Calon Deputi Gubernur BI Dicky Usung Penguatan Ekosistem Digital
Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI), Dicky Kartikoyono, berencana memperkuat digitalisasi ekosistem pembayaran di hadapan Komisi XI DPR RI saat menjalani uji kepatutan dan ke...
Dicky, yang saat ini menjabat Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran sekaligus Asisten Gubernur BI, menyampaikan visi dan misi yang ia rancang dengan judul "Mengukir Sejarah Digital untuk Indonesia Emas menuju Asta Cita Pemerintah", yakni pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
"Presentasi visi dan misi bertajuk mengukir sejarah digital untuk Indonesia emas, yang kami kontribusikan untuk menuju Asta Cita pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," ujar Dicky dalam rapat dengar pendapat umum calon Deputi Gubernur BI bersama Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Senin (26/1).
Dicky mengatakan pertumbuhan ekonomi keuangan digital Indonesia sangat pesat selama sembilan tahun terakhir, terutama sejak Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) diluncurkan pada 2019.
"Ketika QRIS diluncurkan 2019, ini tumbuhnya eksponensial. Transaksi digital tumbuh signifikan, kemudian BI-FAST (Bank Indonesia Fast Payment) kita memfasilitasi transaksi perekonomian dengan jumlah yang cukup meyakinkan. Ini jumlahnya mencapai 1,6 kuadriliun," jelasnya.
Ia pun menjelaskan, apabila jumlah uang yang beredar di masyarakat naik dan sistem pembayarannya lancar, maka kecepatan perputaran uang atau velositas akan ikut tumbuh.
"Nah kalau *money*-nya cukup, lancar beredar, tinggal bagaimana kita mendorong pendapatan masyarakat, dan ujungnya adalah mendorong pertumbuhan ekonomi. Nah di sini kami akan kontribusikan bagaimana digitalisasi akan mendukung pertumbuhan ekonomi," kata Dicky.
Kendati demikian, Dicky menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia menghadapi sejumlah tantangan besar, seperti geopolitik, polarisasi, risiko siber, defisit neraca berjalan, pelemahan daya beli hingga angka pengangguran. Dia mengusulkan digitalisasi sebagai jawaban dari tantangan tersebut.
"Jawaban dari tantangan ini ada pada upaya kita menegakkan pilar digitalisasi sebagai salah satu *game changer*," tegasnya.
Kemudian, ia mengungkapkan BI mencatat volume pertumbuhan transaksi digital bisa mencapai Rp147,3 miliar dalam lima tahun, setelah tahun ini tumbuh berkisar Rp37 miliar.
"Kami di BI memproyeksikan pertumbuhan digital ini akan bisa mencapai hingga Rp147,3 miliar setelah dalam lima tahun terakhir tumbuh Rp37 miliar," ungkap Dicky.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260126164304-78-1321217/calon-deputi-gubernur-bi-dicky-usung-penguatan-ekosistem-digital
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
08 Apr 2026
Dipanggil DPR, Bos BI Siapkan Jurus Redam Tekanan Rupiah
08 Apr 2026
Tantangan UMKM RI Makin Berat di Tengah Ketidakpastian Global
08 Apr 2026
1 April, Ada 2 Permendag Terbaru Pangkas Hambatan dan Perizinan Ekspor
08 Apr 2026
Prabowo: Orang Kaya Kalau Mau Pakai BBM, Beli yang Mahal
08 Apr 2026
IHSG Meroket 4,42 Persen ke 7.279 Sore Ini, 623 Saham Menguat
08 Apr 2026
Pemerintah Rilis Buku 0% Jelaskan Transformasi Pengentasan Kemiskinan