Kejar Transisi Energi, Prabowo akan Tutup 13 Pembangkit Listrik Diesel
Presiden RI Prabowo Subianto menargetkan penutupan 13 Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) sebagai bagian dari upaya transisi menuju energi terbarukan. Rencana ini sejalan denga...
Prabowo menyatakan bahwa program elektrifikasi 100 GW diharapkan dapat tercapai dalam dua tahun. Dengan demikian, tidak akan ada lagi pembangkit listrik yang menggunakan diesel atau solar. "Nanti tidak boleh ada lagi pembangkit listrik menggunakan diesel, solar. Dengan itu kita akan tutup pembangkit listrik tenaga diesel 13 buah, yang di PLN akan kita tutup," kata Prabowo saat meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial berbasis listrik milik PT VKTR Sakti Industries di Magelang, Jawa Tengah, pada Kamis (9/4).
Langkah penutupan PLTD ini diperkirakan dapat menghemat penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) hingga 200 ribu barel per hari. Prabowo menyebutkan bahwa saat ini Indonesia masih mengimpor sekitar 1 juta barel BBM per hari.
"Dengan kita tutup PLTD, kita menghemat langsung 20 persen dan dengan nanti 100 gigawatt kita juga akan menghemat sangat, sangat besar mungkin kita 2/3 tahun lagi tidak perlu impor BBM sama sekali," jelasnya.
Prabowo memang gencar mendorong peralihan energi dari BBM ke energi terbarukan. Pada kesempatan lain, ia menekankan pentingnya Indonesia memproduksi listrik sebesar 100 gigawatt untuk mencapai swasembada energi.
Dalam peresmian Groundbreaking Ekosistem Industri Baterai Kendaraan Listrik Terintegrasi di Karawang, yang memiliki kapasitas 15 gigawatt hour (GWh) per tahun, Prabowo menyatakan bahwa proyek semacam ini harus terus digencarkan. "Kita butuh kalau tidak salah para pakar laporan sama saya untuk benar-benar mandiri kita perlu mungkin 100 gigawatt," ujarnya dalam pidatonya.
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260409133959-85-1346055/kejar-transisi-energi-prabowo-akan-tutup-13-pembangkit-listrik-diesel
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
09 Apr 2026
Prabowo Mau RI Investasi Besar-besaran Olah Sawit-Jelantah Jadi Avtur
09 Apr 2026
TASPEN Raih Apresiasi Investor Strategis Surat Utang Negara Tahun 2025
09 Apr 2026
Tak Bisa Parsial, DSN Dorong Integrasi Lintas Sektor Ekonomi Syariah
09 Apr 2026
BI: Bank Syariah Lebih Bisa Bertahan dari 'Goyangan Luar'
09 Apr 2026
Momen Prabowo Resmikan Pabrik Perakitan Kendaraan Listrik Pertama RI
09 Apr 2026
DSN Ungkap Dua Prinsip yang Harus Dipatuhi Industri Syariah