Ekonomi 04 Mar 2026 5 views

IHSG Amblas Lebih dari 4 Persen, Ini Dua Biang Keroknya

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat anjlok 365 poin atau 4,6 persen ke level 7.574 pada Rabu (4/3) pukul 15.04 WIB. Penurunan tajam ini disebabkan oleh dua faktor utama. Ana...

IHSG Amblas Lebih dari 4 Persen, Ini Dua Biang Keroknya
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat anjlok 365 poin atau 4,6 persen ke level 7.574 pada Rabu (4/3) pukul 15.04 WIB. Penurunan tajam ini disebabkan oleh dua faktor utama.

Analis Teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, menjelaskan bahwa koreksi agresif IHSG hari ini sejalan dengan pergerakan bursa global yang juga berada di zona merah. Secara teknikal, IHSG masih dalam fase *downtrend*.

"Dari sentimen, sebenarnya masih seputar geopolitik di Timur Tengah, di mana diperkirakan mulai meluas dan juga adanya penutupan dari Selat Hormuz yang memicu kekhawatiran investor akan suplai minyak mentah ke depannya," ujar Herditya.

Selain konflik Timur Tengah, Herditya juga menyoroti sentimen baru dari Fitch Ratings yang merevisi *outlook* utang Indonesia dari stabil menjadi negatif. "Kemudian terdapat *downgrade* dari Fitch Ratings yang merevisi *outlook* Indonesia dari stabil ke negatif, di mana dikhawatirkan terjadi *outflow* kembali dari IHSG," tambahnya.

Dengan sentimen tersebut, Herditya memperkirakan IHSG akan menguji *support* krusial di 7.481. Jika level tersebut tertembus, IHSG berpotensi menguji level 7.140-7.265.

Sementara itu, Analis Senior Teknikal Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Nafan Aji, menyatakan bahwa IHSG berada di zona merah karena konflik di kawasan Timur Tengah menimbulkan sentimen *risk-off* atau penghindaran aset berisiko.

Menurut Nafan, kondisi ini masih akan berlanjut seiring dengan faktor geopolitik global serta kekhawatiran pasar terhadap inflasi dan volatilitas pasar. "Jika berkepanjangan, perang itu dapat menekan perekonomian sebab ongkos logistik meningkat dan menekan peluang ekspor," jelas Nafan.

Nafan juga menegaskan bahwa IHSG berada di zona negatif karena adanya sentimen Fitch Ratings yang merevisi *outlook* Indonesia. "Fitch Ratings merevisi *outlook* Indonesia menjadi negatif dari stabil dan masih menegaskan peringkat BBB sehingga IHSG masih berada di zona negatif," terangnya.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260304152949-92-1334296/ihsg-amblas-lebih-dari-4-persen-ini-dua-biang-keroknya
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.