan Presiden Prabowo Subianto untuk mencabut izin TPL.Luhut mengaku sebenarnya telah menolak kehadiran TPL sejak 20 tahun lalu."Saya bukan hanya menentang (kehadiran TPL), Saya saran pada Presiden untuk dicabut. Masa kita dikontrol oleh satu orang saja yang mengontrol hampir 200 ribu hektare tanah di sana. Itu tidak benar," ujar Luhut dalam unggahan akun resmi Instagram @luhut.pandjaitan, Selasa (13/1)."Menurut saya, tidak ada gunanya itu Toba Pulp di situ. Toba Pulp itu sudah cukup itu. Itu kan sudah nggak benar. Kalau ada orang nuduh saya punya saham (TPL), saham mana? Tunjukkin," jelas Luhut.[Gambas:Video CNN] (agt/sfr)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260113195132-92-1316744/respons-luhut-toba-pulp-lestari-bantah-rusak-alam-sumatra
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Pertagas Sabet Tiga Penghargaan di Ajang Best Human Capital Award 2026
28 May 2026
Pupuk Indonesia Salurkan Hewan Kurban untuk 152 Ribu Penerima Manfaat
28 May 2026
Harga Meledak, Kambing Kurban di Gaza Capai Rp106 Juta per Ekor
28 May 2026
HUT ke-31, Telkomsel Tegaskan Semangat "Melayani Sepenuh Hati"
28 May 2026
Pertamina Berbagi Lebih dari 4.400 Hewan Kurban di Momen Iduladha 2026
28 May 2026
Dari Sumatra ke Nusa Tenggara, BNI Salurkan 1.200 Kurban Iduladha 2026