Gaya Hidup 21 May 2026 7 views

Dokter Jelaskan Alasan Diabetes Bisa Bikin Katarak Lebih Cepat Muncul

Jakarta – Diabetes tidak hanya memengaruhi kadar gula darah, tetapi juga dapat berdampak signifikan pada kesehatan mata. Salah satu komplikasi yang sering terjadi adalah katarak di...

Dokter Jelaskan Alasan Diabetes Bisa Bikin Katarak Lebih Cepat Muncul
Jakarta – Diabetes tidak hanya memengaruhi kadar gula darah, tetapi juga dapat berdampak signifikan pada kesehatan mata. Salah satu komplikasi yang sering terjadi adalah katarak diabetik, sebuah kondisi di mana lensa mata menjadi keruh akibat diabetes.

Dokter spesialis mata dari Jakarta Eye Center, Nina Asrini Noor, menjelaskan bahwa penderita diabetes memiliki risiko lebih tinggi mengalami katarak dibandingkan mereka yang tidak mengidap diabetes. Bahkan, katarak pada penderita diabetes dapat berkembang lebih cepat dan mengganggu penglihatan sehari-hari.

Katarak sendiri adalah kondisi di mana lensa mata menjadi keruh, menyebabkan penglihatan tampak kabur, berkabut, atau silau. Pada penderita diabetes, kekeruhan lensa ini bisa terjadi lebih dini karena tingginya kadar gula darah yang tidak terkontrol.

“Diabetes tidak hanya memengaruhi metabolisme tubuh, tetapi juga dapat merusak struktur dan fungsi mata, termasuk lensa mata,” jelas Nina dalam media briefing JEC di Jakarta Selatan, Rabu (20/5). Kondisi ini perlu diwaspadai karena jika tidak ditangani dengan tepat, katarak diabetik dapat memperburuk kemampuan melihat hingga meningkatkan risiko komplikasi mata lainnya.

**Penyebab Diabetes Memicu Katarak**

Nina menjelaskan bahwa hubungan antara diabetes dan katarak sangat erat. Kadar gula darah yang tinggi dalam jangka panjang dapat mengganggu keseimbangan cairan, metabolisme, dan struktur lensa mata. Berikut adalah beberapa alasan mengapa diabetes dapat menyebabkan katarak:

1. **Kerusakan Pembuluh Darah di Mata**
Ketika kadar gula darah terlalu tinggi, tubuh kesulitan menggunakan insulin secara optimal, menyebabkan glukosa menumpuk di aliran darah. Jika kondisi ini berlangsung terus-menerus, pembuluh darah kecil di berbagai organ tubuh, termasuk mata, dapat mengalami kerusakan. Gangguan pada pembuluh darah mata ini menghambat distribusi oksigen dan nutrisi ke lensa, yang lambat laun mempercepat kerusakan lensa dan meningkatkan risiko katarak diabetik.

2. **Perubahan Cairan Mata**
Di dalam mata terdapat cairan bernama *aqueous humor* yang berfungsi menyalurkan oksigen dan nutrisi ke lensa mata. Pada penderita diabetes, kadar glukosa dalam cairan ini dapat meningkat, menyebabkan lensa mata menyerap lebih banyak cairan dan mengalami pembengkakan. Pembengkakan lensa ini membuat penglihatan menjadi buram dan memicu perubahan struktur lensa yang mempercepat terbentuknya katarak. Penelitian juga menunjukkan bahwa penderita diabetes dengan kontrol gula darah yang buruk cenderung memiliki kadar glukosa lebih tinggi di *aqueous humor*.

3. **Penumpukan Sorbitol di Lensa Mata**
Kadar gula darah tinggi juga memicu perubahan kimia di dalam lensa mata. Glukosa yang berlebihan akan diubah menjadi sorbitol oleh enzim di lensa. Sorbitol dapat menumpuk di dalam lensa dan menyebabkannya semakin keruh. Penumpukan ini terjadi perlahan namun terus memburuk jika gula darah tidak terkontrol, mengakibatkan kemampuan melihat menurun dan risiko katarak diabetik semakin tinggi.

**Gejala Katarak Akibat Diabetes**

Katarak diabetik biasanya berkembang secara bertahap. Beberapa gejala yang perlu diwaspadai antara lain:
Penglihatan kabur atau berkabut
Mata lebih sensitif terhadap cahaya
Sulit melihat pada malam hari
Warna terlihat lebih pudar
Sering mengganti ukuran kacamata
Muncul lingkaran cahaya saat melihat lampu

“Jika mengalami gejala tersebut, penderita diabetes dianjurkan segera memeriksakan mata agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin,” kata Nina.

**Apakah Penderita Diabetes Bisa Operasi Katarak?**

Penderita diabetes tetap bisa menjalani operasi katarak. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum tindakan dilakukan. Dokter biasanya akan memastikan kadar gula darah pasien berada dalam kondisi stabil terlebih dahulu. Selain itu, gangguan mata akibat diabetes seperti retinopati diabetik atau edema makula juga perlu ditangani sebelum operasi. Pasien juga dianjurkan rutin memantau gula darah sebelum dan sesudah operasi untuk membantu proses pemulihan berjalan optimal.

Menjaga kadar gula darah tetap terkontrol menjadi langkah penting untuk mencegah kerusakan mata akibat diabetes, termasuk risiko katarak yang muncul lebih cepat.

Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260521080540-255-1360644/dokter-jelaskan-alasan-diabetes-bisa-bikin-katarak-lebih-cepat-muncul
Dapatkan update mingguan

Langganan newsletter Buletin8.