Peneliti Temukan Cara Mengetahui Penyakit Tertentu dari Bau Mulut
Judul: Peneliti Temukan Cara Mengetahui Penyakit Tertentu dari Bau Mulut Daftar Isi Sinyal untuk pengembangan tes berbasis napas Berbagai penyakit yang bisa dideteksi dari bau mul...
Daftar Isi
Sinyal untuk pengembangan tes berbasis napas
Berbagai penyakit yang bisa dideteksi dari bau mulut
1. Diabetes tipe 1 dan 2
2. Penyakit hati
3. Mulut kering
4. Tukak lambung
5. Infeksi di saluran hidung, tenggorokan atau paru-paru
6. Gastroesophageal reflux disease (GERD)
Jakarta, Jarang sikat gigi bukanlah satu-satunya penyebab bau mulut. Napas yang bau bisa disebabkan oleh mikrobioma usus yang sedang tidak seimbang.Hal ini dikemukakan dalam studi terbaru oleh Ariel J. Hernandez-Leyva dkk. di jurnal Cell Metabolism pada 22 Januari 2026 lalu.Lihat Juga :7 Manfaat Air Rebusan Daun Sirih untuk Menjaga Kesehatan
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada studi ini, para peneliti melakukan eksperimen terpisah terhadap tikus dan 27 anak untuk mengukur kadar molekul dalam napas yang mereka embuskan. Molekul dalam sampel napas kemudian dibandingkan dengan sampel tinja untuk ditinjau hubungan di antara keduanya.Dari hasil analisis, para peneliti menemukan senyawa organik volatil atau volatile organic compound (VOC) dari mikroba usus. Senyawa ini bisa memberikan petunjuk mengenai kesehatan seseorang. "Senyawa dalam napas Anda mengandung informasi penting tentang kesehatan Anda, dan beberapa senyawa tersebut berasal dari mikroba di usus Anda," ujar Audrey R. Odom John, Kepala Divisi Penyakit Menulat di Rumah Sakit Anak Philadelphia, AS, seperti dikutip dari Prevention.Pilihan RedaksiIni 7 Efek Samping Bawang Putih Mentah Jika Dikonsumsi BerlebihanTanpa Kamu Sadari, 7 Kebiasaan Sepele Ini Ternyata Bisa Merusak Gigi10 Fobia Paling Aneh di Dunia, dari Takut Balon hingga Kata PanjangSinyal untuk pengembangan tes berbasis napasStudi ini menunjukkan potensi pengembangan tes berbasis napas untuk memudahkan diagnosis penyakit. Soalnya, tes ini bersifat non-invasif dan bisa meningkatkan kenyamanan pasien."Para klinisi mungkin akan segera dapat mengetahui kapan usus Anda sehat hanya berdasarkan tes napas, yang jauh lebih nyaman dan cepat daripada pengurutan genetik tinja," kata John.Adapun menurut ahli penyakit menular dan peneliti senior di Johns Hopkins Center for Health Security, Amesh A. Adalja, berbagai tes napas ini bisa sangat cepat, mudah, dan tidak menyakitkan. Kecepatannya bisa setara dengan tes breathalyzer yang digunakan untuk uji kadar alkohol."Keuntungannya adalah tes non-invasif dapat memberikan banyak informasi dengan mengambil sampel molekul dalam napas seseorang," ujar Adalja.Berbagai penyakit yang bisa dideteksi dari bau mulutPenggunaan napas untuk tes diagnostik sebenarnya masih berkembang dan belum banyak digunakan. Namun tes sampel napas bisa mendeteksi sejumlah penyakit.Berikut ini beberapa penyakit yang bisa dideteksi dari aroma bau mulut:1. Diabetes tipe 1 dan 2John mengatakan, secara historis, sampel napas sudah digunakan untuk mendiagnosisi kondisi diabetes karena adanya keton yang khas dalam napas.Keton itu sendiri merupakan zat kimia yang diproduksi oleh hati ketika tubuh memecah lemak. Zat ini dapat menyebabkan napas berbau buah atau aseton.2. Penyakit hatiKetika Anda memiliki gangguan pada hati atau liver, ini juga bisa dideteksi melalui napas. Adapun napas yang keluarkan berbau seperti "napas orang mati" kata John.Napas ini juga dikenal dengan fetor hepaticus, yakni napas khas yang menyebabkan bau apek. Bau ini menandakan penyakit hati atau gagal hati yang sudah parah.3. Mulut keringXerostomia atau mulut kering, merupakan kondisi yang disebabkan oleh kurangnya air liur di mulut.Ketika kurang air liur, mulut jadi kesulitan membersihkan bakteri dari sisa makanan. Hal ini menyebabkan napas berbau seperti telur busuk.4. Tukak lambungFoto: iStock/decade3dIlustrasi lambung.Meski belum tentu berbau, ada beberapa tes diagnostik berbasis napas yang digunakan secara klinis. Salah satunya, tes untuk infeksi Helicobacter pylori yang dapat menyebabkan tukak lambung.Tes ini bernama urea breath test yang dilakukan sebagai skrining awal. Tindakan tes bersifat non-invasif alias tidak menimbulkan rasa sakit.5. Infeksi di saluran hidung, tenggorokan atau paru-paruMengutip Cleveland Clinic, infeksi pada saluran hidung dan tenggorokan, dapat membuat cairan di dalamnya berbau busuk. Adapun pneumonia dapat membuat Anda batuk berdahak yang baunya tak sedap.6. Gastroesophageal reflux disease (GERD)Saat sedang mengalami GERD, asam lambung akan naik ke kerongkongan dan terkadang hingga ke mulut. Cairan ini terasa asam dan menimbulkan bau tidak di mulut.Jadi, jika Anda khawatir tentang bau mulut yang kunjung hilang, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Apalagi jika ada perubahan mendadak pada bau mulut Anda, tetapi tidak ada masalah gigi yang sedang dialami. (rti)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260129102352-255-1322290/peneliti-temukan-cara-mengetahui-penyakit-tertentu-dari-bau-mulut
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
07 Apr 2026
Ortu Perlu Tahu, Ini Beda Anak Aktif dan Hiperaktif
07 Apr 2026
Kapal Pesiar Khusus Dewasa, Temptation Cruises Sajikan Liburan Sensual
07 Apr 2026
FOTO: Tarian Geisha Menyambut Musim Semi di Jepang
07 Apr 2026
Ini Arti Level A-D pada Label 'Nutri-Level' pada Produk Makanan
07 Apr 2026
Pesona Wisata Kali Jodoh di Balik Mitos Wisatawan Jadi Enteng Jodoh
07 Apr 2026
Oatmeal vs Yogurt, Mana Menu Sarapan yang Lebih Sehat?