Bank Raya Dorong Pembiayaan Inklusif dan Efisiensi Energi Operasional
Jakarta, PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) menyebut arah bisnisnya yang terintegrasi dengan prinsip keberlanjutan, termasuk dalam mendorong kredit usaha berkelanjutan melalui pembi...
Capaian ini mencerminkan peran aktif Bank Raya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan melalui penguatan pembiayaan UMKM, transformasi digital perbankan, serta penerapan prinsip ESG secara konsisten.Lihat Juga :OJK Buka Suara MSCI Tendang 18 Saham RI: Tak Penuhi Kriteria Global
Komitmen ini juga turut menjadi pendorong pertumbuhan bisnis digital. Pada akhir tahun 2025 Bank Raya mencatatkan realisasi digital saving sebesar Rp2,20 triliun atau tumbuh signifikan sebesar 66,7% (yoy).Sejalan dengan strategi green banking melalui optimalisasi layanan digital, Bank Raya juga memperkuat portofolio investasinya melalui kepemilikan green bond. Selain itu, Bank Raya juga mendorong penerapan prinsip green banking pada sisi pembiayaan maupun operasional, antara lain melalui kebijakan kredit yang lebih selektif dan berorientasi pada kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan, peningkatan efisiensi energi dan penggunaan sumber daya, serta penguatan pengelolaan dampak lingkungan dari aktivitas perbankan."Kami meyakini bahwa pertumbuhan bisnis yang berkualitas harus berjalan seiring dengan tanggung jawab terhadap lingkungan dan masyarakat. Melalui penguatan pembiayaan UMKM, inovasi digital, serta implementasi prinsip ESG, Bank Raya berkomitmen untuk terus menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan," kata Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan Sumber Daya Manusia Bank Raya Danar Widyantoro.Lihat Juga :BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar ASDari sisi lingkungan, pada tahun 2025 Bank Raya berhasil menurunkan konsumsi energi listrik menjadi 748.156 kWh atau turun sebesar 40,41% dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, Bank Raya juga berhasil menurunkan penggunaan air menjadi 5.599 m3 atau turun sebesar 9,4% dibandingkan tahun sebelumnya.Bank Raya juga telah meluncurkan Pantura Greenbelt Program untuk penanaman 3.500 bibit pohon bakau dari setiap transaksi keuangan nasabah di Aplikasi Raya. Sabuk hijau ini diharapkan mampu berkontribusi pada lingkungan sekitar dan menyerap karbon sebanyak 28 tCO2/tahun.Dalam aspek sosial, Bank Raya meningkatkan kapabilitas sumber daya manusia melalui sertifikasi dan pelatihan ESG, serta memperkuat perlindungan hak asasi manusia di lingkungan kerja. Selain itu, program literasi keuangan melalui kanal media sosial telah dilakukan sebanyak 36 kali atau rata-rata tiga kali per bulan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap pengelolaan keuangan. (sur/tim/sur)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260513140635-625-1358243/bank-raya-dorong-pembiayaan-inklusif-dan-efisiensi-energi-operasional
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Pupuk Indonesia Salurkan Hewan Kurban untuk 152 Ribu Penerima Manfaat
28 May 2026
Harga Meledak, Kambing Kurban di Gaza Capai Rp106 Juta per Ekor
28 May 2026
HUT ke-31, Telkomsel Tegaskan Semangat "Melayani Sepenuh Hati"
28 May 2026
Pertamina Berbagi Lebih dari 4.400 Hewan Kurban di Momen Iduladha 2026
28 May 2026
Dari Sumatra ke Nusa Tenggara, BNI Salurkan 1.200 Kurban Iduladha 2026
28 May 2026
Pimpinan Bank Mandiri Hadiri Nobar Film 'Semua Akan Baik-baik Saja'