Purbaya Ungkap Serapan Dana Intervensi Obligasi Baru Rp600 M
Jakarta, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap pemerintah sudah melakukan intervensi di pasar obligasi untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.Purbaya mengatakan pem...
"Jadi kita memastikan harga bond tetap terkendali itu," jelasnya.Lihat Juga :Turis Malaysia Boikot RM Pagi Sore Usai Dituduh Tak Bayar Rp900 Ribu
Purbaya mengatakan intervensi di pasar obligasi sudah dilakukan sejak Kamis pekan lalu dan masih terus dipantau perkembangannya.Ia menjelaskan intervensi saat ini dilakukan melalui skema cash management, bukan menggunakan Bond Stabilization Framework (BSF). Menurut dia, kondisi pasar saat ini belum cukup parah, sehingga pemerintah belum perlu mengaktifkan BSF."Kalau framework nanti saya panggil SMI dan lain-lain untuk ikut, tapi sekarang belum separah itu keadaannya, masih relatif lumayan lah," ujar Purbaya.Mantan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) itu pernah mengatakan kalau kucuran Rp2 triliun ini merupakan strategi manajemen keuangan belaka, jadi uang itu pun tidak hilang.Lihat Juga :Dasco dan Bos Danantara Sidak BEI saat IHSG Lemah, Ini Hasilnya"Cuma diputar saja supaya ada sedikit sentimen positif di pasar obligasi. Biasanya kalau sentimen positif di situ biasanya asing juga ikut masuk dan rupiah cenderung terkendali. Kenapa? Karena enggak, uangnya enggak keluar lagi," ucap Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (18/5).Purbaya berharap dengan masuknya intervensi pemerintah ke pasar obligasi ini nili tukar rupiah pun akan kembali stabil dalam waktu dekat.Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah berada tercatat berada pada level Rp17.720 per dolar AS pada pukul 14.41 WIB Selasa ini. Rupiah melemah 52 poin atau 0,29 persen.
(dhz/ins)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260519150459-532-1360025/purbaya-ungkap-serapan-dana-intervensi-obligasi-baru-rp600-m
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Dari Sumatra ke Nusa Tenggara, BNI Salurkan 1.200 Kurban Iduladha 2026
28 May 2026
Pimpinan Bank Mandiri Hadiri Nobar Film 'Semua Akan Baik-baik Saja'
28 May 2026
Harga Minyak Naik Setelah AS Kembali Serang Iran
28 May 2026
Rupiah Melemah Pagi Ini, Dibuka Dekati Rp17.900 per Dolar AS
28 May 2026
Harga Emas Antam Turun Rp31.000 Jadi Rp2,754 Juta/gram
28 May 2026
Syarat Warga Jakarta Dapat Pembebasan PBB-P2 2026 hingga 100 Persen