Efisiensi, Unilever Tekan Biaya Tenaga Kerja hingga 20 Persen
Judul: Efisiensi, Unilever Tekan Biaya Tenaga Kerja hingga 20 Persen Jakarta, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mengungkap langkah efisiensi besar pada struktur biaya operasional,...
Jakarta, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) mengungkap langkah efisiensi besar pada struktur biaya operasional, termasuk penyesuaian tenaga kerja yang menghasilkan penurunan biaya sumber daya manusia lebih dari 20 persen.Presiden Direktur Unilever Indonesia Benjie Yap menyebut kebijakan tersebut merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperkuat daya saing biaya."Kami telah menata ulang biaya tenaga kerja sehingga berhasil mengamankan penurunan lebih dari 20 persen. Hal ini memungkinkan struktur biaya kami lebih kompetitif, dengan manfaat yang mulai terasa sejak 2026," ujar Benjie dalam konferensi pers secara daring, Kamis (12/2).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan efisiensi itu merupakan bagian dari transformasi operasional yang lebih luas. Sepanjang 2025, perusahaan mencatat penguatan fundamental bisnis yang didorong peningkatan volume penjualan, kontribusi harga, serta efisiensi biaya produksi. Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan inti bisnis perusahaan semakin produktif dan kompetitif.Lihat Juga :Daftar Tempat Kerja Paling Bahagia di RI 2026, Ada Indofood hingga UGM
"Pada 2025, kami melihat fundamental bisnis yang lebih kuat. Volume tumbuh 4,8 persen, kontribusi harga 2,8 persen, dan kami mencatat peningkatan efisiensi biaya produksi per ton sebesar 10 persen berkat program transformasi dan produktivitas," katanya.Meski kinerja operasional membaik, tekanan eksternal seperti inflasi bahan baku, terutama minyak sawit, serta faktor nilai tukar tetap memengaruhi margin.Ia menyebut margin kotor kuartal IV-2025 sempat menurun karena biaya transformasi yang telah dikomunikasikan sebelumnya, namun biaya tersebut bersifat satu kali dan diharapkan memberi dampak positif pada 2026.Perusahaan juga menjalankan strategi efisiensi lain di rantai pasok, termasuk integrasi hulu rantai nilai sawit, peningkatan otomatisasi pabrik, pemanfaatan kecerdasan buatan untuk perawatan prediktif, serta penerapan lini produksi fleksibel berkecepatan tinggi.Selain itu, disiplin biaya pada pos operasional turut diperketat sehingga rasio beban biaya penjualan, umum, dan administrasi (SG&A) turun signifikan."Basis biaya kami kini lebih ramping, produktif, dan skalabel," ujar Benjie.[Gambas:Video CNN] (del/ins)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260212123542-92-1327430/efisiensi-unilever-tekan-biaya-tenaga-kerja-hingga-20-persen
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
13 Feb 2026
Bakal Akuisisi, Nagita Slavina Jadi Calon Pengendali VISI
13 Feb 2026
Daftar Saham Kena Depak MSCI, Apa Saja?
13 Feb 2026
Pertamina Catat 442 Kopdes Merah Putih Jual LPG dan Minyak Tanah
13 Feb 2026
IHSG Diramal Cerah Sambut Long Weekend Imlek
13 Feb 2026
KKP Tawarkan Swasta Garap 10 Ribu Ha Tambak Garam di Rote Ndao NTT
12 Feb 2026
Bank Mega Hadirkan Mega Travel Fair: Tawarkan Paket Wisata Menarik