Alasan Kenapa Dilarang Menggembungkan Jaket Pelampung di Dalam Pesawat
Jakarta, Setiap kali Anda naik pesawat terbang, pramugari atau awak kabin selalu memperagakan prosedur keselamatan, termasuk instruksi penting untuk tidak menggembungkan jaket peny...
Melansir Mirror, dalam video edukasinya, guru fisika tersebut mengaitkan bahaya ini dengan salah satu kecelakaan penerbangan paling terkenal dalam sejarah, yakni pembajakan pesawat Ethiopian Airlines Penerbangan 961 pada tahun 1996.Pesawat yang kehabisan bahan bakar tersebut terpaksa melakukan pendaratan darurat di atas permukaan laut. Dalam situasi yang kacau dan panik, banyak penumpang yang langsung menarik tuas merah untuk menggembungkan jaket penyelamat mereka saat masih duduk di dalam kabin. Pilihan RedaksiStudi Ungkap Kursi Pesawat yang Paling Diincar PenumpangKoper Hilang atau Rusak di Bandara? Ini Hak Penumpang dan Cara UrusnyaThailand Resmi Pangkas Aturan Bebas Visa 60 Hari untuk 93 NegaraAkibatnya sangat fatal. Dari 175 orang di dalam pesawat, 125 orang dinyatakan tewas tenggelam di dalam kabin, justru karena jaket yang seharusnya menyelamatkan nyawa mereka.Mengapa alat keselamatan tersebut justru berubah menjadi mesin pembunuh? Secara sains, guru fisika tersebut menjelaskan prinsip daya apung:1. Inflasi Instan: Jaket keselamatan pesawat dirancang untuk mengembang dalam sekejap menggunakan kartrid karbon dioksida (CO2) terkompresi.2. Efek Hukum Archimedes: Ketika air laut mulai masuk dan membanjiri kabin pesawat yang karam, sifat daya apung tinggi dari jaket yang sudah mengembang akan otomatis mendorong tubuh penumpang ke atas.3. Terjebak di Langit-Langit: Karena tekanan air, para penumpang ini langsung terdorong ke arah langit-langit kabin pesawat dan terpaku (terjepit) di sana.4. Mustahil Meloloskan Diri: Dalam kondisi terjepit di langit-langit kabin, penumpang tidak akan bisa menyelam ke bawah untuk berenang menuju pintu keluar darurat. Mereka terjebak oleh alat keselamatan mereka sendiri hingga kehabisan oksigen."Mereka terdorong ke atas oleh air dan terjepit di langit-langit. Mereka terperangkap oleh benda yang justru dirancang untuk menyelamatkan mereka," jelas guru fisika tersebut dalam videonya.Netizen di kolom komentar video tersebut ramai-ramai memberikan respons edukatif. Banyak yang baru menyadari esensi utama dari instruksi pramugari yang selama ini sering diabaikan.Selain risiko tenggelam di langit-langit kabin, jaket yang sudah menggembung sejak di dalam pesawat juga dipastikan akan mempersempit ruang gerak di antara barisan kursi, menghalangi jalur evakuasi, dan berpotensi robek jika terbentur bagian tajam dari puing-puing kursi pesawat. (wiw)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260520200950-269-1360548/alasan-kenapa-dilarang-menggembungkan-jaket-pelampung-di-dalam-pesawat
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
28 May 2026
FOTO: Mengintip Gaya Nyentrik Gen Z Berburu Tren Fashion di Blok M
27 May 2026
FOTO: Tinggalkan Plastik, Distribusi Kurban Beralih ke Wadah Alami
27 May 2026
Wisata Astronomi Jadi Tren Liburan Utama Global di 2026
27 May 2026
Ternyata Ini Alasan Mengapa Nafsu Makan Jadi Hilang saat Sakit
27 May 2026
Cara Aman Mengusir dan Hancurkan Sarang Tawon Vespa
27 May 2026
Daging Kurban Ternyata Tak Cocok Langsung Disate, Ini Alasannya