Bos LPS: Pertumbuhan Teknologi Tak Boleh Lebih Cepat dari Literasi
Yogyakarta, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu menekankan edukasi keuangan tidak boleh bersifat eksklusif dan harus dilakukan secara masif saat...
"Kita tidak boleh membiarkan teknologi tumbuh lebih cepat daripada etika literasi dan tanggung jawab finansial terhadap bangsa. Namun kita harus tetap optimistis," ucap Anggito.Dia juga mengingatkan, perkembangan teknologi juga membuat kejahatan keuangan menjamur, dan investasi semu yang memanfaatkan rendahnya pemahaman masyarakat juga semakin banyak. Anggito menekankan, di sinilah pentingnya literasi secara menyeluruh, terutama dengan besarnya jumlah usia produktif.
"Indonesia memiliki 190 juta penduduk usia produktif. Ini adalah bonus demografi terbesar dalam sejarah Republik Indonesia. Generasi muda Indonesia adalah generasi paling digital, paling terkoneksi dan paling kreatif yang pernah kita miliki," kata dia.Anggito menegaskan, generasi muda bukan hanya konsumen dari teknologi keuangan, melainkan harus menjadi investor produktif, entrepreneur baru hingga pencipta inovasi."Pertumbuhan investasi ritel Indonesia terus meningkat setiap tahun dengan dominasi usia muda, mahasiswa dan pelajar yang semakin besar. Ini sinyal positif. Tetapi optimisme tanpa literasi dapat berubah menjadi spekulasi," ujar Anggito.Jogja Financial Festival 2026 yang berlangsung selama 22-23 Mei, akan dihadiri lebih dari 10 ribu peserta secara fisik dari berbagai daerah, profesi, pendidikan dan lintas generasi. Festival ini pun diharapkan bisa mengubah pendekatan literasi keuangan yang tidak boleh eksklusif dan hadir dalam bahasa sederhana, populer, kreatif dan dekat dengan kehidupan masyarakat."Karena itu kami menghadirkan pendekatan yang lebih inklusif melibatkan sekolah, melibatkan kampus, komunitas kreatif, UMKM, media digital, artis nasional dan lokal hingga kegiatan olahraga," ujar Anggito. (kum/har)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20260522135456-78-1361209/bos-lps-pertumbuhan-teknologi-tak-boleh-lebih-cepat-dari-literasi
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Purbaya Sebut Dolar Rp17.800 Tak Masuk Akal: Saya Stres
28 May 2026
Purbaya Sebut Dolar Rp17.800 Tak Masuk Akal, Berkelakar Stres
28 May 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Emas ke Hongkong Senilai Rp45 M
27 May 2026
Bank Sentral Amerika Minta Dunia Pangkas Konsumsi Minyak dan Gas
27 May 2026
Menyalahi Aturan, Kemendag 'Take Down' 2.639 Iklan Digital
27 May 2026
Tebar Rasa Syukur, PNM Salurkan Hewan Kurban ke Warga di 18 Cabang