Ekonomi 17 Mar 2026 4 views

Jurus Berbagai Negara Hadapi Krisis Energi: WFH-Majukan Libur Lebaran

Judul: Jurus Berbagai Negara Hadapi Krisis Energi: WFH-Majukan Libur Lebaran Daftar Isi China: Jepang Korea Selatan India Vietnam Thailand Filipina dan Pakistan Bangladesh Denmark...

Jurus Berbagai Negara Hadapi Krisis Energi: WFH-Majukan Libur Lebaran
Judul: Jurus Berbagai Negara Hadapi Krisis Energi: WFH-Majukan Libur Lebaran

Daftar Isi
China:
Jepang
Korea Selatan
India
Vietnam
Thailand
Filipina dan Pakistan
Bangladesh
Denmark
Inggris
Negara Eropa
Jakarta, Berbagai negara memutar otak menghadapi ancaman krisis energi. Strategi menghemat energinya bermacam-macam, bahkan beberapa terkesan unik, misalnya memajukan libur Lebaran, cawe-cawe harga BBM hingga menyerukan masyarakat penggunaan baju lengan pendek.Di Indonesia, pemerintah mengkaji sejumlah langkah efisiensi BBM di tengah lonjakan harga energi global akibat perang Iran melawan Amerika Serikat (AS) dan Israel.Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah membuka kemungkinan berbagai opsi untuk menghemat konsumsi BBM, termasuk wacana penerapan sistem empat hari kerja.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum ada keputusan yang pasti, karena semua alternatif dalam kondisi yang tidak stabil begini. Harus kita mencari berbagai alternatif," ujar Bahlil di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (12/3).Lihat Juga :Mengenal Pulau Kharg, Pusat Minyak yang Tangani 90 Persen Ekspor Iran
Ia menegaskan pemerintah saat ini masih mempelajari sejumlah skema efisiensi energi yang dapat diterapkan di dalam negeri.Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto juga meminta masyarakat menghemat penggunaan BBM di tengah ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah."Saya kira bisa kita kaji masalah ini, saya kira kita harus upaya lakukan penghematan," ujar Prabowo dalam Sidang Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3).Harga minyak dunia melonjak setelah konflik Iran melawan AS dan Israel memicu ketegangan di kawasan Timur Tengah, termasuk penutupan Selat Hormuz yang menjadi jalur penting distribusi energi global.CNBC International melaporkan kenaikan harga energi tersebut mendorong berbagai negara mengambil langkah untuk menekan konsumsi bahan bakar dan menjaga stabilitas pasokan bahan bakarnya.Lihat Juga :Ladang Gas Terbesar Dunia di UEA Setop Operasi Usai Diserang DroneBerikut sejumlah langkah yang diambil berbagai negara:China:China memerintahkan kilang minyak untuk menghentikan ekspor bahan bakar olahan guna mengantisipasi potensi kekurangan pasokan domestik. Larangan ini mencakup pengiriman bensin, solar, dan bahan bakar penerbangan.JepangJepang mempertimbangkan pembatasan harga bahan bakar untuk meredam dampak kenaikan biaya energi. Pemerintah menargetkan harga bensin rata-rata tidak melebihi 170 yen per liter, di tengah potensi kenaikan hingga 200 yen per liter. Jepang juga melepas cadangan minyaknya secara sepihak untuk menjaga pasokan.Korea SelatanKorea Selatan menetapkan batas harga bahan bakar guna menahan lonjakan harga di dalam negeri yang dipicu kondisi pasar global yang tidak stabil.IndiaIndia menginstruksikan kilang minyak untuk memprioritaskan distribusi LPG bagi sekitar 330 juta rumah tangga yang menggunakan gas sebagai bahan bakar utama memasak, dibandingkan untuk kebutuhan komersial.VietnamPemerintah mendorong kebijakan kerja dari rumah (work from home) guna menekan konsumsi energi, terutama penggunaan listrik dan transportasi.ThailandPemerintah Thailand juga menerapkan kebijakan WFH. Selain itu, PNS diminta menggunakan tangga alih-alih lift, mengurangi penggunaan AC, serta mengenakan kemeja lengan pendek untuk menghemat energi.
Filipina dan PakistanFilipina dan Pakistan menerapkan sistem empat hari kerja bagi pegawai pemerintah untuk mengurangi konsumsi bahan bakar.BangladeshBangladesh memajukan jadwal libur Idulfitri dan menutup kampus lebih awal guna menekan penggunaan energi.DenmarkPemerintah meminta masyarakat mengurangi penggunaan energi dan membatasi penggunaan kendaraan pribadi di tengah lonjakan harga minyak.InggrisPemerintah Inggris menyiapkan paket bantuan alias bansos sebesar 53 juta poundsterling bagi keluarga rentan yang terdampak kenaikan harga energi. Pemerintah juga menetapkan batas tagihan energi rumah tangga serta memperpanjang pembatasan pajak bahan bakar hingga September.Negara EropaBeberapa negara Eropa turut mengambil langkah pengendalian harga energi. Hungaria menetapkan batas harga bahan bakar, sementara Austria dan Jerman membatasi kenaikan harga harian. Prancis juga melakukan inspeksi untuk mencegah praktik penimbunan atau kenaikan harga berlebihan.[Gambas:Video CNN] (lau/pta)
Add
as a preferred source on Google

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260317114822-85-1338946/jurus-berbagai-negara-hadapi-krisis-energi-wfh-majukan-libur-lebaran
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.