Ekonomi 11 May 2026 9 views

Bos OJK Buka Suara Jelang Pengumuman MSCI Selasa Besok

Jakarta, Penyedia indeks saham global, Morgan Stanley Capital International (MSCI) akan menyesuaikan sejumlah saham Indonesia yang menjadi konstituen indeksnya.Ketua Dewan Komision...

Bos OJK Buka Suara Jelang Pengumuman MSCI Selasa Besok
Jakarta, Penyedia indeks saham global, Morgan Stanley Capital International (MSCI) akan menyesuaikan sejumlah saham Indonesia yang menjadi konstituen indeksnya.Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi mengatakan hasil peninjauan indeks tersebut dijadwalkan diumumkan besok, Selasa (12/5).Ia memastikan tidak terdapat penambahan saham baru asal Indonesia dalam peninjauan indeks MSCI kali ini. Meski demikian, ia menyebut ada kemungkinan beberapa saham Indonesia justru dikeluarkan dari indeks tersebut.

"Besok pengumumannya kita tunggu, kan mereka sudah bilang meng-freeze kan. Jadi, enggak ada yang baru yang masuk, tapi yang lama mungkin akan keluar," ungkapnya mengutip detikcom, Senin (11/5).Lebih lanjut, ia menyebut akan ada konsekuensi pelemahan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Namun menurutnya, dampak rebalancing MCSI terhadap indeks tidak akan berkepanjangan.
7 Jurus BI Redam Pelemahan Rupiah yang Sempat Tembus Rp17.400"Semoga ini bisa kita antisipasi dengan baik lah, karena kan saya udah beberapa kali bilang, bahwa dengan perbaikan reformasi integritas yang kita lakukan, pasti ada dampaknya, dan kalaupun ada penyesuaian jangka pendek, kita melihat ini sebagai shorten pain lah, tapi insya Allah long term gain," imbuhnya.Di sisi lain, ia memastikan reformasi transparansi yang dilakukan otoritas akan memperbaiki fundamental pasar modal. Ia optimistis pasar modal Indonesia akan tumbuh lebih baik ke depannya."Jadi, kalau kita mau lakukan perbaikan, itu supaya kita kan melakukan perbaikan fundamental," pungkasnya.Lihat Juga :Bos OJK Lapor ke Prabowo Biang Kerok Investor Kabur dari Bursa RISeelumnya, MSCI beberapa waktu lalu mengumumkan untuk mempertahankan pembekuan rebalancing Mei 2026 dan mengeluarkan saham-saham RI yang masuk kategori high shareholding concentration (HSC) dari indeksnya. Saat ini, MSCI juga masih mengkaji dampak sejumlah reformasi pasar modal terhadap aksesibilitas investasi di RI.Selain itu, MSCI juga akan menggunakan data keterbukaan pemegang saham di atas 1 persen untuk menyesuaikan estimasi free float. MSCI juga tidak akan memasukkan data dari sumber dan keterbukaan baru hingga kajiannya selesai."Pendekatan ini dilakukan untuk membatasi perputaran indeks dan risiko investabilitas, sekaligus memberi waktu untuk evaluasi lebih lanjut atas reformasi yang baru diumumkan," tulis pengumuman MSCI, Selasa (21/4).Lihat Juga :OJK Bertemu Lagi dengan MSCI, Ini HarapannyaBaca berita lengkapnya di sini (tim/dal)

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260511220906-92-1357639/bos-ojk-buka-suara-jelang-pengumuman-msci-selasa-besok
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.