Bolehkah Sekolah Tolak MBG? Ini Penjelasan BGN
Judul: Bolehkah Sekolah Tolak MBG? Ini Penjelasan BGN Jakarta, Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal ketentuan bila ada sekolah yang menolak menerima program Makan Bergizi Gra...
Jakarta, Badan Gizi Nasional (BGN) buka suara soal ketentuan bila ada sekolah yang menolak menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG).Wakil Kepala BGN bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang memastikan tidak boleh ada pemaksaan bagi sekolah mana pun untuk menerima program MBG.Ia menegaskan kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG tidak boleh memaksa pihak sekolah agar para siswanya menjadi penerima manfaat MBG.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Para Kepala SPPG tidak boleh memaksa. Kalau ada sekolah yang tidak mau menerima MBG, karena misalnya para siswa sekolah itu anak-anak orang yang mampu, ya nggak apa-apa," kata Nanik saat Koordinasi dan Evaluasi bersama Kepala SPPG se-Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (24/1).Lihat Juga :BGN Wajibkan SPPG Pasang Label Batas Waktu Aman Konsumsi MBG
Awalnya, seorang Kepala SPPG di Kabupaten Banyuwangi mengeluhkan kesulitannya dalam memperbanyak jumlah penerima manfaat MBG di kecamatannya. Sebab, beberapa sekolah elit dengan jumlah siswa ribuan, menolak menerima MBG. Pihak sekolah kukuh menolak meski pihak SPPG meminta bantuan Danramil maupun Kapolsek setempat.Nanik menjelaskan pemerintah memang ingin memberikan MBG kepada seluruh anak agar tidak ada kasus gizi buruk. Namun, penerimaan MBG sifatnya sukarela.Secara tegas, Nanik melarang ada pemaksaan apalagi intimidasi dari pihak SPPG maupun instansi mana pun dengan narasi seolah sekolah yang menolak MBG dipandang enggan menyukseskan program pemerintah.
Karena itu, Nanik mengatakan jika sekolah-sekolah elite sudah mampu mencukupi kebutuhan gizi bagi para siswanya, lalu menolak MBG maka tak masalah."Pokoknya, Kepala SPPG, kami dari BGN tidak ada unsur pemaksaan sedikit pun," ujarnya.Nanik pun menyarankan agar para Kepala SPPG berkeliling di wilayah cakupannya, untuk mencari penerima manfaat lainnya yang lebih membutuhkan. Misalnya ke pesantren-pesantren kecil, anak-anak putus sekolah, anak-anak jalanan yang masih usia sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita."Masih banyak yang belum menerima MBG, sementara mereka sangat membutuhkan," pungkasnya.[Gambas:Video CNN] (pta)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260126081332-92-1320957/bolehkah-sekolah-tolak-mbg-ini-penjelasan-bgn
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
14 Feb 2026
Artha Graha Peduli Telaah Imlek dalam Perspektif Imagined Community
14 Feb 2026
Persiapan Jelang Puasa, Alat Masak Diskon di Transmart Full Day Sale
14 Feb 2026
Bulog Bidik Ekspor ke Arab Saudi Lewat Beras Haji Nusantara
14 Feb 2026
Transmart Full Day Sale Korting Harga Barang Elektronik Besok
14 Feb 2026
MBG Perkuat Fondasi Ekonomi Nasional dan Dorong Pertumbuhan Inklusif
14 Feb 2026
Siap-siap, Transmart Full Day Sale Tebar Diskon 50% + 20% Lagi Besok