Daun Pepaya Bikin Daging Empuk? Ini Penjelasannya
Judul: Daun Pepaya Bikin Daging Empuk? Ini Penjelasannya Jakarta, Merendam daging dengan daun pepaya sudah lama menjadi trik dapur yang banyak digunakan, terutama saat mengolah da...
Jakarta, Merendam daging dengan daun pepaya sudah lama menjadi trik dapur yang banyak digunakan, terutama saat mengolah daging yang cenderung alot. Cara ini biasanya dilakukan sebelum memasak, dengan harapan daging menjadi lebih empuk tanpa perlu dimasak terlalu lama.Di banyak rumah tangga, metode ini bahkan seperti rahasia turun-temurun. Cukup membalurkan atau merendam daging dengan daun pepaya, diamkan beberapa saat, lalu olah seperti biasa. Praktis dan sederhana.Melansir laman resmi Kementerian Kesehatan, pepaya, termasuk daunnya dikenal kaya akan nutrisi dan senyawa aktif. Buah pepaya mengandung berbagai zat gizi seperti vitamin A, vitamin C, vitamin B kompleks, hingga antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat Juga :Ini 5 Ramuan Herbal untuk Asam Lambung, Ampuh Atasi GejalaSementara itu, pada bagian daun terdapat enzim penting bernama papain. Enzim ini berperan dalam memecah protein, termasuk protein pada daging. Penelitian dari Fakultas Peternakan Universitas Madako Tolitoli juga menyebutkan bahwa enzim papain mampu memecah protein pada daging. Ketika protein terurai, serat-serat daging menjadi lebih pendek dan lunak. Inilah yang membuat tekstur daging terasa lebih empuk saat dimasak.Dalam penelitian tersebut, daging ayam yang direndam dengan ekstrak daun pepaya selama 30, 60, hingga 90 menit menunjukkan perubahan signifikan pada teksturnya. Semakin lama waktu perendaman, daging cenderung semakin empuk.Bahkan, perendaman selama 90 menit menghasilkan tingkat keempukan terbaik berdasarkan penilaian panelis.Pilihan RedaksiIni Cara Meningkatkan Penyerapan Zat Besi Lewat Makanan7 Ide Meal Prep Rendah Lemak bagi yang Diet di Bulan PuasaBuah Terbaik untuk Buka Puasa, Ini Kata Ahli GiziAda efek sampingnyaMeski efektif membuat daging lebih empuk, penggunaan daun pepaya juga memiliki konsekuensi. Penelitian yang sama menemukan bahwa semakin lama daging direndam, aroma khas daun pepaya akan semakin kuat.Hal ini dapat menurunkan tingkat kesukaan terhadap aroma daging.Tak hanya itu, rasa daging juga bisa berubah. Kandungan alkaloid dalam daun pepaya dapat menimbulkan rasa pahit, terutama jika perendaman dilakukan terlalu lama.Dari segi tampilan, warna daging juga dapat berubah. Perendaman dalam waktu lama bisa membuat daging tampak kehijauan akibat pigmen klorofil dari daun pepaya.Dengan kata lain, daun pepaya memang terbukti secara ilmiah dapat membantu mengempukkan daging. Namun, penggunaannya tetap perlu diperhatikan agar tidak merusak rasa, aroma, dan tampilan.Beberapa cara yang bisa dilakukan agar hasilnya tetap optimal, antara lain:• Tidak merendam terlalu lama• Mencuci daging setelah perendaman• Mengombinasikan dengan bumbu lain saat memasakLihat Juga :Kapan Waktu Terbaik Minum Air Hangat untuk Pencernaan?Merendam daging dengan daun pepaya bisa menjadi solusi praktis, terutama untuk jenis daging yang lebih keras. Namun, seperti banyak teknik memasak lainnya, kuncinya ada pada takaran dan waktu.Terlalu sebentar mungkin belum terasa efeknya, tetapi terlalu lama justru bisa mengganggu cita rasa. Jadi, jika ingin mencoba, pastikan dilakukan secara seimbang agar daging empuk tanpa mengorbankan rasa. (anm/tis)
Add
as a preferred source on Google
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260407141047-262-1345133/daun-pepaya-bikin-daging-empuk-ini-penjelasannya
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
09 Apr 2026
Tren 'Chinamaxxing', Kala Gaya Hidup China Dianggap Keren oleh Gen Z
09 Apr 2026
Kasino di Atas Awan Malaysia, Jadi yang Paling Mewah di Dunia
09 Apr 2026
Ciri-Ciri Terkena Asam Urat, Terasa di Tangan dan Kaki
09 Apr 2026
Paket Stay dan Play, Liburan Keluarga Premium di Trans Hotel Jakarta
09 Apr 2026
Tak Perlu Panik, Ini 6 Pertolongan Pertama ketika Terkena Air Keras
09 Apr 2026
18 Rasa Es Krim Paling Unik di Indonesia, dari Jamu hingga Gado-Gado