Endometriosis: Penyebab Nyeri Haid Parah hingga Sulit Hamil
Judul: Endometriosis: Penyebab Nyeri Haid Parah hingga Sulit Hamil Daftar Isi Gejala dan dampak endometriosis Penyebab dan faktor risiko Diagnosis dan penanganan Jakarta,...
Daftar Isi
Gejala dan dampak endometriosis
Penyebab dan faktor risiko
Diagnosis dan penanganan
Jakarta, Endometriosis merupakan penyakit yang kerap dialami perempuan dan berkaitan dengan nyeri haid hebat serta gangguan kesuburan. Kondisi ini terjadi akibat pertumbuhan abnormal jaringan selaput dalam rahim atau endometrium yang tumbuh di luar rahim.Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS Eka Hospital PIK, Hardi Susanto, menjelaskan bahwa jaringan endometrium tersebut dapat ditemukan di berbagai organ tubuh, seperti ovarium, usus, kandung kemih, dan rongga perut. Bahkan, pada kasus tertentu, jaringan ini dapat menjalar hingga umbilikus, paru-paru, dan otak.Lihat Juga :Sakit Kepala Saat Haid Datang, Awas Bisa Jadi Endometriosis di Otak
"Endometriosis juga merupakan penyakit yang berkaitan dengan hormon estrogen, yakni hormon alami yang diproduksi tubuh perempuan pada masa subur," kata Hardi dalam temu media yang digelar Eka Hospital di Jakarta, Selasa (17/12).Oleh karena itu, keluhan endometriosis umumnya berkaitan dengan siklus menstruasi, bersifat hilang timbul, serta dapat berkurang atau menghilang ketika penderita memasuki masa menopause. Gejala dan dampak endometriosisHardi menyebutkan gejala utama endometriosis adalah nyeri haid hebat atau dismenore, terutama di area panggul. Nyeri dapat dirasakan sebelum, saat, atau setelah menstruasi dan sering kali tidak membaik dengan obat pereda nyeri biasa.
Selain nyeri haid, penderita endometriosis juga dapat mengalami:• Nyeri saat buang air besar atau buang air kecil• Nyeri saat berhubungan intim• Perdarahan haid berlebihan• Siklus haid yang lebih pendek• Perut kembung, mual, dan muntah• Rasa lelah berkepanjanganPada sebagian perempuan, endometriosis tidak menimbulkan gejala yang jelas dan baru terdeteksi saat mengalami kesulitan hamil. Salah satu komplikasi terbesar dari endometriosis adalah gangguan kesuburan atau infertilitas.Pilihan RedaksiSempat Dilakukan Luna Maya di 2021, Apa itu Egg Freezing?Rahim Terbalik Apa Bisa Hamil? Dokter Berikan PenjelasanKenapa Pinggang Belakang Bisa Terasa Sakit? Ini PenyebabnyaPenyebab dan faktor risikoHingga kini, penyebab pasti endometriosis belum diketahui. Namun, terdapat beberapa teori yang dikaitkan dengan terjadinya penyakit ini, salah satunya teori menstruasi retrograd.Menstruasi retrograd merupakan kondisi ketika aliran darah haid mengalir balik melalui tuba falopi ke rongga perut. Selain itu, terdapat pula teori gangguan sistem kekebalan tubuh yang memungkinkan jaringan endometrium tumbuh di luar rahim. Selain itu, faktor genetik atau riwayat keluarga juga diduga jadi salah satu risiko penyakit ini.Faktor risiko lain yang sering dikaitkan dengan endometriosis meliputi:• Menstruasi pertama yang terjadi lebih dini• Siklus menstruasi yang pendek• Perdarahan haid yang banyak• Keterlambatan memiliki anak• Kelainan pada organ reproduksi, seperti vagina, leher rahim, atau rahimDiagnosis dan penangananDiagnosis endometriosis dilakukan melalui anamnesis atau wawancara medis terkait gejala dan riwayat kesehatan, yang dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik.Untuk memastikan diagnosis, dokter dapat melakukan pemeriksaan penunjang berupa USG atau USG transvaginal, MRI, laparoskopi diagnostik, serta pemeriksaan laboratorium bila diperlukan.Lihat Juga :Waspada, Kelompok Orang Ini Perlu Batasi Konsumsi Kacang HijauPenanganan endometriosis dapat berupa terapi medis maupun tindakan bedah. Terapi medis umumnya bersifat jangka panjang dan meliputi penggunaan obat pereda nyeri nonsteroid, obat hormonal seperti progestin atau turunannya, pil kontrasepsi, agonis GnRH, hingga penggunaan IUD yang mengandung hormon.Sementara itu, tindakan bedah dapat dilakukan melalui operasi laparoskopi atau operasi terbuka. Pada kondisi tertentu, penanganan juga dapat melibatkan pengangkatan rahim.Oleh karena itu, perempuan yang mengalami nyeri haid hebat, nyeri panggul kronis, atau kesulitan hamil disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan guna mendapatkan diagnosis serta penanganan yang tepat. (nga/tis)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20251217151931-255-1307871/endometriosis-penyebab-nyeri-haid-parah-hingga-sulit-hamil
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
13 Feb 2026
7 Penyebab Ngidam Makanan Asin, Awas Bisa Jadi Gejala Penyakit
13 Feb 2026
Ribuan Kelinci Huni Pulau di Jepang, Ada Teori Kisah Masa Lalu Kelam
13 Feb 2026
Tak Selalu Haus, Ini 7 Tanda Tubuh Mengalami Dehidrasi
13 Feb 2026
Tertutup Nama Paris, Pesona Kota di Prancis Ini Jarang Disadari Turis
13 Feb 2026
7 Kepribadian yang Khas Dimiliki Anak Sulung, Suka Ngatur?
13 Feb 2026
7 Destinasi di Indonesia yang Punya Tradisi Khas Perayaan Imlek