Tak Cuma Anak, Campak pada Orang Dewasa Bisa Picu Komplikasi Serius
Judul: Tak Cuma Anak, Campak pada Orang Dewasa Bisa Picu Komplikasi Serius Jakarta, Campak bukan sekedar penyakit yang menyerang anak-anak, tetapi infeksi virus yang sangat menula...
Jakarta, Campak bukan sekedar penyakit yang menyerang anak-anak, tetapi infeksi virus yang sangat menular dan diidap orang dewasa dengan risiko komplikasi lebih berat.Belakangan ini, isu tersebut menjadi sorotan usai selebgram Ruce Nuenda mengunggah Instagram Story saat dirinya tetap berolahraga di luar rumah meski sedang sakit campak.Lihat Juga :Kasus Campak Tinggi di RI, Seberapa Mudah Virus Ini Menular?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga memperlihatkan foto ruam kemerahan yang muncul di bagian tangan hingga kaki. Unggahan tersebut memicu berbagai respons dari warganet.Tak sedikit yang menilai tindakannya berisiko tinggi menularkan penyakit, terutama kepada kelompok rentan seperti, anak-anak dan ibu hamil. Melansir dari Cleveland Clinic, campak merupakan penyakit infeksi akut yang sangat menular disebabkan oleh virus. Penyakit ini ditandai dengan demam tinggi serta gejala peradangan saluran pernapasan atas seperti batuk dan pilek, yang kemudian diikuti munculnya ruam khas di kulit.Virus campak menyebar melalui percikan droplet saat penderita batuk atau bersin. Partikel virus dapat bertahan di udara hingga dua jam, sehingga orang lain yang berada di ruangan yang sama tetap berisiko terinfeksi meski penderita sudah meninggalkan tempat tersebut.Selain melalui udara, penularan juga dapat terjadi lewat kontak langsung dengan cairan tubuh penderita seperti air liur dan lendir, maupun melalui benda yang terkontaminasi seperti gagang pintu atau meja.Penderita campak sudah bisa menularkan virus sejak empat hari sebelum ruam muncul hingga empat hari setelahnya. Artinya, seseorang dapat menyebarkan virus tanpa menyadari.Gejala campak biasanya muncul 7-14 hari setelah paparan. Pada tahap awal, gejalanya kerap menyerupai flu atau infeksi saluran pernapasan seperti,Demam tinggi, bisa mencapai 40 derajat CelciusPilekBatuk menetapMata merah dan berairSensitif terhadap cahayaLemas dan nyeri tubuhSalah satu tanda khas campak adalah munculnya bintik putih kecil dengan dasar kemerahan di dalam mulut, yang dikenal sebagai bercak koplik. Bercak ini biasanya muncul satu hingga dua hari sebelum ruam kulit timbul.Mengutip dari Irasto World Health, campak memang lebih sering terjadi pada anak-anak, terutama yang belum divaksinasi. Namun, orang dewasa yang belum mendapat imunisasi lengkap juga berisiko terinfeksi. Bahkan, gejala pada orang dewasa cenderung lebih berat.Pilihan RedaksiKenali 3 Tahap Gejala Campak agar Tak Salah DiagnosisIDAI: Kasus Campak Indonesia Tertinggi Kedua di DuniaSekilas Serupa, Kenali 3 Beda Campak dan Cacar AirOrang dewasa lebih rentan terhadap komplikasi serius akibat campak karena beberapa faktor seperti,Imun yang lebih lemahRisiko pneumonia yang lebih tinggiMeningkatnya kemungkinan peradangan otakKondisi penyakit bawaan (diabetes, penyakit jantung) yang gejalanya memburukRisiko kehamilan, termasuk keguguran dan kelahiran prematurDiagnosis yang tertundaPenelitian menunjukkan bahwa campak menekan sistem kekebalan tubuh selama 2 hingga 3 tahun. Hal tersebut membuat penderita yang sembuh rentan terhadap infeksi sekunder.Hingga kini, tidak ada obat antivirus khusus untuk menyembuhkan campak. Penanganan berupa istirahat, mencukupi cairan, serta mengontrol demam.Cara efektif untuk mencegah campak adalah melalui vaksinasi MMR (measles, mumps, rubella). Dua dosis vaksin memberikan perlindungan hingga sekitar 97 persen.Meski kasus infeksi tetap bisa terjadi pada sebagian kecil orang yang sudah divaksinasi, gejalanya umumnya lebih ringan dan risiko komplikasi akan jauh lebih rendah.Campak bukan penyakit sepele yang terjadi hanya pada anak-anak. Dengan tingkat penularan yang sangat tinggi, keputusan untuk tetap beraktivitas di luar rumah saat terinfeksi berpotensi memperluas penyebaran virus. (nga/fef)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260305154514-255-1334704/tak-cuma-anak-campak-pada-orang-dewasa-bisa-picu-komplikasi-serius
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
07 Apr 2026
Gunung Bromo Tutup Total 6-12 April 2026, Fokus Pemulihan Ekosistem
07 Apr 2026
Booking Mudah Trans Hotel Jakarta, Harga Terendah dan Diskon 50 Persen
07 Apr 2026
Mengenal Tall Poppy Syndrome, Rasa Iri atas Kesuksesan Teman
07 Apr 2026
Bos Maskapai Bocorkan Cara Dapat Harga Miring Saat Pesan Tiket Pesawat
07 Apr 2026
Wanita Lebih Cepat Alami Perlemakan Hati Setelah Usia 45 Tahun
07 Apr 2026
Awas! Duduk Lama Berisiko Merusak Jantung, Lantas Harus Gimana?