Ekonomi 20 Feb 2026 7 views

Ara Targetkan Groundbreaking Rusun Subsidi di Lahan Meikarta 8 Maret

Kementerian Perumahan dan Permukiman (PKP) menargetkan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di Meikarta pada 8 Maret 2026. Hal ini disamp...

Ara Targetkan Groundbreaking Rusun Subsidi di Lahan Meikarta 8 Maret
Kementerian Perumahan dan Permukiman (PKP) menargetkan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di Meikarta pada 8 Maret 2026. Hal ini disampaikan oleh Menteri PKP Maruarar Sirait, atau yang akrab disapa Ara, dalam keterangan resmi pada Kamis (19/2).

Ara menjelaskan bahwa groundbreaking ini merupakan bagian dari upaya percepatan dan terobosan yang sedang dilakukan oleh kementeriannya. Sebelumnya, pada Kamis (19/2), pihaknya telah melakukan diskusi strategis dengan Lippo Group di Jakarta mengenai rencana pembangunan rusun subsidi di kawasan Meikarta, Bekasi.

Pertemuan tersebut bertujuan untuk mempercepat penyediaan hunian vertikal bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan mendukung target Program 3 Juta Rumah.

Ara menegaskan bahwa Kementerian PKP akan mengambil langkah-langkah strategis, termasuk melakukan survei dengan metodologi yang baik dan benar untuk memahami kebutuhan serta preferensi konsumen sebelum pembangunan dimulai.

"Kami ingin memahami keinginan konsumen. Oleh karena itu, survei akan dilakukan dengan metodologi yang tepat dan sampel yang benar agar produk rusun subsidi ini benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat," imbuhnya.

Ia juga menekankan pentingnya kesiapan ekosistem pendukung hunian dari pembangunan rusun tersebut. "Kami juga akan melakukan survei terhadap ekosistem sekitar, seperti ketersediaan sekolah, rumah sakit, pasar, tempat kerja, hingga akses transportasi. Rusun subsidi ini tidak hanya bangunan, tetapi harus didukung lingkungan yang layak dan produktif bagi penghuninya," ujar Ara.

Pemerintah berharap pembangunan rusun subsidi di Meikarta dapat menjadi model penyediaan hunian vertikal terjangkau yang terintegrasi dengan fasilitas sosial, fasilitas umum, dan akses ekonomi bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Selain itu, Ara juga menyampaikan data dari BP Tapera yang menunjukkan bahwa pembiayaan rusun subsidi hanya terealisasi sebanyak 140 unit dalam lima tahun terakhir. "Data BP Tapera menunjukkan selama lima tahun ke belakang pembiayaan rusun subsidi hanya 140 unit. Ini sangat kecil. Dengan arahan Presiden Prabowo, kita harus melakukan terobosan. Salah satunya dengan memanfaatkan lahan Meikarta untuk menjadi rusun subsidi dengan target bisa mencapai 141 ribu unit," ungkapnya.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260220163654-92-1330089/ara-targetkan-groundbreaking-rusun-subsidi-di-lahan-meikarta-8-maret
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.