KKP Rampung Survei Teluk Jakarta-Semarang untuk Proyek Tanggul Pantura
Jakarta, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sudah merampungkan survei Hidro-Oseanografi di Telu...
Jakarta, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sudah merampungkan survei Hidro-Oseanografi di Teluk Jakarta dan perairan Semarang sebagai langkah strategis untuk memperkuat perencanaan pembangunan tanggul laut di kawasan Pantai Utara Jawa (Pantura).Direktur Jenderal Penataan Ruang Laut KKP Kartika Listriana mengatakan hasil survei itu menjadi fondasi ilmiah bagi Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ) dalam menyusun desain teknis perlindungan pesisir Pantura lewat tanggul laut.Prabowo Sentil Komitmen Politisi Bangun Giant Sea WallPrabowo Ajak Pengusaha Jepang Bangun Giant Sea WallPrabowo dan Xi Jinping Bahas Giant Sea Wall Pantura JawaSurvei perairan Teluk Jakarta hingga Semarang itu dilaksanakan KKP bersama Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal).
Kartika menyampaikan penyelesaian survei ini merupakan tonggak penting dalam upaya pemerintah mengatasi kerentanan pesisir Pantura terhadap banjir rob, erosi, dan penurunan muka tanah.Tak hanya itu, dia bilang KKP juga akan memanfaatkan hasil survei tersebut untuk penataan serta pengembangan kawasan pesisir dan kota-kota pesisir di pantura.
"Tantangan pembangunan wilayah pesisir semakin kompleks akibat perubahan iklim, kenaikan muka air laut, dan land subsidence yang terjadi cepat di berbagai kota besar," ujar Kartika dalam keterangannya seperti dikutip dari Antara, Jumat (16/1).Ia menegaskan Teluk Jakarta dan perairan Semarang merupakan dua kawasan dengan tingkat kerentanan tertinggi di Pantura.Oleh karena itu, intervensi berbasis data ilmiah disebut diperlukan untuk memastikan ketepatan desain infrastruktur dan meminimalkan risiko lingkungan maupun sosial.Kartika menjelaskan survei berlangsung pada 20 November-29 Desember 2025. Survei itu mencakup pengumpulan data bathymetry (pemetaan kedalaman), geofisika, pemodelan hidrodinamika, pola arus dan gelombang, analisis sedimen dan transportasi sedimen, hingga kualitas air.Deputi I BOPPJ Sawarendro mengatakan survei KKP dan Pushidrosal menjadi bagian penting dari upaya pemerintah mengatasi persoalan kronis banjir rob dan memperkuat ketahanan wilayah pesisir."Ini kebutuhan mendesak yang berorientasi pada mitigasi risiko bencana sekaligus penguatan ketahanan wilayah pesisir," ucap Sawarendro. (antara/kid)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260116165219-92-1317750/kkp-rampung-survei-teluk-jakarta-semarang-untuk-proyek-tanggul-pantura
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
29 May 2026
Tekan Subsidi BBM Rp300 T, Kemenhub Perkuat Transportasi Massal
28 May 2026
Pertagas Sabet Tiga Penghargaan di Ajang Best Human Capital Award 2026
28 May 2026
Pupuk Indonesia Salurkan Hewan Kurban untuk 152 Ribu Penerima Manfaat
28 May 2026
Harga Meledak, Kambing Kurban di Gaza Capai Rp106 Juta per Ekor
28 May 2026
HUT ke-31, Telkomsel Tegaskan Semangat "Melayani Sepenuh Hati"
28 May 2026
Pertamina Berbagi Lebih dari 4.400 Hewan Kurban di Momen Iduladha 2026