Jembatan KA Warisan Budaya UNESCO di Lembah Anai Akan Dibongkar?
Jembatan KA Warisan Budaya UNESCO di Lembah Anai Akan Dibongkar? Jakarta, Jembatan Kereta Api yang menjadi warisan Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserika
Jakarta, Jembatan Kereta Api yang menjadi warisan Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa(United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization /UNESCO) di Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar akan dibongkar.Informasi diketahui dari Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi. Ia menyatakan perlu melakukan kajian mendalam terkait rencana pembongkaran jembatan itu."Jembatan kereta api ini berkaitan dengan Warisan Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto, sehingga perlu kajian dan analisa yang lebih dalam lagi," kata Mahyeldi di Kota Padang, Kamis (25/12).
Dia juga mengatakan telah berkomunikasi dengan Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon mengenai rencana pembongkaran itu.Menurut Mahyeldi, Fadli sepakat untuk mengedepankan sisi perbaikan atau penguatan bangunan peninggalan Belanda itu. Meneropong Sejarah Planetarium Jakarta yang Baru Bangun dari Mati Suri"Kalau penguatan kenapa jembatan Warisan Dunia itu mesti kita bongkar," ungkap dia.Mahyeldi lantas meminta pihak terkait, khususnya Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang membuat kajian komprehensif sebelum memutuskan merobohkan jembatan.Menyikapi rencana pembongkaran jembatan kereta api ini, Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Kementerian Kebudayaan RI melayangkan surat kepada Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Padang.Surat tersebut berisi tiga poin penting. Pertama, struktur Cagar Budaya Jalur Kereta Api Sawahlunto-Teluk Bayur (Emmahaven) telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya melalui Keputusan Gubernur Sumatera Barat Nomor 432-144-2019 tentang Penetapan Stasiun Batu Tabal, Stasiun Padang Panjang.Stasiun Kayu Tanam, penyimpanan batu bara Silo Gunung sebagai bangunan cagar budaya dan jembatan tinggi, jalur kereta api Sawahlunto-Teluk Bayur sebagai struktur cagar budaya. Struktur ini merupakan bagian dari Ombilin Coal Mining Heritage of Sawahlunto yang telah ditetapkan sebagai World Cultural Heritage."Berdasarkan hal tersebut, segala bentuk perubahan yang dilakukan terhadap cagar budaya memerlukan persyaratan berupa studi kelayakan dan studi teknis, serta perencanaan yang matang," demikian penggalan surat Kemendikbud.5 Tempat Wisata Murah di Jakarta buat Liburan, Tiket Mulai Rp2 RibuKedua, studi tersebut akan segera dilakukan oleh Kementerian Kebudayaan. Jika dalam studi ditemukan metode lain (seperti konsolidasi struktur) untuk mempertahankan kelestarian struktur, akan dilakukan tindakan sesuai dengan rekomendasi studi dimaksud.Studi akan dilakukan sampai akhir Desember 2025. Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah III juga akan segera berkoordinasi dengan pihak terkait untuk melaksanakan studi."Kementerian Kebudayaan meminta penundaan pembongkaran sampai selesainya studi kelayakan terhadap struktur cagar budaya tersebut dengan tetap memperhatikan keselamatan masyarakat, perlu dilakukan penguatan untuk sementara," lanjut mereka.Rencana pembongkaran jembatan kereta api di Lembah Anai itu diduga karena dampak banjir dan longsor di daerah tersebut. (nsa/agt)
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
Mengenal Fictosexuality, Saat Hati Terpaut Tokoh Fiksi
28 May 2026
FOTO: Emma Stone hingga Zendaya Hadiri Louis Vuitton Cruise 2027
28 May 2026
FOTO: Mengintip Gaya Nyentrik Gen Z Berburu Tren Fashion di Blok M
27 May 2026
FOTO: Tinggalkan Plastik, Distribusi Kurban Beralih ke Wadah Alami
27 May 2026
Wisata Astronomi Jadi Tren Liburan Utama Global di 2026
27 May 2026
Ternyata Ini Alasan Mengapa Nafsu Makan Jadi Hilang saat Sakit