Zulhas Telepon Bos BGN Minta Penyerapan Telur MBG Ditambah
Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan alias Zulhas meminta Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana agar penyerapan telur dalam program Makan Bergizi Gr...
Dalam kesempatan itu, Zulhas langsung menelepon Dadan untuk meminta tambahan penyerapan telur lewat program MBG.Lihat Juga :BI Bongkar Penyebab Dolar AS Makin Laku Keras Saat Rupiah Rontok
"Ini harga telur di bawah HET. Ada permohonan dari para peternak petelur. BGN beberapa hari ini pakai telur dulu Pak, agar bisa sesuai HET," ujar Zulhas kepada Dadan melalui sambungan telepon.Permintaan itu langsung direspons Dadan yang menyatakan siap mendorong penggunaan telur dalam menu MBG. "Iya, didorong," jawab Dadan.Zulhas mengatakan tambahan penyerapan telur dibutuhkan agar harga di tingkat peternak tidak terus jatuh. Menurut dia, pemerintah harus menjaga keseimbangan antara kepentingan konsumen dan keberlangsungan usaha peternak."HET itu konsumen enggak terlalu berat, tapi peternaknya enggak tutup. Tapi kalau terlalu murah peternaknya tutup, ya tentu konsumen senang, harganya murah," katanya.Ia menjelaskan saat ini harga telur di pasar konsumen sebenarnya masih relatif terkendali, yakni sekitar Rp27 ribu per kg. Namun, harga di tingkat peternak sudah turun jauh di bawah harga acuan.Lihat Juga :Gaphura Teriak Tiket Pesawat Naik: Pembatalan Jemaah Capai 50 Persen"Harga di peternak itu biasanya kan mereka terima Rp23 ribu per kg, sekarang terimanya ada yang Rp20 ribu per kg," ujar Zulhas.Di sisi lain, peternak juga menghadapi kenaikan harga pakan karena harga jagung masih tinggi. Untuk menekan biaya produksi, Zulhas mengaku telah meminta Bulog segera melepas cadangan jagung pemerintah ke sentra-sentra peternak dengan harga subsidi."Saya sudah telepon Dirut Bulog (Ahmad Rizal Ramdhani) agar segera dilepas cadangan jagungnya Bulog, ratusan ribu tonnya ya. Dengan harga subsidi, ke sentra-sentra peternak petelur," katanya.Zulhas juga mengakui penyerapan telur dalam program MBG saat ini belum maksimal karena menu makanan di sekolah dibuat bergantian dan menyesuaikan pilihan masing-masing daerah maupun satuan pendidikan.Lihat Juga :Daftar 54 Saham RI yang Masih Bertahan di MSCI Usai RebalancingMenurut dia, menu MBG tidak hanya menggunakan telur, tetapi juga memakai bahan pangan lain seperti ikan lele, ayam, hingga daging. Ia mengatakan sekolah-sekolah kini dapat menentukan menu MBG sesuai kebutuhan masing-masing."Ada macam-macam. Sekolah-sekolah kan sekarang bisa mesen menu," lanjutnya.Meski demikian, pemerintah mengusulkan penggunaan telur ditambah sementara waktu menjadi dua kali dalam sepekan untuk membantu menstabilkan harga telur di tingkat peternak."Tapi kalau ada stabilisasi (harga) begini, kita usul seminggu ini dua (kali pemakaian telur). Kalau seminggu ini dua, minggu depan udah," katanya.Sebelumnya, pemerintah mencatat harga telur ayam ras di pasar konsumen masih berada di kisaran Rp27 ribu per kg atau sesuai acuan pemerintah. Namun, harga telur di tingkat peternak turun hingga sekitar Rp22.500 per kg, di bawah harga acuan pembelian produsen sebesar Rp26.500 per kg.
(del/ins)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260513133348-92-1358222/zulhas-telepon-bos-bgn-minta-penyerapan-telur-mbg-ditambah
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Pupuk Indonesia Salurkan Hewan Kurban untuk 152 Ribu Penerima Manfaat
28 May 2026
Harga Meledak, Kambing Kurban di Gaza Capai Rp106 Juta per Ekor
28 May 2026
HUT ke-31, Telkomsel Tegaskan Semangat "Melayani Sepenuh Hati"
28 May 2026
Pertamina Berbagi Lebih dari 4.400 Hewan Kurban di Momen Iduladha 2026
28 May 2026
Dari Sumatra ke Nusa Tenggara, BNI Salurkan 1.200 Kurban Iduladha 2026
28 May 2026
Pimpinan Bank Mandiri Hadiri Nobar Film 'Semua Akan Baik-baik Saja'