Rupiah Melemah ke Rp16.894 per Dolar AS Kamis Sore
Rupiah ditutup melemah pada Kamis (19/2) sore, berada di posisi Rp16.894 per dolar AS. Angka ini menunjukkan pelemahan 10 poin atau 0,06 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya....
Pergerakan mata uang di kawasan Asia menunjukkan variasi. Yen Jepang melemah 0,05 persen, baht Thailand menguat 0,51 persen, yuan China melemah 0,05 persen, peso Filipina melemah 0,25 persen, dan won Korea Selatan menguat 0,10 persen. Dolar Singapura menguat 0,03 persen, sedangkan dolar Hong Kong terpantau melemah 0,01 persen pada penutupan perdagangan sore.
Mata uang utama negara maju kompak menguat. Euro Eropa naik 0,20 persen, poundsterling Inggris menguat 0,16 persen, dan franc Swiss menguat 0,09 persen. Dolar Australia menguat 0,44 persen, dan dolar Kanada juga menguat 0,17 persen.
Analis Mata Uang Doo Financial Futures, Lukman Leong, menjelaskan bahwa pelemahan rupiah dipengaruhi oleh data ekonomi Amerika Serikat yang lebih baik. Namun, pelemahan tersebut tidak terlalu dalam berkat keputusan Bank Indonesia yang menahan BI Rate tetap di 4,75 persen pada Februari 2026.
Lukman menambahkan, "Langkah BI yang menahan suku bunga berhasil membalikkan sebagian pelemahan. Namun, rupiah diperkirakan masih sulit bangkit karena masih sangat terbuka opsi pemangkasan suku bunga oleh BI ke depannya, terlebih situasi yang tidak menentu di Iran tidak mendukung rupiah."
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260219163253-78-1329717/rupiah-melemah-ke-rp16894-per-dolar-as-kamis-sore
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
10 Apr 2026
Plastik Langka, Industri Minuman Kaji Beralih Kembali Pakai Botol Kaca
10 Apr 2026
IHSG Diprediksi Mendung Jelang Akhir Pekan
10 Apr 2026
Apakah Gaji Pensiunan PNS 2026 Naik?
10 Apr 2026
Insentif Motor Listrik Belum Cair? Ini Penjelasan Kemenperin
09 Apr 2026
Menhub Ungkap Prabowo Minta Garuda Gaet Saudia untuk Alasan Ini
09 Apr 2026
Pengusaha Soal Wacana Penghentian Restitusi Pajak: Perlu Dikaji Ulang