Maskapai Pertama di Dunia yang Bantu Penumpang Atasi Jet Lag
Jakarta, Maskapai penerbangan nasional Kepulauan Fiji, Fiji Airways, melakukan terobosan radikal dalam industri penerbangan global.Mengandalkan metode biohacking, seperti terapi ca...
Langkah agresif ini diambil untuk merebut keunggulan kompetitif di pasar Pasifik, menantang inovasi kabin milik kompetitor beratnya seperti Air New Zealand dan Qantas.Direktur Utama sekaligus CEO Fiji Airways, Paul Scurrah, menjelaskan bahwa uji coba program ini akan dibagi dalam beberapa tahap. Pilihan RedaksiBiaya Bengkak, Maskapai Ngaku Tak Kuat Lagi Tampung Beban AvturCegah Delay, Maskapai Ini Tutup Boarding Gate Lebih Awal Mulai 1 Juni10 Maskapai Penerbangan Terbaik di Dunia 2026, Semuanya dari AsiaMulai 1 Juni 2026, fasilitas FlyWell akan langsung disertakan secara gratis dalam tiket Kelas Bisnis untuk rute penerbangan dari Nadi menuju Los Angeles dan San Francisco, Amerika Serikat.Lalu, mulai 1 Agustus 2026, produk-produk kesehatan ini akan beralih menjadi layanan berbayar yang dapat dibeli langsung oleh penumpang di dalam kabin atau di lounge bandara dengan harga yang akan ditentukan kemudian.Scurrah juga tidak menutup kemungkinan untuk membawa fasilitas ini ke Kelas Ekonomi setelah masa uji coba selesai."Kami akan melihat seberapa besar permintaan pasarnya. Jika ada permintaan di kelas ekonomi dan penumpang bersedia membayar, peluang itu sangat terbuka lebar," ujarnya kepada Stuff Travel.Fiji Airways meluncurkan ekosistem kesehatan komprehensif yang memadukan perangkat keras (gadget), aksesoris, nutrisi, hingga rekayasa lingkungan:1. Perangkat Sirkulasi Darah Elektronik (Pengganti Kaus Kaki Kompresi)Penumpang akan diberikan perangkat wearable modern dari pabrikan Firefly untuk dipasang di betis bagian bawah. Alat ini memancarkan pulsa listrik ringan yang mampu mendongkrak sirkulasi mikro darah hingga 400 persen guna mencegah kelelahan dan pembengkakan kaki. Teknologi ini mengadaptasi sistem medis rumah sakit untuk mencegah penggumpalan darah pada pasien.2. Kacamata "Sunset Lenses" & Health ShotsPelancong dapat menggunakan kacamata dengan lensa khusus yang dirancang untuk mengatur paparan cahaya buatan kabin guna mendukung siklus tidur alami tubuh.Di samping itu, tersedia minuman kesehatan instan dengan dua fungsi varian: varian 'Sleep' untuk memicu kantuk yang nyenyak, dan varian 'Focus' untuk menjaga energi tubuh yang berkelanjutan.3. Terapi Cahaya Merah & Proteksi EMF di LoungeDi area lounge Bandara Nadi, Fiji Airways memasang fasilitas Terapi Cahaya Merah (red-light therapy) yang diklaim mampu mempercepat regenerasi sel, pemulihan otot, dan meningkatkan kualitas tidur.Tidak hanya itu, seluruh area lounge kini dilapisi oleh teknologi EMF-Protection (Perlindungan Medan Elektromagnetik) yang tidak kasat mata.Teknologi ini dirancang untuk memitigasi dan menyaring radiasi elektromagnetik dari ponsel, laptop, dan pemancar Wi-Fi di bandara, sehingga mampu mengurangi ketegangan pada sistem saraf dan meningkatkan kejernihan mental penumpang sebelum terbang.Meski industri penerbangan tahun ini tengah dibayangi oleh lonjakan harga tiket akibat kenaikan harga bahan bakar jet, Scurrah menilai investasi ini sangat tepat sasaran."Di tengah pasar yang sangat padat, Anda benar-benar harus memiliki nilai pembeda yang unik agar menonjol dari keramaian," pungkasnya, sekaligus mempertegas identitas Fiji Airways sebagai "World's Happiest Airline". (wiw)
Sumber: https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20260522201230-269-1361420/maskapai-pertama-di-dunia-yang-bantu-penumpang-atasi-jet-lag
Dapatkan update mingguan
Langganan newsletter Buletin8.
Terkait
Lihat kategori
27 May 2026
FOTO: Tinggalkan Plastik, Distribusi Kurban Beralih ke Wadah Alami
27 May 2026
Wisata Astronomi Jadi Tren Liburan Utama Global di 2026
27 May 2026
Ternyata Ini Alasan Mengapa Nafsu Makan Jadi Hilang saat Sakit
27 May 2026
Cara Aman Mengusir dan Hancurkan Sarang Tawon Vespa
27 May 2026
Daging Kurban Ternyata Tak Cocok Langsung Disate, Ini Alasannya
27 May 2026
Studi Temukan Pola Asuh Keras Bisa Pengaruhi Otak Anak