Benarkah Makan Petai Bikin Ginjal Rusak?
Judul: Benarkah Makan Petai Bikin Ginjal Rusak? Daftar Isi Bahaya makan petai pada ginjal Efek samping makan petai pada ginjal 1. Detak jantung tidak teratur 2. Tulang lem...
Daftar Isi
Bahaya makan petai pada ginjal
Efek samping makan petai pada ginjal
1. Detak jantung tidak teratur
2. Tulang lemah
3. Menekan ginjal
Jakarta, Petai atau Pakia speciosa dikenal sebagai bahan masakan dengan aroma yang kuat dan khas. Benarkah makan petai bikin ginjal rusak?
Meski petai memang tidak berbahaya untuk dikonsumsi, tetapi sebaiknya petai tidak dimakan setiap hari dalam jumlah besar.
Lihat Juga :
Kecil-kecil Cabe Rawit, Ini 9 Manfaat Kesehatan Petai Cina
Petai memiliki kandungan mineral, vitamin, serta senyawa aktif seperti polifenol, fitosterol, dan flavonoid yang baik bagi tubuh.
Jika mengonsumsinya dalam jumlah normal, petai bermanfaat untuk pengidap diabetes. Kandungan antioksidan dan polifenolnya membantu tubuh meregulasi gula darah.
Petai juga dinilai mampu menurunkan kadar gula darah melalui berbagai mekanisme, termasuk menurunkan aktivitas enzim alfa glukosidase. Tak hanya itu, kandungan seratnya turut membantu memperlancar pencernaan.
Bahaya makan petai pada ginjal
Ilustrasi. Petai atau Pakia speciosa dikenal sebagai bahan masakan dengan aroma yang kuat dan khas. Benarkah makan petai bikin ginjal rusak? (iStockphoto)
Lantas, benarkah petai bikin ginjal rusak? Ketua Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional Jamu Indonesia (PDPOTJI), Inggrid Tania, mengatakan bahwa konsumsi petai yang berlebihan bisa picu kerusakan ginjal.
"Bisa picu kerusakan ginjal kalau makan petai setiap hari dan berlebihan. Kalau hanya sekali-kali, misalnya di satu hari, itu paling efeknya hanya kembung, banyak gasnya," kata Inggrid, mengutip Detik.
Pilihan Redaksi
Ini 7 Cara Menghilangkan Bau Mulut Setelah Makai Petai
Jangan Makan Jengkol Kalau Kamu Idap 5 Penyakit Ini
Manfaat Petai untuk Kesehatan: Kaya Serat, Lawan Radikal Bebas
Kendati begitu, ia menekankan bahwa kasus kerusakan ginjal akibat petai sangat jarang terjadi. Sebab tak banyak orang yang mampu makan petai dalam jumlah besar setiap hari.
"Mengonsumsi berlebihan sampai tiap hari dalam jangka waktu lama itu berbahaya. Jadi kalau mau sering, seminggu tiga kali, itu tidak akan memicu kerusakan ginjal," tambahnya.
Efek samping makan petai pada ginjal
Dikutip dari laman Nano Singapore Wellness Innovation, bagi penderita penyakit ginjal, kadar kalium, fosfor, dan protein pada petai yang tinggi justru dapat menimbulkan masalah.
Ketika ginjal tidak berfungsi dengan baik, nutrisi tersebut dapat menumpuk di dalam tubuh dan menyebabkan komplikasi berikut ini:
1. Detak jantung tidak teratur
Kadar kalium tinggi dalam darah dapat menyebabkan detak jantung tidak teratur atau bahkan gagal jantung. Itulah mengapa penderita masalah ginjal sering disarankan untuk memperhatikan asupan kalium mereka.
2. Tulang lemah
Jika kadar fosfor terlalu tinggi, dapat menarik kalsium dari tulang, sehingga tulang menjadi lemah seiring waktu.
3. Menekan ginjal
Protein berlebih dapat memberi tekanan pada ginjal, terutama jika ginjal sudah rusak atau tidak berfungsi dengan baik.
Lihat Juga :
Bahaya! Ini 4 Kelompok yang Tidak Boleh Makan Petai
Petai mungkin bisa meningkatkan kesehatan pada beberapa orang, tetapi bagi yang lain petai bikin ginjal rusak, terutama mereka yang menderita kondisi ginjal kronis atau masalah hati. (juh)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20251218102158-262-1308130/benarkah-makan-petai-bikin-ginjal-rusak
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
13 Feb 2026
7 Kepribadian yang Khas Dimiliki Anak Sulung, Suka Ngatur?
13 Feb 2026
7 Destinasi di Indonesia yang Punya Tradisi Khas Perayaan Imlek
13 Feb 2026
5 Jenis Makanan Pemicu Tumbuh Sel Kanker, Selektif Sejak Dini
13 Feb 2026
Tak Semua Pemalu, Ini 4 Tipe Introvert yang Perlu Kamu Tahu
13 Feb 2026
5 Makanan untuk Kesehatan Mental yang Lebih Baik, Wajib Dicoba
13 Feb 2026
Anti Gloomy, 10 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Redakan Depresi