Ekonomi 19 Feb 2026 7 views

Pintu Futures Hadirkan 5 Fitur Proteksi Trading Derivatif Crypto

Pintu Futures memperkenalkan lima fitur perlindungan untuk trading derivatif kripto di tengah koreksi harga Bitcoin. Bitcoin (BTC) mengalami penurunan tajam hampir 50 persen dari r...

Pintu Futures Hadirkan 5 Fitur Proteksi Trading Derivatif Crypto
Pintu Futures memperkenalkan lima fitur perlindungan untuk trading derivatif kripto di tengah koreksi harga Bitcoin. Bitcoin (BTC) mengalami penurunan tajam hampir 50 persen dari rekor tertingginya, dari US$126.210 pada Oktober 2025 menjadi sekitar US$68.000 per 16 Februari 2026.

Dalam kondisi pasar seperti ini, trading derivatif kripto dapat menjadi alternatif untuk memaksimalkan potensi keuntungan. Pintu Futures, produk trading derivatif aset kripto dari PT Pintu Kemana Saja (PINTU) yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menghadirkan lima fitur unggulan: Take Profit dan Stop Loss, Adjustable Leverage hingga 25x, Price Protection, Initial Margin Buffer, dan Stop Order.

Head of Product Marketing PINTU, Iskandar Mohammad, menyatakan bahwa trading derivatif kripto tidak hanya tentang mengejar keuntungan, tetapi juga mengontrol dan mengantisipasi risiko. "Sepanjang 2025 kami terus menghadirkan fitur inovatif untuk mendukung manajemen risiko trading derivatif, yang sekarang semuanya sudah bisa dimaksimalkan oleh pengguna Pintu Futures," kata Iskandar pada Kamis (19/2).

Fitur-fitur tersebut meliputi:
1. **Take Profit dan Stop Loss**: Memungkinkan pengaturan target profit dan batas rugi secara otomatis.
2. **Adjustable Leverage**: Trader dapat menyesuaikan tingkat leverage dari 1x hingga 25x sesuai strategi dan profil risiko.
3. **Price Protection**: Melindungi posisi dari *slippage* ekstrem saat pasar volatil, dengan tingkat toleransi yang bisa diatur (0,2%, 1%, atau 2,5%).
4. **Initial Margin Buffer (IM Buffer)**: Menambahkan margin cadangan ke posisi untuk mencegah likuidasi dini.
5. **Stop Order**: Melakukan order ketika harga mencapai level tertentu berdasarkan analisis teknikal, membantu mengelola risiko atau masuk pasar tanpa harus memantau harga terus-menerus.

Menurut data Coinglass, saat harga BTC jatuh ke level $60 ribu pada 6 Februari 2026, pasar kripto dihantam gelombang likuidasi sebesar $4,85 miliar, menyebabkan indeks *fear & greed* turun menjadi 6, terendah di awal tahun 2026.

Iskandar menambahkan, "Trading derivatif kripto memberikan fleksibilitas bagi trader di berbagai kondisi pasar, bisa mengambil posisi *long* jika yakin harga naik, atau posisi *short* jika menilai harga akan turun. Namun perlu diingat bahwa ini masuk ke dalam kategori produk investasi *high risk high return*, maka dari itu, selain terdapat fitur untuk manajemen risiko, menganalisis kondisi pasar dan menambah informasi juga sangat penting. Semua informasi mengenai kondisi pasar dan tips trading derivatif kripto kami berikan lewat platform edukasi Pintu Academy dan Pintu News."

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260219153216-625-1329692/pintu-futures-hadirkan-5-fitur-proteksi-trading-derivatif-crypto
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.