7 Masalah yang Bisa Muncul Kalau Kamu Main Ponsel di Toilet
Judul: 7 Masalah yang Bisa Muncul Kalau Kamu Main Ponsel di Toilet Daftar Isi 1. Kontaminasi bakteri dan risiko infeksi 2. Meningkatkan risiko wasir (Hemoroid) 3. Memicu sembelit...
Daftar Isi
1. Kontaminasi bakteri dan risiko infeksi
2. Meningkatkan risiko wasir (Hemoroid)
3. Memicu sembelit
4. Luka pada anus (fisura ani)
5. Gangguan otot dasar panggul
6. Nyeri leher dan punggung
7. Risiko prolaps rektum
Apa yang sebaiknya dilakukan?
Jakarta, Membawa ponsel ke toilet mungkin terasa sepele. Banyak orang tanpa sadar duduk lebih lama di kloset karena asyik membaca berita, membalas pesan, atau menonton video.Padahal, kebiasaan ini bukan cuma soal waktu yang terbuang. Ada risiko kesehatan yang mengintai, mulai dari kontaminasi bakteri, gangguan pencernaan, hingga masalah pada otot panggul.Dirangkum dari berbagai sumber, berikut tujuh risiko yang perlu Anda waspadai jika sering main ponsel di toilet:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat Juga :7 Makanan yang Pantang Dikonsumsi di Usia 40-an Biar Tetap Awet Muda1. Kontaminasi bakteri dan risiko infeksiToilet merupakan lingkungan dengan konsentrasi mikroorganisme tinggi. Saat kloset disiram, partikel aerosol mikroskopis dapat menyebar ke udara dan menempel di berbagai permukaan, termasuk ponsel. Salah satu bakteri yang berpotensi mencemari ponsel adalah Escherichia coli. Jika tangan menyentuh ponsel yang terkontaminasi lalu menyentuh wajah atau makanan, bakteri dapat masuk ke tubuh dan memicu gangguan pencernaan, seperti diare.2. Meningkatkan risiko wasir (Hemoroid)Wasir atau hemoroid terjadi ketika bantalan pembuluh darah di sekitar anus membengkak akibat tekanan berlebih. Duduk terlalu lama di toilet dapat meningkatkan tekanan vena di area rektal.Pilihan RedaksiWaspada Bahaya Main HP Sambil BAB, Bikin Rentan Tertular PenyakitAwas, Bahaya Duduk Terlalu Lama di Toilet karena Asyik Main PonselBau hingga Frekuensi Kentut Bisa Ungkap Kondisi Kesehatan UsusLaporan di CNN menyebut penggunaan smartphone saat buang air besar berkaitan dengan peningkatan risiko wasir hingga 46 persen. Mekanismenya bukan karena ponsel secara langsung, melainkan karena durasi duduk yang memanjang tanpa dukungan optimal pada dasar panggul.Tekanan yang berlangsung lama membuat pembuluh darah membesar (engorgement) dan menimbulkan gejala seperti nyeri, gatal, hingga perdarahan.3. Memicu sembelitBermain ponsel membuat seseorang kurang peka terhadap sinyal alami tubuh. Banyak orang jadi menunda mengejan atau duduk terlalu lama tanpa benar-benar fokus pada proses buang air besar.Akibatnya, pergerakan usus bisa melambat, tinja menjadi lebih keras, dan risiko sembelit meningkat. Jika berulang, sembelit dapat memperparah tekanan pada anus dan meningkatkan kemungkinan terjadinya wasir.4. Luka pada anus (fisura ani)Sembelit dan kebiasaan mengejan terlalu keras dapat menyebabkan luka kecil di sekitar anus yang dikenal sebagai fisura ani. Kondisi ini menimbulkan nyeri tajam saat buang air besar dan bisa disertai perdarahan ringan.Duduk lama sambil terdistraksi ponsel juga meningkatkan tekanan di area tersebut, sehingga risiko luka makin besar.5. Gangguan otot dasar panggulDuduk terlalu lama di kloset tanpa penopang yang baik dapat memberi tekanan berlebih pada otot dasar panggul. Dalam jangka panjang, kondisi ini bisa memicu gangguan seperti sulit menahan buang air kecil, rasa tidak tuntas saat buang air besar, atau sensasi berat di area panggul.Posisi membungkuk saat menatap layar ponsel juga memperburuk tekanan di area tersebut.
6. Nyeri leher dan punggungKebiasaan menunduk lama saat melihat layar ponsel dapat menyebabkan ketegangan pada leher dan punggung. Jika dilakukan berulang, kondisi ini berpotensi memicu nyeri kronis, kaku pada bahu, hingga gangguan postur tubuh.Tanpa disadari, waktu di toilet pun jadi semakin panjang.7. Risiko prolaps rektumMeski jarang terjadi, duduk terlalu lama di toilet sambil mengejan berulang kali dapat meningkatkan risiko prolaps rektum, yakni kondisi ketika bagian akhir usus turun dan menonjol keluar melalui anus.Kondisi ini memang tidak umum, tetapi tekanan terus-menerus di area perut dan panggul bisa menjadi pemicunya. Jika terjadi, prolaps rektum umumnya memerlukan penanganan medis, bahkan tindakan operasi.Lihat Juga :Bukan Sekadar Kurang Darah, Ini 7 Kebiasaan yang Menyebabkan AnemiaApa yang sebaiknya dilakukan?Idealnya, waktu di toilet berkisar dua hingga lima menit. Jika dorongan buang air besar belum muncul, sebaiknya berdiri dan mencoba kembali beberapa saat kemudian.Selain itu, biasakan menutup kloset sebelum menyiram untuk meminimalkan penyebaran partikel aerosol. Jangan lupa mencuci tangan dengan sabun dan rutin membersihkan layar ponsel dengan cairan disinfektan yang aman.Kebiasaan sederhana seperti tidak membawa ponsel ke toilet bisa membantu menjaga kesehatan pencernaan sekaligus kebersihan diri dalam jangka panjang. (anm/tis)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260227124934-255-1332443/7-masalah-yang-bisa-muncul-kalau-kamu-main-ponsel-di-toilet
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
07 Apr 2026
Pesona Wisata Kali Jodoh di Balik Mitos Wisatawan Jadi Enteng Jodoh
07 Apr 2026
Oatmeal vs Yogurt, Mana Menu Sarapan yang Lebih Sehat?
07 Apr 2026
Siap-siap, Maskapai Akan Naikkan Harga Tiket Pesawat hingga 13 Persen
07 Apr 2026
BPOM Setujui Penerapan 'Nutri-Level', Cegah Konsumsi Gula Berlebih
07 Apr 2026
Kapan Waktu Terbaik Minum Air Hangat untuk Pencernaan?
07 Apr 2026
Singapura Larang Penumpang Bawa 2 Power Bank Saat Naik Pesawat