PMI Perkuat Sampoerna sebagai Pilar Strategi Global Jangka Panjang
Philip Morris International (PMI) menegaskan kembali komitmen jangka panjangnya untuk terus memperkuat PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna). PMI memandang Sampoerna sebagai pilar penti...
Presiden Asia Timur, Asia Tenggara, Pasifik, dan Global Travel Retail PMI, Vassilis Gkatzelis, menyatakan bahwa Sampoerna memperkuat rantai pasok regional. Investasi berkelanjutan perusahaan secara konsisten menciptakan lapangan kerja dan mendukung hilirisasi produk tembakau.
Saat ini, Sampoerna berfungsi sebagai pusat ekspor PMI untuk lebih dari 30 negara di kawasan Asia Pasifik, mencakup ekspor produk rokok konvensional maupun produk tembakau bebas asap. "PMI memandang Sampoerna sebagai pilar penting dalam transformasi perusahaan dan bagian dari komitmen jangka panjang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Upaya ini memadukan skala bisnis, inovasi, dan kontribusi sosial untuk mewujudkan kemajuan usaha yang berkelanjutan," ujar Vassilis dalam keterangan tertulis pada Rabu (25/2).
Sejak 2008, PMI telah menginvestasikan sebesar US$6,4 miliar di Indonesia, termasuk pembangunan fasilitas produksi produk tembakau bebas asap di Karawang senilai Rp5,3 triliun. Pabrik di Karawang adalah fasilitas ketujuh di dunia dan yang pertama di Asia Tenggara, dilengkapi dengan laboratorium pengujian dan analisis berstandar global yang canggih.
"Fasilitas ini merupakan satu-satunya laboratorium canggih PMI di seluruh Asia dan didukung oleh sekitar 200 tenaga ahli Indonesia yang berkualifikasi tinggi," kata Vassilis, yang sebelumnya menjabat sebagai Presiden Direktur Sampoerna pada 2022-2024.
Vassilis menambahkan, Sampoerna yang kini berusia 113 tahun mengelola sembilan fasilitas produksi langsung dan 43 Mitra Produksi Sigaret. Perusahaan menyerap lebih dari 90.000 tenaga kerja serta bermitra dengan belasan ribu petani tembakau dan cengkih. Untuk produk bebas asap, Sampoerna telah menjalin kemitraan dengan lebih dari 600 UMKM di 20 kota dengan dukungan jaringan SRC, menciptakan lebih dari 1.300 lapangan kerja baru di sektor tersebut.
Riset Litbang Kompas tahun 2025 menunjukkan dampak ekonomi tahunan Sampoerna mencapai Rp204,1 triliun, setara dengan sekitar 1% dari total Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Setiap Rp1.000 yang dihasilkan dari aktivitas bisnis perusahaan mampu menggerakkan nilai ekonomi hingga Rp1.700, mencerminkan rasio multiplier yang kuat dalam ekosistem bisnis mereka.
Sampoerna juga fokus mendukung kemandirian ekonomi rakyat melalui pengembangan sektor UMKM. Inisiatif ini dijalankan lewat Sampoerna Retail Community (SRC) dan Sampoerna Entrepreneurship Training Center (SETC) di bawah payung Program Keberlanjutan Sampoerna untuk Indonesia. Jaringan SRC saat ini telah menaungi lebih dari 250.000 toko kelontong di seluruh Indonesia, sementara SETC telah memberikan pelatihan kepada lebih dari 97.000 peserta sejak awal berdiri.
Dalam pengembangan talenta, Vassilis menilai Sampoerna berhasil mencetak tenaga profesional yang kini mendukung operasional PMI di 39 negara, tersebar di berbagai bidang seperti teknologi informasi, keuangan, dan rantai pasokan. "Sampoerna menyediakan tenaga profesional berkualitas di bidang teknologi informasi, keuangan, sumber daya manusia, dan rantai pasokan. Hal ini memposisikan Indonesia sebagai pusat kapabilitas regional sekaligus mengangkat talenta lokal di panggung global," tuturnya. Sekitar 70 karyawan Sampoerna saat ini bertugas di luar negeri dalam berbagai posisi kepemimpinan strategis, membuktikan komitmen perusahaan dalam menyiapkan pemimpin masa depan yang kompetitif.
Vassilis mengapresiasi dukungan Pemerintah Indonesia dalam menjaga stabilitas ekonomi dan keberlanjutan industri. Penindakan tegas terhadap rokok ilegal dinilai sangat penting untuk menjamin persaingan usaha yang adil. "Semua inisiatif Sampoerna berlandaskan pada Filosofi Tiga Tangan yang memastikan manfaat bagi konsumen dewasa; karyawan, mitra usaha, dan pemegang saham; serta masyarakat luas demi menciptakan kemajuan yang inklusif dan berkelanjutan," pungkas dia.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260225143503-625-1331682/pmi-perkuat-sampoerna-sebagai-pilar-strategi-global-jangka-panjang
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
09 Apr 2026
Usul Peserta Magang RI Naik 50%, Menaker Tunggu Kepastian Anggaran
09 Apr 2026
IHSG Menguat ke 7.307 Meski Mayoritas Saham Merah
09 Apr 2026
Rupiah Loyo ke Rp17.090 per Dolar AS Kamis Sore
09 Apr 2026
Menteri Dody Buka Suara usai Kejati DKI Datangi Kantor Kementerian PU
09 Apr 2026
OJK Usul Pemohon Sertifikat Halal Wajib Pakai Layanan Keuangan Syariah
09 Apr 2026
HdanM Bakal Tutup 160 Gerai Tahun Ini, Ini Alasannya