Demam 'K-Pop Demon Hunters', Jumlah Turis ke Korea Selatan Cetak Rekor
Judul: Demam 'K-Pop Demon Hunters', Jumlah Turis ke Korea Selatan Cetak Rekor Jakarta, Fenomena film animasi Netflix, KPop Demon Hunters, tidak hanya merajai papan peringkat tonto...
Jakarta, Fenomena film animasi Netflix, KPop Demon Hunters, tidak hanya merajai papan peringkat tontonan global sejak akhir 2025, tetapi juga berhasil mengubah peta pariwisata Korea Selatan.Gelombang antusiasme penggemar dari berbagai usia kini memicu lonjakan kunjungan wisatawan mancanegara ke Negeri Gingseng secara signifikan.Berdasarkan data Trip.com, pemesanan tiket pesawat ke Korea Selatan melonjak 25 persen hanya dalam tiga bulan setelah film KPop Demon Hunters dirilis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Puncaknya, pada Juli 2025, tepat sebulan setelah soundtrack berjudul "Golden" meledak di Spotify, sebanyak 1,36 juta turis asing membanjiri Seoul, naik 23,1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.Keberhasilan ini membawa Korea Selatan mencetak rekor sejarah dengan total 18,9 juta wisatawan internasional sepanjang tahun 2025. Mayoritas pelancong tercatat berasal dari China, Jepang, Taiwan, dan Amerika Serikat. Pilihan RedaksiKPop Demon Hunter Picu Lonjakan Drastis Turis Inggris ke KorselDeretan Lokasi Asli di KPop Demon Hunters, Pesona Sinematik Kota SeoulTempat Nyata Bersejarah Ini Muncul di Film KPop Demon HuntersLokasi Film KPop Demon Hunters Jadi Destinasi Paling TrenTren "set-jetting"-perjalanan menuju lokasi yang muncul di layar kaca-menjadi penggerak utama. Beberapa lokasi ikonik dalam film tersebut kini menjadi magnet baru bagi turis:- Desa Bukchon Hanok: Tempat pertemuan karakter utama, Rumi dan Jinu, kini menjadi destinasi paling tren di Trip.com. Jika dulu desa ini dikenal karena nilai sejarahnya, kini para penggemar memadatinya demi merasakan atmosfer dalam film.- Museum Nasional Korea: Pencarian terkait museum ini meningkat 34 persen. Menariknya, turis tidak hanya datang untuk melihat koleksi sejarah, tetapi juga memburu merchandise resmi di toko suvenir museum.- Budaya Lokal: Aktivitas tradisional seperti Jimjilbang (pemandian umum) dan Seshin (jasa lulur) melalui platform Creatrip melonjak hingga 115 persen.Bahkan, sektor medis tradisional seperti akupunktur, bekam, dan obat herbal kecipratan untung besar. Sektor ini tumbuh drastis sebesar 409 persen setelah adegan tokoh Rumi yang berusaha memulihkan suaranya melalui pengobatan tradisional viral di kalangan penonton.
Kepala Eksekutif Creatrip, Yim Haemin, menilai kesuksesan ini terjadi karena elemen budaya yang ditampilkan dalam film sangat mudah diakses oleh wisatawan di dunia nyata."Setiap elemen utama dalam film, mulai dari Hanbok, jimjilbang, gimbap, samgyetang, hingga pengobatan tradisional, adalah hal yang bisa langsung dipesan dan dialami turis saat tiba di Korea," ujar Yim, seperti dilansir dari Straits Times."Film ini pada dasarnya berfungsi sebagai etalase kehidupan sehari-hari masyarakat Korea selama 90 menit, namun dikemas dalam cerita yang ditonton oleh 500 juta orang di seluruh dunia," tambahnya.Meski kunjungan meningkat tajam, pemerintah kota Seoul mencatat bahwa fenomena fandom ini belum menimbulkan masalah over-tourism atau pariwisata berlebihan yang mengkhawatirkan. Sebaliknya, hal ini dipandang sebagai promosi budaya yang sangat efektif dan berkelanjutan. (ana/wiw)
Add
as a preferred source on Google
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260313132907-269-1337670/demam-k-pop-demon-hunters-jumlah-turis-ke-korea-selatan-cetak-rekor
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
06 Apr 2026
Ini 6 Cara Alami Mengatasi Perut Kembung, Bikin Lega Seketika
06 Apr 2026
Pisah Ranjang Bisa Bikin Sehat? Ini Dia Plus Minus Sleep Divorce
06 Apr 2026
Kenapa Orang Sering Menggesekkan Kaki Sebelum Tidur?
06 Apr 2026
Aplikasi Ini Beri Informasi Pesawat Delay Lebih Cepat dari Bandara
06 Apr 2026
Skor IQ Rata-rata Orang Indonesia, Peringkat ke-131 dari 142 Negara
06 Apr 2026
Aksi 3 Menit, Pencurian Rapi Lukisan Para Maestro di Museum Italia