Purbaya Masuk Pasar Obligasi Borong SBN Buntut Rupiah Anjlok: Terpaksa
Jakarta, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku pemerintah terpaksa turun tangan melakukan intervensi di pasar obligasi menyusul pelemahan nilai tukar rupiah terhad...
Menurut dia, langkah intervensi ini berdampak pada penurunan yield obligasi pemerintah dan mulai menarik kembali minat investor asing. Ia menilai stabilisasi pasar obligasi berhasil mengembalikan kepercayaan investor asing.Lihat Juga :Isu Badan Khusus Ekspor Muncul Jelang Pidato Prabowo, Ini Kata Menteri
"Asing ikut masuk. Hari ini di pasar sekunder masuk Rp500 miliar, di pasar primer masuk Rp1,6 triliun atau Rp1,8 triliun," ujar Purbaya."Jadi tindakan kita menjaga stabilitas bond market itu sudah bisa mengembalikan kepercayaan investor asing terhadap bond kita," jelasnya.Purbaya menjelaskan intervensi ini dilakukan dengan pemerintah membeli SBN langsung di pasar ketika ada investor yang melepas obligasi. Pemerintah memiliki dana yang cukup untuk menyerap obligasi, sehingga harga tetap stabil."Jadi kekuatan kita cukup besar untuk meng-absorb bond, sehingga harganya stabil dan kredibilitas bond kita bisa dikembalikan," ujar Purbaya.Menurut dia, target utama intervensi tersebut ialah mengembalikan yield obligasi ke level sebelum terjadi tekanan di pasar. Yield obligasi tenor 10 tahun pada telah turun 4 basis poin, sedangkan tenor lima tahun turun 10 basis poin.
Ia juga mengungkap salah satu penyebab pelemahan rupiah berasal dari arus keluar modal asing di pasar obligasi. Investor asing mengalami kerugian ketika harga obligasi turun, sehingga banyak yang melepas kepemilikannya."Beberapa lembaga asing itu kalau investor ada targetnya, kalau turun sekian persen lu mesti keluar, turun lagi lu mesti keluar, turun lagi lu mesti keluar. Itu yang memicu kelemahan nilai tukar," ujar Purbaya.Ia memastikan pemerintah akan terus memantau kondisi pasar dan berkoordinasi dengan Bank Indonesia terkait langkah stabilisasi selanjutnya. (dhz/pta)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260520090513-532-1360243/purbaya-masuk-pasar-obligasi-borong-sbn-buntut-rupiah-anjlok-terpaksa
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Pimpinan Bank Mandiri Hadiri Nobar Film 'Semua Akan Baik-baik Saja'
28 May 2026
Harga Minyak Naik Setelah AS Kembali Serang Iran
28 May 2026
Rupiah Melemah Pagi Ini, Dibuka Dekati Rp17.900 per Dolar AS
28 May 2026
Harga Emas Antam Turun Rp31.000 Jadi Rp2,754 Juta/gram
28 May 2026
Syarat Warga Jakarta Dapat Pembebasan PBB-P2 2026 hingga 100 Persen
28 May 2026
Purbaya Sebut Dolar Rp17.800 Tak Masuk Akal: Saya Stres