7 Cara Menjalani Puasa Ramadhan bagi Penderita Asam Lambung
Judul: 7 Cara Menjalani Puasa Ramadhan bagi Penderita Asam Lambung Daftar Isi Tips puasa bagi penderita asam lambung 1. Jangan melewatkan sahur 2. Berbuka secara bertahap dan tida...
Daftar Isi
Tips puasa bagi penderita asam lambung
1. Jangan melewatkan sahur
2. Berbuka secara bertahap dan tidak berlebihan
3. Batasi kafein dan minuman berkarbonasi
4. Atur pola minum dengan bijak
5. Jangan langsung berbaring setelah makan
6. Pilih makanan tinggi serat
7. Konsultasi jika keluhan berlanjut
Jakarta, Puasa Ramadhan tetap bisa dijalani oleh penderita asam lambung, asalkan dilakukan dengan persiapan dan pola makan yang tepat.Perubahan jadwal makan dari tiga kali sehari menjadi dua waktu utama, sahur dan berbuka memang dapat memengaruhi kondisi lambung, terutama bagi mereka yang memiliki riwayat Gastroesophageal reflux disease (GERD).Lihat Juga :Studi Temukan Menu Makan 'Super', Cegah Kanker Jaga Gula Darah
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mengutip National Institutes of Health (NIH), puasa Ramadhan termasuk bentuk intermittent fasting yang dapat memengaruhi metabolisme, hormon, hingga sistem pencernaan.Bagi penderita asam lambung, tantangannya terletak pada jeda makan yang panjang serta pilihan menu saat sahur dan berbuka. Jika tidak diatur dengan baik, lambung yang kosong terlalu lama bisa memicu rasa perih, mual, hingga sensasi panas di dada (heartburn). Karena itu, penting untuk memperhatikan pola makan dan kebiasaan harian selama Ramadhan agar ibadah tetap nyaman.Tips puasa bagi penderita asam lambungMerangkum berbagai anjuran ahli, berikut beberapa cara menjalani puasa agar tetap aman dan nyaman bagi penderita asam lambung:1. Jangan melewatkan sahurMelewatkan sahur membuat lambung kosong lebih lama dan meningkatkan risiko naiknya asam lambung. Sahur membantu menjaga kadar asam tetap stabil sepanjang hari.Pilih karbohidrat kompleks seperti oatmeal, nasi merah, atau roti gandum utuh yang dicerna lebih lambat. Tambahkan sumber protein seperti telur, yoghurt, kacang-kacangan, tahu, atau tempe agar rasa kenyang bertahan lebih lama.Hindari makanan terlalu pedas, asin, atau tinggi lemak karena dapat mengiritasi lambung dan memicu rasa tidak nyaman.Pilihan RedaksiPuasa Ramadan Sambil Diet, Apa Hukumnya? Ini Penjelasan UlamaProses Autofagi Aktif saat Puasa, Benarkah Bikin Tubuh Sehat?Jangan Tertipu, Ini Cara Membedakan Kurma Asli dan Palsu2. Berbuka secara bertahap dan tidak berlebihanSaat berbuka, awali dengan air putih dan makanan ringan seperti kurma. Hindari langsung menyantap makanan dalam porsi besar karena dapat membuat perut terasa begah dan memicu refluks.Makanlah secara perlahan dan kunyah makanan dengan baik. Proses mengunyah yang optimal membantu produksi air liur yang secara alami dapat menetralkan asam lambung.Menu berbuka yang relatif aman antara lain sup bening, sayuran matang, ikan atau ayam panggang, serta nasi dalam porsi moderat.3. Batasi kafein dan minuman berkarbonasiKopi, teh berkafein, dan minuman bersoda dapat merangsang produksi asam lambung serta meningkatkan risiko heartburn atau nyeri ulu hati. Sebagai alternatif, pilih air putih atau minuman rendah asam.4. Atur pola minum dengan bijakHindari minum dalam jumlah besar sekaligus saat makan karena dapat membuat lambung terasa penuh dan tidak nyaman. Cukupi kebutuhan cairan secara bertahap antara waktu berbuka hingga sahur.5. Jangan langsung berbaring setelah makanBerbaring setelah makan memudahkan asam lambung naik ke kerongkongan. Usahakan tetap duduk atau berdiri selama dua hingga tiga jam setelah sahur maupun berbuka.Berjalan santai beberapa menit setelah makan juga dapat membantu proses pencernaan.
6. Pilih makanan tinggi seratSerat membantu menjaga pergerakan usus tetap lancar dan membuat rasa kenyang bertahan lebih lama. Sumber serat bisa berasal dari buah, sayur, biji-bijian, serta karbohidrat kompleks.7. Konsultasi jika keluhan berlanjutJika selama puasa muncul keluhan seperti nyeri hebat, muntah, atau heartburn yang sering kambuh, sebaiknya konsultasikan dengan dokter. Penyesuaian jenis maupun jadwal konsumsi obat mungkin diperlukan agar puasa tetap aman.Lihat Juga :7 Vitamin yang Harus Diminum Pagi Hari agar Bekerja OptimalKunci utama bagi penderita asam lambung adalah tidak melewatkan sahur, menghindari makanan pemicu, makan secara perlahan, serta menjaga pola istirahat dan hidrasi.Dengan langkah yang tepat, puasa tetap bisa dijalani secara nyaman tanpa memperparah keluhan, sehingga ibadah Ramadan berlangsung lebih tenang dan khusyuk. (anm/tis)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260226155919-255-1332151/7-cara-menjalani-puasa-ramadhan-bagi-penderita-asam-lambung
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
07 Apr 2026
Pesona Wisata Kali Jodoh di Balik Mitos Wisatawan Jadi Enteng Jodoh
07 Apr 2026
Oatmeal vs Yogurt, Mana Menu Sarapan yang Lebih Sehat?
07 Apr 2026
Siap-siap, Maskapai Akan Naikkan Harga Tiket Pesawat hingga 13 Persen
07 Apr 2026
BPOM Setujui Penerapan 'Nutri-Level', Cegah Konsumsi Gula Berlebih
07 Apr 2026
Kapan Waktu Terbaik Minum Air Hangat untuk Pencernaan?
07 Apr 2026
Singapura Larang Penumpang Bawa 2 Power Bank Saat Naik Pesawat