Bahaya Ikan Asin Berformalin, Ini Ciri dan Dampaknya bagi Kesehatan
Judul: Bahaya Ikan Asin Berformalin, Ini Ciri dan Dampaknya bagi Kesehatan Daftar Isi 1. Tekstur terlalu keras 2. Aroma tidak amis 3. Warna lebih cerah 4. Kenyal saat dimasak Damp...
Daftar Isi
1. Tekstur terlalu keras
2. Aroma tidak amis
3. Warna lebih cerah
4. Kenyal saat dimasak
Dampak kesehatan ikan asin berformalin
Cara aman membeli ikan asin
Jakarta, Bahaya ikan asin berformalin kembali menjadi perhatian setelah pemerintah menemukan sejumlah produk ikan asin yang masih mengandung bahan pengawet berbahaya tersebut di pasar.Padahal, formalin merupakan bahan kimia yang dilarang digunakan dalam makanan karena dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, mulai dari keracunan hingga risiko kanker.Masyarakat pun diimbau untuk lebih waspada saat memilih produk pangan, khususnya makanan laut yang dijual di pasar tradisional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat Juga :Rahasia Nasi Sushi Pulen ala Koki Jepang Nobu MatsuhisaMenjelang Hari Raya Idul Fitri, konsumsi ikan asin biasanya meningkat. Karena itu, pemerintah meminta masyarakat lebih teliti sebelum membeli. Ikan asin yang diawetkan dengan formalin memiliki karakteristik berbeda dibandingkan ikan asin yang diproses secara alami melalui penggaraman dan pengeringan.Berikut beberapa ciri yang perlu diperhatikan:1. Tekstur terlalu kerasIkan asin berformalin biasanya terasa sangat kaku dan keras. Bahkan saat ditekan atau direndam air, teksturnya tidak mudah hancur.Pilihan RedaksiHindari, Ini 8 Menu Sahur yang Bikin Cepat Haus dan Lapar saat Puasa7 Cara Menjalani Puasa Ramadhan bagi Penderita Asam LambungCoba 10 Menu Sahur Ini, Engga Bikin Haus Seharian Puasa Lancar2. Aroma tidak amisIkan asin normal memiliki bau laut yang khas dan cukup tajam. Sebaliknya, ikan asin berformalin biasanya hampir tidak berbau.3. Warna lebih cerahPenampilannya terlihat lebih bersih dan cerah secara tidak wajar dibandingkan ikan asin alami.4. Kenyal saat dimasakIkan asin alami cenderung rapuh saat dikunyah. Namun ikan yang mengandung formalin justru terasa kenyal dan tidak mudah hancur.Di tengah temuan tersebut, masyarakat perlu memahami bahwa bahaya ikan asin berformalin tidak hanya terjadi jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Paparan kecil tetapi berulang juga dapat menimbulkan efek buruk bagi tubuh.Dampak kesehatan ikan asin berformalinFormalin merupakan bahan kimia yang biasa digunakan sebagai pengawet mayat atau bahan industri. Jika masuk ke dalam tubuh melalui makanan, zat ini dapat bersifat toksik dan merusak sel tubuh.Dalam jangka pendek, konsumsi ikan yang mengandung formalin dapat memicu berbagai keluhan seperti mual, muntah, sakit perut, diare, hingga pusing. Beberapa orang juga dapat mengalami reaksi alergi.
Sementara dalam jangka panjang, dampaknya bisa jauh lebih serius. Paparan formalin secara terus-menerus berisiko menyebabkan kerusakan organ seperti hati, ginjal, dan jantung, serta gangguan pada sistem saraf.Tidak hanya itu, formalin juga bersifat karsinogenik atau dapat memicu kanker, terutama kanker nasofaring. Zat ini bersifat korosif dan iritatif sehingga mampu merusak jaringan tubuh dan bahkan memicu perubahan genetik.Cara aman membeli ikan asinAgar terhindar dari risiko tersebut, konsumen disarankan membeli ikan asin dari pedagang yang terpercaya dan memperhatikan kondisi produk secara saksama.Lihat Juga :Viral Candied Salmon: Jangan Asal Bikin, Begini Tips Aman MengolahnyaBeberapa tanda lain yang patut dicurigai adalah ikan yang tidak dihinggapi lalat, terasa sangat kaku, serta tidak memiliki bau amis khas ikan asin.Pengawasan dari pemerintah memang terus dilakukan, namun kewaspadaan konsumen tetap menjadi kunci penting dalam mencegah peredaran pangan berbahaya. Dengan mengenali ciri-cirinya, masyarakat dapat lebih terlindungi dari bahaya ikan asin berformalin yang mengancam kesehatan dalam jangka pendek maupun panjang. (tis/tis)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260311070152-262-1336630/bahaya-ikan-asin-berformalin-ini-ciri-dan-dampaknya-bagi-kesehatan
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
07 Apr 2026
7 Cara Agar Tak Mudah Lupa Setelah Membaca
06 Apr 2026
Ini 6 Cara Alami Mengatasi Perut Kembung, Bikin Lega Seketika
06 Apr 2026
Pisah Ranjang Bisa Bikin Sehat? Ini Dia Plus Minus Sleep Divorce
06 Apr 2026
Kenapa Orang Sering Menggesekkan Kaki Sebelum Tidur?
06 Apr 2026
Aplikasi Ini Beri Informasi Pesawat Delay Lebih Cepat dari Bandara
06 Apr 2026
Skor IQ Rata-rata Orang Indonesia, Peringkat ke-131 dari 142 Negara