Masjid Agung Demak, Markas Para Ulama Sebarkan Islam ke Penjuru Jawa
Judul: Masjid Agung Demak, Markas Para Ulama Sebarkan Islam ke Penjuru Jawa Jakarta, Jika ada satu bangunan yang menjadi saksi bisu peralihan zaman dari kemegahan Majapahit menuju...
Jakarta, Jika ada satu bangunan yang menjadi saksi bisu peralihan zaman dari kemegahan Majapahit menuju fajar Islam di Jawa, itulah Masjid Agung Demak, Kabupaten Demak, Jawa Tengah.Berdiri kokoh sejak abad ke-15, masjid ini bukan sekadar tempat sujud bagi jemaah, melainkan juga dikenal sebagai monumen hidup sejarah Nusantara.Pembangunan Masjid Agung Demak dimulai sekitar tahun 1475 Masehi di bawah komando Raden Patah, yang merupakan raja pertama Kesultanan Demak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menariknya, Raden Patah memiliki garis keturunan yang kental dengan tradisi Hindu-Buddha; ia adalah putra dari Raja Brawijaya V, penguasa terakhir Majapahit.Pilihan RedaksiDeretan Masjid di Jakarta yang Populer untuk Iktikaf Saat RamadanMasjid Wapauwe di Maluku, Berdiri Kokoh Tanpa Paku Sejak Tahun 1414Belajar Mendalami Islam di Bayt Al-Qur'an dan Museum Istiqlal TMIILahir di Palembang pada 1455, Raden Patah memegang peran krusial dalam sejarah. Ia menjadi jembatan penghubung yang mengubah peta kekuatan politik dan spiritual di Jawa, membawa masyarakat memasuki era kesultanan Islam tanpa sepenuhnya meninggalkan akar budaya lama. Keistimewaan Masjid Agung Demak terletak pada proses pembangunannya yang melibatkan Wali Songo. Sembilan wali legendaris ini tidak hanya memberikan restu, tetapi turun tangan langsung dalam merancang dan membangun struktur masjid.Keterlibatan para wali menjadikan masjid ini memiliki "jiwa" yang kuat sebagai pusat dakwah. Di masa keemasannya, Masjid Agung Demak menjadi markas besar tempat berkumpulnya para ulama, wali, dan tokoh-tokoh penting untuk mengatur strategi penyebaran Islam ke seluruh penjuru Jawa.Kini, di usianya yang telah melampaui 500 tahun, Masjid Agung Demak masih memancarkan aura kewibawaan yang sama. Arsitekturnya yang khas-terutama atap tajug tumpang tiga-menjadi cermin akulturasi budaya yang harmonis.
Bagi para pelancong dan jemaah, mengunjungi masjid ini seperti kembali ke masa lalu, merasakan kembali getaran perjuangan Raden Patah dan kebijaksanaan Wali Songo yang terpahat di setiap tiang penyangganya. (wiw)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260312100109-269-1337133/masjid-agung-demak-markas-para-ulama-sebarkan-islam-ke-penjuru-jawa
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
07 Apr 2026
7 Cara Agar Tak Mudah Lupa Setelah Membaca
06 Apr 2026
Ini 6 Cara Alami Mengatasi Perut Kembung, Bikin Lega Seketika
06 Apr 2026
Pisah Ranjang Bisa Bikin Sehat? Ini Dia Plus Minus Sleep Divorce
06 Apr 2026
Kenapa Orang Sering Menggesekkan Kaki Sebelum Tidur?
06 Apr 2026
Aplikasi Ini Beri Informasi Pesawat Delay Lebih Cepat dari Bandara
06 Apr 2026
Skor IQ Rata-rata Orang Indonesia, Peringkat ke-131 dari 142 Negara