Industri Asuransi Hadapi Tantangan, IFG Perkuat Transformasi
Judul: Industri Asuransi Hadapi Tantangan, IFG Perkuat Transformasi Jakarta, Indonesia Financial Group (IFG) berkomitmen untuk memperkuat transformasi bisnis di tengah tantangan i...
Jakarta, Indonesia Financial Group (IFG) berkomitmen untuk memperkuat transformasi bisnis di tengah tantangan industri asuransi dan penjaminan yang lebih kompleks tahun ini, baik dari sisi kondisi makroekonomi maupun perubahan regulasi.Sekretaris Perusahaan IFG Denny S Adji menyampaikan bahwa tekanan nilai tukar yang meningkatkan volatilitas pasar keuangan serta perlambatan daya beli dan aktivitas UMKM menjadi faktor yang perlu diantisipasi oleh pelaku industri keuangan, termasuk sektor asuransi dan penjaminan."Untuk merespons berbagai dinamika tersebut, IFG pada 2026 akan berfokus pada penguatan daya saing dan penguatan eksekusi bisnis melalui agenda transformasi grup," ujar Denny dalam Buka Puasa bersama Media di Senayan, Jakarta, Jumat (13/3) lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, industri juga menghadapi tantangan dari sisi rasio klaim, khususnya pada lini asuransi kesehatan. Berdasarkan data industri, pertumbuhan klaim asuransi kesehatan tercatat mencapai sekitar 22 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan premi yang hanya sekitar 3 persen, sehingga memberikan tekanan terhadap profitabilitas industri.Lihat Juga :25 Perusahaan Asuransi Izinnya Dicabut Sejak 2011
Oleh sebab itu, melalui tema transformasi Solidify Group Transformation, IFG akan mendorong sejumlah langkah strategis, antara lain penguatan organisasi melalui transformasi sumber daya manusia dan budaya perusahaan yang semakin berorientasi pada pelanggan, selaras dengan semangat pelayanan dalam ekosistem Danantara Indonesia.Selain itu, IFG juga berkomitmen akan terus mengoptimalkan kinerja program penugasan pemerintah serta memperkuat sinergi bisnis di dalam grup melalui pengembangan berbagai kanal distribusi, baik direct channel, korporasi, agen, maupun digital.
"Melalui langkah-langkah tersebut, IFG berharap dapat terus memperkuat peran industri asuransi dan penjaminan sebagai instrumen penting dalam mendukung stabilitas ekonomi serta pertumbuhan sektor riil di Indonesia," tutup Denny.Sepanjang 2025, IFG mencatatkan kinerja yang tetap positif. Secara konsolidasi, pendapatan terealisasi sekitar Rp11,47 triliun dari target Rp11,21 triliun, atau mencapai sekitar 102 persen dari target yang ditetapkan.[Gambas:Video CNN] (ldy/sfr)
Add
as a preferred source on Google
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260315075136-78-1338164/industri-asuransi-hadapi-tantangan-ifg-perkuat-transformasi
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
07 Apr 2026
Segera Dibuka, Purbaya Tawarkan 380 Lowongan Bea Cukai ke Lulusan SMA
07 Apr 2026
Prabowo Panggil Airlangga hingga Gubernur BI ke Istana Sore Ini
07 Apr 2026
Purbaya Buka-bukaan Alasan Tak Naikkan Harga BBM
07 Apr 2026
Menaker Minta Perusahaan AS di RI Umumkan Lowongan Kerja ke Pemerintah
07 Apr 2026
Kondisi Pupuk RI Dijamin Aman di Tengah Penutupan Selat Hormuz
07 Apr 2026
OJK Ungkap Nilai Transaksi Aset Kripto 2025 Lesu Jadi Rp482,23 T