Prabowo Bawa Oleh-oleh Rp91,6 T dari Eropa, Apa Efeknya ke Ekonomi RI?
Judul: Prabowo Bawa Oleh-oleh Rp91,6 T dari Eropa, Apa Efeknya ke Ekonomi RI? Jakarta, Presiden Prabowo Subianto pulang dari lawatan ke Eropa dengan membawa kesepakatan investasi...
Jakarta, Presiden Prabowo Subianto pulang dari lawatan ke Eropa dengan membawa kesepakatan investasi senilai 4 miliar poundsterling atau setara Rp91,67 triliun.Angka tersebut mencuri perhatian publik kendati pertanyaan utamanya bukan sekadar seberapa besar nilai investasi, melainkan seberapa nyata dampaknya bagi perekonomian Indonesia.Analis Senior Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI) Ronny P Sasmita menilai dalam jangka pendek, hasil diplomasi ekonomi ini belum akan langsung terasa di kantong masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, ia melihat ada dampak penting dari sisi psikologis dan persepsi pasar terhadap ekonomi nasional.Lihat Juga :Danantara Disebut akan Kelola Lahan 28 Perusahaan yang Izinnya Dicabut
"Dari sisi jangka pendek, 'oleh-oleh' diplomasi ini dampaknya belum akan langsung terasa di kantong masyarakat, tetapi cukup penting untuk memperbaiki sentimen dan ekspektasi terhadap ekonomi nasional," ujar Ronny kepada .com, Senin (26/1).Menurutnya, kesepakatan investasi dengan Inggris memberi sinyal kuat bahwa Indonesia masih dipandang sebagai mitra strategis global, khususnya di sektor maritim.Persepsi ini berpotensi memengaruhi sikap investor internasional, nilai tukar rupiah, hingga kepercayaan pelaku usaha domestik. Dalam banyak kasus, perubahan sentimen justru menjadi faktor awal sebelum realisasi investasi benar-benar terjadi.Dalam jangka menengah, Ronny melihat potensi dampak yang lebih konkret, terutama dari rencana pembangunan 1.582 kapal ikan di dalam negeri. Ia menilai proyek ini dapat memicu efek berantai ke berbagai sektor, mulai dari industri galangan kapal, baja, komponen, hingga logistik dan kawasan pesisir.Lihat Juga :Riset: Laju Properti 2026 Moderat, Lapangan Padel Justru MeningkatProyeksi penyerapan tenaga kerja hingga 600 ribu orang dinilainya realistis, selama implementasi benar-benar berpihak pada kandungan lokal.Namun, Ronny menegaskan keberhasilan proyek bukan ditentukan oleh banyaknya nota kesepahaman yang ditandatangani, melainkan oleh konsistensi pelaksanaan di lapangan."Kuncinya bukan pada MoU, tapi eksekusi. Banyak negara jago tanda tangan, tapi tak banyak yang konsisten mengeksekusi," katanya.Selain sektor industri, Ronny juga menilai kerja sama pendidikan dengan 24 universitas Inggris sebagai bagian penting dari investasi jangka menengah-panjang.Lihat Juga :Purbaya Respons Tudingan Noel soal Ganggu 'Bandit': Saya Enggak PeduliMeski tidak langsung berdampak pada pertumbuhan ekonomi dalam waktu dekat, peningkatan kualitas sumber daya manusia dianggap krusial bagi daya saing Indonesia lima hingga 10 tahun ke depan, terutama di sektor maritim, teknologi, dan tata kelola pemerintahan.Ia juga menyoroti keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace untuk Gaza sebagai elemen soft power yang dapat memperkuat posisi geopolitik dan diplomasi ekonomi Indonesia.Dalam konteks ekonomi global, reputasi politik luar negeri yang aktif dan kredibel kerap menjadi modal tambahan untuk membuka akses pasar, memperluas kerja sama multilateral, dan meningkatkan