BEI Janjikan ETF Emas Tetap Meluncur di Tengah Gejolak Pasar
Jakarta, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan pengembangan produk baru di pasar modal tetap berjalan di tengah gejolak pasar dan tekanan terhadap Indeks Harga Saham Gabungan (I...
Selain ETF emas, BEI juga tengah menyiapkan pengembangan produk derivatif dengan tambahan underlying baru.Lihat Juga :Bakom: Jika Tanpa Intervensi, Rupiah Sudah Rp18 Ribu per Dolar AS
"Kemudian produk-produk derivatif dengan tambahan underlying itu juga akan terus jalan sesuai dengan schedule," katanya.Jeffrey mengatakan pengembangan produk tetap menjadi prioritas di tengah volatilitas pasar keuangan global dan meningkatnya ketidakpastian di pasar domestik.Menurutnya, diversifikasi instrumen investasi diperlukan agar pasar modal Indonesia semakin dalam dan mampu menarik lebih banyak partisipasi investor.BEI juga optimistis pasar modal domestik tetap memiliki basis investor yang kuat. Hingga pekan lalu, jumlah investor pasar modal Indonesia tercatat telah menembus 27 juta investor.Lihat Juga :Bos BI Yakin Rupiah Kembali Menguat Juli-September 2026"Yang khusus investor saham itu kira-kira 9,7 juta. Selebihnya adalah investor reksadana," ujar Jeffrey.Ia menambahkan jumlah investor aktif juga terus meningkat. Investor aktif bulanan bahkan sudah mencapai lebih dari 1 juta investor."Baik yang harian, mingguan, bulanan, tahunan itu semuanya meningkat juga. Aktif bulannya sudah di atas 1 juta," katanya.IHSG ditutup melemah 1,85 persen ke level 6.599 pada perdagangan Senin (18/5). Tekanan pasar dipicu tingginya ketidakpastian global, mulai dari tensi geopolitik hingga arus keluar dana asing dari pasar domestik.
Meski demikian, Jeffrey menegaskan BEI tetap fokus memastikan perdagangan berjalan teratur, wajar, dan efisien di tengah fluktuasi pasar."Yang kami pastikan berjalan dengan baik adalah infrastruktur perdagangan, kemudian juga pengaturan dan pengawasan itu berjalan terus dengan baik," ujarnya. (lau/sfr)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260519024518-92-1359798/bei-janjikan-etf-emas-tetap-meluncur-di-tengah-gejolak-pasar
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Dari Sumatra ke Nusa Tenggara, BNI Salurkan 1.200 Kurban Iduladha 2026
28 May 2026
Pimpinan Bank Mandiri Hadiri Nobar Film 'Semua Akan Baik-baik Saja'
28 May 2026
Harga Minyak Naik Setelah AS Kembali Serang Iran
28 May 2026
Rupiah Melemah Pagi Ini, Dibuka Dekati Rp17.900 per Dolar AS
28 May 2026
Harga Emas Antam Turun Rp31.000 Jadi Rp2,754 Juta/gram
28 May 2026
Syarat Warga Jakarta Dapat Pembebasan PBB-P2 2026 hingga 100 Persen