Purbaya hingga Bahlil Respons Kabar Prabowo Bakal Bentuk Badan Ekspor
Jakarta, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa hingga Menteri ESDM Bahlil Lahadalia buka suara terkait kabar yang menyebut pemerintah akan membentuk badan baru untuk menangani akti...
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Menteri Investasi sekaligus CEO Danantara Rosan P Roeslani turut buka suara terkait isu rencana pemerintah membentuk Badan Khusus Ekspor.
Turis Malaysia Boikot RM Pagi Sore Usai Dituduh Tak Bayar Rp900 RibuRencananya lembaga baru itu akan diumumkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (20/5).Bahlil tidak menampik dan tidak membenarkan adanya badan baru tersebut. Ia menjawab dengan singkat untuk menanti kabar pastinya. "Kita lihat nanti. Tunggu saja ya," kata Bahlil ditemui di Kantornya, Selasa (19/5).Senada, Rosan juga enggan berkomentar banyak. Ia menyebutkan untuk menunggu esok hari untuk melihat kebenaran isu yang beredar."Sudah, nunggu besok saja ya," katanya.Menurut Rosan, besok akan ada penjelasan lebih lengkap dari pemerintah. Hanya saja ia tidak merinci kapan akan tepatnya akan disampaikan.Lihat Juga :Dasco dan Bos Danantara Sidak BEI saat IHSG Lemah, Ini Hasilnya"Ya sudah tunggu besok. Entar ada penjelasan besok semua. Tunggu besok semua ya," ucapnya.Sebelumnya, santer kabar di antara pelaku pasar bahwa pemerintah akan membentuk badan baru yang mengurus ekspor sejumlah komoditas pilihan, termasuk batu bara, CPO, dan mineral.Dalam skema yang diusulkan, eksportir kemungkinan diwajibkan menjual produknya kepada badan baru tersebut, yang kemudian akan menangani ekspor secara langsung.Kabar pembentukan badan ini disambut negatif oleh pasar. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tergelincir pada sesi I perdagangan Selasa (19/5) ini.Lihat Juga :APBN Defisit Rp164,4 Triliun pada April 2026, 0,64 Persen dari PDBBerdasarkan data RTI Business IHSG hari ini dibuka di level 6.599, lalu terperosok dan menyentuh level terendah harian di 6.376. Sementara level tertinggi pada perdagangan sesi I berada di posisi 6.635.Dari total saham yang diperdagangkan, hanya 96 saham menguat, sedangkan 611 saham melemah dan 107 saham bergerak stagnan.Nilai kapitalisasi pasar tercatat turun menjadi sekitar Rp11.160 triliun. Adapun volume perdagangan mencapai 27,96 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp15,13 triliun dan frekuensi perdagangan sebanyak 1,73 juta kali transaksi.
(dhz/ldy)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260519153534-532-1360033/purbaya-hingga-bahlil-respons-kabar-prabowo-bakal-bentuk-badan-ekspor
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Pimpinan Bank Mandiri Hadiri Nobar Film 'Semua Akan Baik-baik Saja'
28 May 2026
Harga Minyak Naik Setelah AS Kembali Serang Iran
28 May 2026
Rupiah Melemah Pagi Ini, Dibuka Dekati Rp17.900 per Dolar AS
28 May 2026
Harga Emas Antam Turun Rp31.000 Jadi Rp2,754 Juta/gram
28 May 2026
Syarat Warga Jakarta Dapat Pembebasan PBB-P2 2026 hingga 100 Persen
28 May 2026
Purbaya Sebut Dolar Rp17.800 Tak Masuk Akal: Saya Stres