kepercayaan mitra dagang.Kendati, Ronny mengingatkan hasil akhir diplomasi ekonomi Prabowo akan sangat ditentukan oleh kecepatan realisasi proyek, konsistensi kebijakan lintas kementerian, serta keberpihakan pada industri dan tenaga kerja domestik.Lihat Juga :Purbaya Longgarkan Aturan Pajak untuk Merger hingga Akuisisi BUMN"Kalau ketiganya jalan, ini bisa jadi salah satu diplomasi ekonomi paling produktif dalam satu dekade terakhir. Tapi kalau tidak, ya hasilnya hanya akan berupa foto bersama dan siaran pers aja," tegasnya.Di sisi lain, Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda mengingatkan publik agar tidak larut dalam euforia angka investasi. Menurutnya, narasi presiden membawa 'oleh-oleh' investasi sejatinya bukan hal baru dalam sejarah pemerintahan Indonesia."Cerita presiden bawa oleh-oleh investasi ini sudah ada sejak zaman Jokowi jadi Presiden," ujar Huda.Ia mencontohkan kunjungan Presiden ke-7 Jokowi ke Amerika Serikat (AS) yang sempat diklaim membawa komitmen investasi besar dari perusahaan milik Elon Musk.Lihat Juga :Purbaya soal Klaim Akan "Di-Noel-kan": Biar Saja, Saya Tak Terima UangNamun, hingga kini realisasi proyek tersebut belum terlihat jelas, baik dari sisi lokasi pabrik, penyerapan tenaga kerja, maupun dampaknya terhadap ekonomi daerah.Bagi Huda, persoalan utama terletak pada lemahnya tindak lanjut dari komitmen tersebut. Tanpa kebijakan yang konsisten dan eksekusi yang kuat, investasi hanya berhenti di level wacana.Ia juga menyoroti masih banyaknya pekerjaan rumah pemerintah, mulai dari isu lingkungan hingga praktik pungutan liar, yang dapat menggerus minat investor."Akhirnya, yang terjadi adalah hanya omon-omon saja, tidak ada dampak bagi ekonomi," katanya.
Presiden Prabowo Subianto membawa pulang kesepakatan investasi senilai 4 miliar poundsterling atau setara Rp91,67 triliun sepulang dari kunjungan ke Inggris, Swiss, dan Prancis.Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut salah satu capaian strategis tersebut adalah kerja sama investasi di bidang maritim dengan Inggris, termasuk pembangunan 1.582 kapal ikan yang akan diproduksi di dalam negeri dan diproyeksikan menyerap hingga 600 ribu tenaga kerja.Selain itu, Indonesia menjalin kerja sama pendidikan dengan 24 universitas terbaik di Inggris, khususnya di bidang kedokteran serta sains, teknologi, dan matematika (STEM). Indonesia juga resmi bergabung dalam Board of Peace untuk mendorong perdamaian di Gaza, Palestina.Dalam rangkaian lawatan itu, Prabowo juga memaparkan konsep ekonomi nasional 'Prabowonomics' di World Economic Forum (WEF) Davos, Swiss, serta memperkuat kerja sama strategis dengan Prancis di berbagai sektor.[Gambas:Video CNN] (del/sfr)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260126212207-532-1321340/prabowo-bawa-oleh-oleh-rp916-t-dari-eropa-apa-efeknya-ke-ekonomi-ri
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
14 Feb 2026
Bulog Bidik Ekspor ke Arab Saudi Lewat Beras Haji Nusantara
14 Feb 2026
Transmart Full Day Sale Korting Harga Barang Elektronik Besok
14 Feb 2026
MBG Perkuat Fondasi Ekonomi Nasional dan Dorong Pertumbuhan Inklusif
14 Feb 2026
Siap-siap, Transmart Full Day Sale Tebar Diskon 50% + 20% Lagi Besok
14 Feb 2026
Pemerintah Akan Naikkan Uang Jajan Peserta Maganghub
14 Feb 2026
Kilat Kuphi Resmikan Gerai Ketiga di Transmart Medan Fair