Ladang Gas Terbesar Dunia di UEA Setop Operasi Usai Diserang Drone
Judul: Ladang Gas Terbesar Dunia di UEA Setop Operasi Usai Diserang Drone Jakarta, Operasi di ladang gas Shah milik Uni Emirat Arab (UEA) untuk sementara dihentikan menyusul seran...
Jakarta, Operasi di ladang gas Shah milik Uni Emirat Arab (UEA) untuk sementara dihentikan menyusul serangan drone pada Senin (16/3).Otoritas setempat dilaporkan telah berhasil mengendalikan dan memadamkan kebakaran di salah satu ladang gas terbesar di dunia tersebut.Berdasarkan laporan Reuters yang mengutip kantor media Abu Dhabi, otoritas menyatakan tidak ada korban luka dalam insiden ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ladang gas Shah merupakan salah satu yang terbesar di dunia dan berlokasi sekitar 180 kilometer di barat daya Abu Dhabi," tulis laporan Reuters, dikutip Selasa (17/3).Lihat Juga :Ketua GP Ansor Addin Jauharudin Resmi Jadi Komisaris BSI
Situs ADNOC dan data Energy Institute mencatat pabrik gas Shah memiliki kapasitas produksi 1,28 miliar kaki kubik standar gas per hari, sekitar seperlima dari total produksi UAE, serta 4,2 juta ton sulfur per tahun atau sekitar 5 persen dari pasokan global.Produksi minyak harian UEA dilaporkan turun lebih dari setengahnya akibat konflik AS-Israel melawan Iran yang berujung pada penutupan Selat Hormuz.Dua sumber Reuters mengungkap rentetan peristiwa tersebut memaksa perusahaan minyak pemerintah UEA, ADNOC, melakukan penghentian produksi secara luas.Operasi pemuatan minyak di Pelabuhan Fujairah, salah satu terminal ekspor utama UEA, juga sempat dihentikan dua kali dalam beberapa hari terakhir akibat insiden serangan drone terpisah. Namun, sebagian aktivitas pemuatan minyak di lokasi tersebut kini telah kembali berjalan.[Gambas:Video CNN] (dhz/pta)
Add
as a preferred source on Google
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260317113903-85-1338944/ladang-gas-terbesar-dunia-di-uea-setop-operasi-usai-diserang-drone
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
07 Apr 2026
Pemerintah Batasi Kenaikan Harga Tiket Pesawat Maksimal 13 Persen
07 Apr 2026
Rupiah Rontok ke Rp17.080, Kompak Merah dengan Mata Uang Lain
07 Apr 2026
Purbaya Pertimbangkan Pungut Pajak Pedagang Online di Pertengahan 2026
07 Apr 2026
Angkasa Pura Minta Maaf soal Atap Terminal 3 Bandara Soetta Ambruk
07 Apr 2026
Dibanding Negara Selevel, Seberapa Tangguh RI Hadapi Gejolak Global?
07 Apr 2026
Evakuasi KA Bangunkarta Rampung, Jalur Lintas Bumiayu Kembali Normal