10 Cara Jalani Frugal Living saat Kebutuhan Harian Kian Mahal
Daftar Isi 1. Membuat anggaran bulanan 2. Mencatat pengeluaran harian 3. Membedakan kebutuhan dan keinginan 4. Mengurangi impulsive buying 5. Membatasi daily spending 6. Mema...
1. Membuat anggaran bulanan
2. Mencatat pengeluaran harian
3. Membedakan kebutuhan dan keinginan
4. Mengurangi impulsive buying
5. Membatasi daily spending
6. Memasak sendiri dan meal prep
7. Mengurangi lifestyle inflation
8. Memilih local brand atau thrift
9. Memanfaatkan promo dengan bijak
10. Mengurangi pengeluaran rutin yang tidak perlu
Jakarta, Di tengah melemahnya nilai tukar rupiah, harga kebutuhan sehari-hari terasa ikut semakin mahal. Kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil atau sering disebut banyak orang sebagai 'in this economy' membuat sebagian orang mulai berpikir ulang sebelum mengeluarkan uang.Tak sedikit yang kini mencari cara agar pengeluaran lebih terkendali dan uang tidak cepat habis. Salah satu konsep yang mulai banyak diterapkan adalah frugal living.Frugal living bukan sekadar hidup hemat, melainkan gaya hidup yang menekankan kesadaran dalam mengonsumsi sesuatu dan mengelola uang secara lebih terencana.
KOLOMKelas Menengah di Persimpangan: dari Gaya Hidup ke Daya BertahanMengutip studi Managing Finances Early Through Frugal Living, konsep ini berkaitan dengan mindful spending atau kebiasaan membelanjakan uang secara sadar demi mencapai kondisi finansial yang lebih stabil dan mandiri sejak dini. Artinya, seseorang bukan hanya mengurangi belanja, tetapi juga lebih kritis dalam membedakan mana kebutuhan yang benar-benar penting dan mana yang hanya dorongan sesaat.Perilaku frugal living biasanya terlihat dari kebiasaan membeli barang berdasarkan fungsi, mengontrol godaan belanja impulsif, mencari harga terbaik, hingga mempertimbangkan daya tahan barang sebelum membeli.Dalam kehidupan sehari-hari, konsep ini bisa diterapkan lewat kebiasaan sederhana seperti membuat anggaran bulanan, membedakan kebutuhan dan keinginan, mengurangi impulsive buying, hingga lebih sadar terhadap konsumsi digital seperti kebiasaan checkout spontan karena diskon atau tren media sosial.Pilihan RedaksiViral Pria Jalani Frugal Living, Rp3 Ribu Cukup buat SehariBeda dengan Pelit, Bagaimana Sebenarnya Konsep Frugal Living?Jalani Frugal Living, Wanita Jepang Bisa Beli 3 Rumah di Usia 34 TahunPenelitian Social and Cultural Strategies in the Frugal Living Practices of Students juga menemukan mahasiswa menerapkan frugal living melalui langkah sederhana, mulai dari membawa bekal, memasak sendiri, membatasi nongkrong, hingga menetapkan batas pengeluaran harian.Berikut 10 cara menerapkan frugal living dalam kehidupan sehari-hari:1. Membuat anggaran bulananPisahkan anggaran untuk makan, transportasi, hiburan, tabungan, dan kebutuhan lainnya agar pengeluaran lebih terarah.2. Mencatat pengeluaran harianKebiasaan ini membantu melihat 'uang bocor' kecil yang sering kali tidak disadari.3. Membedakan kebutuhan dan keinginanBiasakan berpikir ulang sebelum membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu dibutuhkan.4. Mengurangi impulsive buyingHindari belanja spontan hanya karena diskon, flash sale, atau tren media sosial.5. Membatasi daily spendingTetapkan batas pengeluaran harian agar lebih disiplin dalam menggunakan uang.6. Memasak sendiri dan meal prepMemasak di rumah bisa membantu menekan pengeluaran dibanding terlalu sering membeli makanan atau kopi di luar.
7. Mengurangi lifestyle inflationSaat pendapatan meningkat, pengeluaran tidak harus ikut naik hanya demi mengikuti gaya hidup tertentu.8. Memilih local brand atau thriftProduk lokal dan barang bekas layak pakai bisa menjadi pilihan lebih realistis tanpa harus selalu mengejar merek mahal.9. Memanfaatkan promo dengan bijakMencari diskon sah-sah saja, tetapi tetap pastikan barang yang dibeli memang benar-benar dibutuhkan.Lihat Juga :Daftar 22 Kopi dan Suplemen Berbahaya yang Diciduk BPOM, Rusak Ginjal10. Mengurangi pengeluaran rutin yang tidak perluMulailah dari langkah sederhana seperti membatalkan langganan yang jarang dipakai, menggunakan transportasi umum, atau berbagi biaya kebutuhan tertentu.Di tengah kondisi ekonomi yang menantang, frugal living tak lagi sekadar identik dengan gaya hidup hemat. Konsep ini juga menjadi cara untuk mengatur keuangan dengan lebih sadar agar kondisi finansial tetap aman dalam jangka panjang. (anm/tis)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260522150117-284-1361246/10-cara-jalani-frugal-living-saat-kebutuhan-harian-kian-mahal
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
27 May 2026
FOTO: Tinggalkan Plastik, Distribusi Kurban Beralih ke Wadah Alami
27 May 2026
Wisata Astronomi Jadi Tren Liburan Utama Global di 2026
27 May 2026
Ternyata Ini Alasan Mengapa Nafsu Makan Jadi Hilang saat Sakit
27 May 2026
Cara Aman Mengusir dan Hancurkan Sarang Tawon Vespa
27 May 2026
Daging Kurban Ternyata Tak Cocok Langsung Disate, Ini Alasannya
27 May 2026
Studi Temukan Pola Asuh Keras Bisa Pengaruhi Otak Anak